Tidak Hanya Real Madrid, Pemain Barcelona Juga Menolak Pertandingan di Miami

 

Rancak Media –  – Rencana ambisius La Liga untuk menggelar laga antara Villarreal dan Barcelona di Miami resmi batal, namun polemiknya belum berhenti. 

Kini, salah satu pemain muda Barcelona, Pau Cubarsí, turut buka suara dan menegaskan bahwa skuad Blaugrana memang tidak sepakat dengan ide pertandingan liga dimainkan di luar Spanyol.

Sebelumnya, pertandingan yang dijadwalkan pada 21 Desember itu rencananya akan digelar di Hard Rock Stadium, Miami, sebagai bagian dari upaya La Liga memperluas pasar internasional. 

Raih Gelar Pemain Terbaik saat Kalahkan Juventus, Arda Guler Siap Bawa Real Madrid Menang Lawan Barcelona

Namun, setelah promotor Relevent Sports mundur dari proyek tersebut, laga akhirnya akan tetap dimainkan di Estadio de la Cerámica, markas Villarreal.

Menurut Cubarsí, keputusan membatalkan pertandingan itu justru sejalan dengan keinginan para pemain.

“Kami semua agak keberatan bermain di luar negeri karena liga harus dimainkan di sini,” ujar bek berusia 17 tahun itu kepada Diario AS.

FC Barcelona Resmi Jalin Kerja Sama dengan Uber hingga 2027, Fokus pada Mobilitas Ramah Lingkungan

“Sebagai pesepak bola, saya tidak perlu terlalu terlibat dalam masalah ini, tapi perasaan kami sama,” tambahnya.

Pernyataan Cubarsí memperkuat suara rekan setimnya, Frenkie de Jong, yang pekan lalu juga menentang ide tersebut. 

De Jong menilai pertandingan resmi La Liga di luar negeri dapat mengganggu keadilan kompetisi dan tradisi sepak bola Spanyol.

Fokus ke El Clásico

Cubarsí berbicara di sela acara promosi Barcelona bersama Uber, di mana fokus utama sudah mulai bergeser ke El Clásico akhir pekan ini. Barcelona akan bertandang ke Santiago Bernabéu untuk menghadapi Real Madrid.

“Kuncinya adalah tetap pada filosofi kami,” jelas Cubarsí. “Tahun lalu kami tampil baik dengan gaya itu, tapi sekarang semua tim sudah berkembang. Kami perlu menyesuaikan beberapa hal untuk bisa terus meningkat.”

Bek muda itu menegaskan bahwa Blaugrana datang ke Bernabéu dengan mentalitas positif.

“Kami hanya fokus bermain bagus dan meraih tiga poin. Kami ingin berada di puncak klasemen karena itu memberi kami keuntungan. Para fans mungkin suka pertandingan penuh gol, tapi kami ingin menjaga clean sheet dan mencetak sebanyak mungkin.”

Waspadai Mbappé dan Absennya Flick

Salah satu tantangan terbesar Barcelona akhir pekan ini adalah Kylian Mbappé. Penyerang Prancis itu sedang on fire dan menjadi top performer Real Madrid musim ini.

“Semua orang tahu siapa Mbappé. Kami harus mengawasinya dan semua pemain Madrid, yang jelas kelas dunia. Yang penting kami fokus pada diri sendiri, menjaga organisasi, dan menghentikan mereka dengan cara terbaik,” kata Cubarsi.

Namun, Blaugrana kemungkinan besar akan menghadapi Real Madrid tanpa Hansi Flick di pinggir lapangan. Pelatih asal Jerman itu dijatuhi larangan satu pertandingan setelah mendapat kartu merah pekan lalu meski klub sudah mengajukan banding atas keputusan tersebut.

“Dia sangat penting, di dalam dan luar lapangan,” ujar Cubarsí.

Barcelona menilai wasit Jesús Gil Manzano terlalu berlebihan dalam memberikan kartu kuning kedua kepada Flick. Namun, jika banding ditolak, sang pelatih akan melewatkan salah satu laga terbesar musim ini.

Dengan atau tanpa Flick, Blaugrana harus tampil sempurna menghadapi rival abadi mereka. Sementara isu pertandingan di Miami kini mereda, panasnya El Clásico yang akan datang sudah cukup untuk kembali memanaskan suasana antara Barca dan Real Madrid.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.