
Rancak Media Bek kiri Timnas Indonesia, Dean James mengungkapkan kesedihannya usai gagal membawa Garuda ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026 usai kalah dari Arab Saudi dan Irak di ronde keempat.
Hasil tersebut membuat Patrick Kluivert dan tim pelatihnya terdepak dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
Patrick Kluivert tercatat punya jasa besar bagi karier Dean James.
Bek 25 tahun tersebut mengaku berterima kasih dengan kehadiran legenda Timnas Belanda itu.
Pasalnya, Patrick Kluivert yang memberinya debut internasional bersama Timnas Indonesia.
“Saya rasa itu sungguh disayangkan, karena dia pelatih yang baik, dan staf di sekitarnya juga,” ujar Dean James dilansir BolaSport.com dari Tubantia.
“Tapi kalau kita tidak berhasil, kita tahu ada konsekuensinya.”
Dalih Alex Pastoor usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia: Bawa-bawa Peringkat FIFA dan Tunjukkan Pesimisme
“Sayang sekali semuanya harus berakhir seperti ini,” ujarnya.
Bek kiri tersebut berterima kasih dengan jasa Patrick Kluivert.
Bahkan Dean James sudah mengirim pesan singkat usai Patrick Kluivert resmi terdepak dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
“Saya sangat berterima kasih padanya untuk itu,” ujar Dean James.
“Dia sangat penting bagi saya dan keluarga saya, dan saya pun menyampaikannya.”
“Saya bahkan mengirim pesan singkat, ‘Terima kasih atas segalanya dan semoga sukses di masa depan.”
Sang pemain juga mengungkapkan kekecewaannya usai gagal membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
“Kami sudah sangat dekat. Lalu kami kalah di kedua pertandingan itu, dan itu sungguh disayangkan,” ujarnya.
Pelatih Lokal Kasih Tutor Patrick Kluivert Cara Maksimalkan Yakob Sayuri, Bersinar usai Tuai Kritik di Timnas Indonesia
“Tapi ya sudahlah, begitulah adanya.”
“Kami harus terus berjuang. Saya rasa Indonesia belum pernah sejauh ini.”
“Kalau sudah sedekat ini, tentu saja kita ingin mencapainya.”
“Saya rasa kita sudah bekerja keras untuk itu.”
“Tapi sayangnya, tidak berhasil.”
“Sekarang kita harus fokus ke Piala Asia 2027,” kata Dean James.
