Pengganti Kluivert? 3 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia: Eks Inter Milan!

 

Rancak Media – Kabar mengejutkan datang dari tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Federasi secara resmi telah memberhentikan Patrick Kluivert dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Keputusan ini diambil menyusul kegagalan skuad Garuda di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tak hanya Kluivert, PSSI juga mengakhiri kerja sama dengan Gerald Vanenburg, pelatih Timnas Indonesia U-23.

Melalui pernyataan resmi di akun Instagram-nya, PSSI menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Patrick Kluivert beserta seluruh jajaran stafnya. Apresiasi setinggi-tingginya diberikan atas dedikasi dan kontribusi mereka selama hampir dua belas bulan mengabdi pada sepak bola Indonesia. PSSI menegaskan bahwa kerja sama ini berakhir atas dasar diskusi terbuka dan rasa saling menghormati, serta akan selalu mengenang kehadiran mereka di kancah sepak bola nasional.

“Setelah bekerja bersama-sama secara intensif selama hampir 12 bulan, PSSI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Coach Patrick Kluivert dan para stafnya atas dedikasi dan kontribusi mereka bagi sepak bola Indonesia. Setelah melalui diskusi yang terbuka dan penuh rasa saling menghormati, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,” demikian bunyi pernyataan resmi PSSI.

Tanpa Permintaan Maaf! Begini Kata-Kata Terakhir Patrick Kluivert Usai Resmi Dipecat dari Timnas Indonesia

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Coach Patrick Kluivert dan timnya atas komitmen dan profesionalisme yang telah mereka tunjukkan. Semangat dan kehadiran mereka di Indonesia akan selalu dikenang dengan rasa hormat, dan kami mendoakan yang terbaik untuk langkah mereka selanjutnya,” lanjut pernyataan tersebut.

Dengan kosongnya kursi kepelatihan Timnas Indonesia, spekulasi mengenai sosok pengganti Patrick Kluivert pun segera merebak. Mengingat rekam jejak Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang pernah menjabat sebagai Presiden Inter Milan, perhatian pun tertuju pada sejumlah mantan pelatih klub raksasa Italia tersebut. Menariknya, beberapa di antaranya memiliki pengalaman melatih tidak hanya di Eropa, tetapi juga di kancah sepak bola Asia.

Terbongkar Rahasia Pemecatan Patrick Kluivert! Begini Rapor 10 Bulan Tangani Timnas Indonesia

Berikut adalah tiga nama mantan pelatih Inter Milan yang berpotensi menjadi kandidat kuat untuk menukangi Timnas Indonesia:

1. Roberto Mancini

Nama Roberto Mancini tidak asing lagi di telinga penggemar sepak bola. Pelatih berpengalaman ini tercatat empat kali menukangi Inter Milan, yakni pada musim 2004/2005, 2007/2008, 2014/2015, dan 2016/2017. Selama masa kepelatihannya, ia sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Italia secara beruntun pada musim 2005/2006, 2006/2007, dan 2007/2008. Prestasinya semakin mentereng ketika ia berhasil membawa Timnas Italia meraih gelar Piala Eropa 2020/2021. Pengalaman Mancini di Asia didapat saat melatih Timnas Arab Saudi sejak 2023 hingga 2024.

Namun, kiprah Roberto Mancini bersama Arab Saudi terbilang kurang memuaskan. Ia dianggap gagal membawa timnya bersinar di Asia, hanya mampu mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023 dan mencatat hasil buruk di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Menurut catatan Transfermarkt, dari 18 pertandingan bersama Arab Saudi, Mancini hanya meraih tujuh kemenangan, enam kekalahan, dan lima hasil imbang. Saat ini, mantan pelatih Manchester City ini berstatus tanpa klub.

Dua Pemain Dijatuhi Sanksi Komdis PSSI, PSPS Pekanbaru Ajukan Banding Buntut Tragedi Kontra Persikad Depok

2. Andrea Stramaccioni

Pelatih asal Italia ini pernah menukangi Inter Milan dari tahun 2012 hingga 2013. Selama periode tersebut, di bawah asuhan Andrea Stramaccioni, Nerazzurri mencatat 31 kemenangan, 23 kekalahan, dan 11 hasil imbang dari total 65 pertandingan. Pengalamannya di kancah Asia cukup menarik, dengan melatih tim Liga Iran, Esteghlal FC, pada tahun 2019 dan tim Liga Qatar, Al-Gharafa, dari tahun 2021 hingga 2022. Bersama Esteghlal FC, Stramaccioni mencatat sembilan kemenangan, empat kekalahan, dan dua hasil imbang dari 15 pertandingan di semua kompetisi.

Sementara itu, selama melatih Al-Gharafa, pelatih berusia 49 tahun ini memimpin tim dalam 52 pertandingan, dengan torehan 20 kemenangan, 20 kekalahan, dan 12 hasil imbang. Seperti Roberto Mancini, Andrea Stramaccioni saat ini juga sedang tidak melatih klub manapun, menjadikannya kandidat yang tersedia untuk PSSI.

Dulu Disebut Super Team! Ini Daftar Tim Kepelatihan Timnas Indonesia yang Angkat Kaki Bareng Patrick Kluivert

3. Frank de Boer

Mantan pemain legendaris Belanda ini juga memiliki rekam jejak kepelatihan di Inter Milan, meskipun singkat. Ia menukangi Nerazzurri pada musim 2016/2017 dan hanya bertahan selama 14 pertandingan. Pada tahun 2023, Frank de Boer mencoba peruntungannya di sepak bola Asia dengan bergabung bersama klub Liga Uni Emirat Arab, Al-Jazira Club. Sayangnya, kiprahnya di sana juga tidak berlangsung lama.

Frank de Boer hanya memimpin Al-Jazira Club dalam 14 pertandingan, dengan catatan enam kemenangan, lima kekalahan, dan tiga hasil imbang. Pelatih berusia 55 tahun ini pun kini berstatus tanpa klub. Dengan pengalaman melatih di Eropa dan juga mencoba peruntungan di Asia, ia juga menjadi nama yang patut dipertimbangkan oleh PSSI.

Demikianlah rekomendasi tiga nama pelatih yang memiliki ikatan dengan Inter Milan dan bisa menjadi suksesor Patrick Kluivert di kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Menarik untuk dinantikan pilihan PSSI dalam menentukan arsitek baru yang diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.

Tanpa Permintaan Maaf! Begini Kata-Kata Terakhir Patrick Kluivert Usai Resmi Dipecat dari Timnas Indonesia

Ringkasan

PSSI resmi memberhentikan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia setelah kegagalan di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bersamaan dengan itu, Gerald Vanenburg, pelatih Timnas U-23, juga diberhentikan dari jabatannya. PSSI menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi Kluivert dan staf selama hampir dua belas bulan, menegaskan perpisahan ini atas dasar diskusi terbuka dan saling menghormati.

Menyusul kekosongan posisi pelatih, spekulasi mengenai pengganti Kluivert pun bermunculan, dengan fokus pada mantan pelatih Inter Milan mengingat latar belakang Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Tiga kandidat utama yang disebutkan adalah Roberto Mancini, Andrea Stramaccioni, dan Frank de Boer. Ketiganya memiliki rekam jejak melatih di klub-klub Eropa dan juga pernah berkarier di kancah sepak bola Asia.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.