
Rancak Media PSSI masih belum juga mengumumkan sosok pelatih yang akan menggantikan posisi Patrick Kluivert yang diberhentikan melalui kesepakatan bersama.
Ketidakpastian menyelimuti masa depan kepelatihan Timnas Indonesia. Seperti diketahui, PSSI mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert menyusul performa kurang memuaskan Skuad Garuda yang gagal melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia harus tersingkir di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah menelan kekalahan dari dua raksasa Asia, Arab Saudi dan Irak.
Di tengah kebuntuan ini, sejumlah nama mencuat sebagai kandidat kuat untuk mengisi kursi panas tersebut. Salah satunya adalah pendahulu Kluivert, Shin Tae-yong, yang telah secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk kembali memimpin Skuad Garuda. Nama lain yang juga santer disebut-sebut adalah legenda sepak bola Uzbekistan, Timur Kapadze, yang sukses membawa timnya ke Piala Dunia 2026 dan juga mengaku tertarik untuk melatih tim Merah-Putih.
Sayangnya, PSSI belum menunjukkan tanda-tanda signifikan untuk segera menunjuk salah satu dari dua nama tersebut, atau pelatih lainnya. Padahal, PSSI tengah berkejaran dengan waktu mengingat FIFA Matchday November 2025 akan dimulai kurang dari 20 hari lagi. Selain menentukan arsitek tim yang baru, PSSI juga dihadapkan pada tugas untuk mencari calon lawan Timnas Indonesia di laga persahabatan tersebut.
Hanya Butuh Satu Hari bagi Thailand untuk Dapat Pelatih Baru, Timnas Indonesia Kapan?
Terkait penunjukan pelatih baru Indonesia, PSSI sejatinya memiliki dua opsi strategis yang bisa diambil menjelang FIFA Matchday yang semakin mepet. Opsi pertama adalah segera menunjuk pelatih definitif di tengah sempitnya waktu persiapan yang tersedia. Dengan kondisi yang mendesak ini, Shin Tae-yong tampaknya menjadi pilihan yang paling realistis dan minim risiko bagi PSSI. Pasalnya, pelatih asal Korea Selatan itu tidak memerlukan waktu adaptasi yang panjang dengan para pemain Indonesia, mengingat ia sudah sangat familiar dengan karakteristik dan potensi Skuad Garuda.
Patrick Kluivert cs Dapat Banyak Tekanan dari Suporter Timnas Indonesia, Legenda Belanda: Wajar
Opsi kedua yang dapat dipertimbangkan oleh PSSI adalah menunjuk pelatih sementara. Langkah ini bisa memberikan waktu lebih bagi PSSI untuk melakukan pencarian sosok yang paling tepat dan permanen untuk memimpin Timnas Indonesia di jangka panjang. Opsi semacam ini telah berhasil diterapkan oleh Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) setelah mereka memecat pelatih tim nasionalnya, Masatada Ishii, baru-baru ini.
FAT menunjukkan kecepatan dan efisiensi dalam pengambilan keputusan. Mereka berhasil menunjuk Anthony Hudson sebagai pelatih sementara Timnas Thailand pada Rabu (22/10/2025) malam WIB, hanya dalam satu hari setelah pemecatan Ishii. Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Presiden FAT, Nualphan Lamsam, atau yang akrab disapa Madam Pang, melalui unggahan di laman Facebook pribadinya.
Madam Pang mengungkapkan keyakinannya terhadap Hudson, menilai bahwa ia adalah sosok yang paling tepat untuk memimpin Thailand di masa krusial ini. “Di masa kritis dan mendesak ini, Pang dan departemen teknis telah bersama-sama memutuskan untuk menunjuk Anthony Hudson, Direktur Pengembangan Teknis Asosiasi, untuk segera mengambil alih peran tersebut (sebagai pelatih),” tulis Madam Pang. Ia melanjutkan, “Anthony Hudson telah menjadi sosok penting dalam sepak bola Thailand di setiap level dengan pengalaman dalam manajemen klub dan sebagai Direktur Pengembangan Teknis. Yang terpenting, ia juga memiliki pengalaman internasional, pernah menjabat sebagai mantan pelatih kepala tiga negara: Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Bahrain. Saya yakin dirinya adalah kandidat yang paling tepat untuk posisi ini.”
