MotoGP Malaysia 2025 – Aprilia Mode Penasaran, Marc Marquez Wajib Ketar-ketir?

 

Rancak Media Aprilia datang ke MotoGP Malaysia 2025 dengan rasa penasaran yang menggebu-gebu dan wajib diwaspadai tim rival termasuk Ducati serta Marc Marquez.

Seri ke-21 ini rencananya akan digelar 24-26 Oktober mendatang di Sirkuit Sepang.

Bos Aprilia, Massimo Rivola mengaku ingin mengonfirmasi satu hal penting dari seri tersebut.

Sebelumnya, Aprilia tampil sangat solid di Indonesia dan Australia.

Namun, dia meras penampilan solid ini belum bisa membuktikan kekuatan Aprilia.

Balapan di Malaysia lantas dia nilai bisa menunjukkan level Aprilia yang sebenarnya.

Andai tren positif berlanjut, Rivola bisa mengambil kesimpulan bahwa timnya benar-benar semakin melesat.

“Saya sangat penasaran dengan kinerja sepeda motor kami di Sepang,” ujar Rivola, dilansir Juara.net dari GP One.

“Di sirkuit ini, kami belum pernah mendapatkan hasil bagus sebelumnya.”

MotoGP Malaysia 2025 – Misi Murid Valentino Rossi usai Kesulitan di Australia

“Andai kami mendapatkan hasil bagus di sana, berarti peningkatan tersebut benar-benar ada dan nyata.”

“Saya masih belum bisa menilai kami yang tercepat hanya karena dua balapan yang bagus saja.”

“Terlebih lagi, di Indonesia yang menang Fermin bukan Raul.”

“Di satu sisi, saya pikir kalau di posisi Raul memang Anda tidak perlu terlalu mengambil risiko saat menjalani seri Indonesia.”

“Namun, harus diakui bahwa Marco adalah pembalap tercepat pada dua seri terakhir,” sambungnya.

Satu hal yang kemudian disayangkan Rivola adalah absennya Jorge Martin.

Seperti yang diketahui, pembalap berjulukan Martinator itu mengalami cedera usai terjatuh di seri Jepang.

Padahal, balapan di Indonesia dan Australia kemarin dinilai Rivola bisa mengembalikan sentuhan Martin.

Pecco Bagnaia soal Kecelakaan di MotoGP Australia 2025: Lebih Baik Terjatuh daripada Finish Terakhir

“Saya pikir, dia (Martin) juga kepikiran apa yang saya pikirkan, dia pasti berkata: ‘Apa-apaan ini?'” katanya sambil tertawa.

“Saya sebenarnya ingin melihat aksinya di Indonesia dan Australia kemarin…”

“Apalagi, dua balapan itu sangat spesial untuk dia.”

“Saya kira, dia bisa mendapatkan kepercayaan diri lagi lewat dua seri tersebut dan semakin mendekati levelnya Marco. Sayang, kita harus melihat apa yang terjadi di Motegi….”

“Hal itu membuat kita harus menundangnya sejenak,” tambah Rivola.

Situasi bagus di Aprilia ini berbanding terbalik dengan kondisi Ducati yang ditinggal absen Marc Marquez karena cedera.

Pembalap-pembalap non-pabrikan memang masih bisa diandalkan seperti Fermin Aldeguer dan Alex Marquez.

Namun, di tim pabrikan, Francesco Bagnaia nampak sangat kesulitan pada dua seri terakhir yakni Indonesia dan Australia.

Andai tidak ada perubahan, bukan tidak mungkin ancaman Bos Aprilia, Rivola benar-benar jadi kenyataan.

“Tidak ada keraguan, saya yakin Martin akan bersaing untuk gelar juara musim mendatang bersama Marco,” ujar Rivola.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.