Rancak Media: Sebuah kejutan masif mengguncang babak 16 besar Denmark Open 2025. Dunia bulutangkis dikejutkan oleh kekalahan tak terduga dari salah satu unggulan teratas tunggal putri China, Chen Yu Fei.
Pada hari Kamis, 16 Oktober 2025, di Jyske Bank Arena, Denmark, Chen Yu Fei harus berhadapan dengan wakil tuan rumah yang penuh semangat, Mia Blichfeldt. Secara teori, pertandingan ini seharusnya menjadi jalan mulus bagi tunggal putri andalan Negeri Tirai Bambu tersebut. Pasalnya, rekor pertemuan dan peringkat dunia Chen Yu Fei yang jauh lebih tinggi membuat dirinya diunggulkan secara mutlak atas Blichfeldt.
Namun, aroma petaka bagi Chen Yu Fei mulai terasa begitu gim pertama bergulir. Setelah kedudukan imbang 6-4, Blichfeldt seolah mendapatkan energi baru, tiba-tiba tampil menggila. Ia berhasil mencetak delapan angka beruntun, meninggalkan Chen Yu Fei jauh di belakang dengan skor 14-4. Unggulan China itu berjuang keras untuk keluar dari cengkeraman poin satu digit, namun usahanya sia-sia hingga gim pertama berakhir.
Sebuah smes menyilang yang tajam dan tak terjangkau akhirnya menyegel gim pertama dengan skor telak 21-9 untuk kemenangan Mia Blichfeldt. Chen Yu Fei, yang sudah merentangkan tubuhnya sekuat tenaga, tak mampu menjangkau bola penentu tersebut, menandakan dominasi wakil Denmark.
Hasil Denmark Open 2025 – Tertikung Unggulan China, Sabar/Reza Gagal Wujudkan Perang Saudara
Memasuki gim kedua, Blichfeldt kembali menunjukkan performa yang solid, melanjutkan momentum kemenangannya. Ia langsung mendulang dua poin beruntun, memimpin 3-1. Sebuah smes tipis dari Blichfeldt sempat memaksa Chen Yu Fei mengembalikan bola tanggung. Blichfeldt yang sudah siap membidik, melancarkan pukulan keras, namun sayang, bola tersebut gagal menyeberang net, mengubah skor menjadi 3-2.
Momentum sejenak berbalik arah ketika Chen Yu Fei diuntungkan oleh dua kesalahan beruntun dari Blichfeldt, membuatnya unggul 5-3. Namun, kegigihan Blichfeldt kembali terlihat. Sebuah smes keras darinya memaksa Chen Yu Fei mengembalikan bola dengan tidak sempurna, memperkecil ketertinggalan menjadi 7-6. Keunggulan Blichfeldt semakin melebar menjadi 8-6 setelah netting lawan yang terlalu pendek gagal menyeberang.
Hasil Denmark Open 2025 – Beban Fajar/Fikri Lebih Ringan usai Pasangan No 1 Dunia Dipermalukan Wakil Malaysia
Smes-smes keras dari wakil Denmark itu benar-benar menjadi senjata mematikan yang menyulitkan Chen Yu Fei. Pada kedudukan 8-8, Blichfeldt kembali menambah poin melalui smes tajam yang tak mampu dikembalikan Chen Yu Fei, meskipun ia sudah melakukan dive. Tersentak oleh poin 9-8 tersebut, Chen Yu Fei bahkan sempat terbaring sejenak di lapangan setelah usahanya yang heroik.
Sempat tertinggal tipis 10-11 saat interval, Blichfeldt dengan tenang menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Sebuah smes keras akurat yang hanya bisa disaksikan oleh Chen Yu Fei berhasil membalikkan kedudukan menjadi 16-15. Tak berhenti di situ, Blichfeldt terus melaju, menambah keunggulannya menjadi 17-15 dengan smes akurat lainnya yang kini mengarah ke sisi kiri Chen Yu Fei.
Pada akhirnya, permainan solid dan penuh determinasi dari wakil tuan rumah tersebut benar-benar tak mampu digoyahkan. Sang unggulan China, Chen Yu Fei, harus mengakui keunggulan lawannya dan angkat koper dari Denmark Open 2025 dengan skor akhir 17-21 di gim kedua, menandai salah satu kejutan terbesar di turnamen bulutangkis ini.
Ringkasan
Kejutan besar terjadi di babak 16 besar Denmark Open 2025 pada Kamis, 16 Oktober, di Jyske Bank Arena. Unggulan teratas tunggal putri China, Chen Yu Fei, secara tak terduga dikalahkan oleh wakil tuan rumah, Mia Blichfeldt. Blichfeldt tampil dominan sejak gim pertama, memenangkan gim tersebut dengan skor telak 21-9 setelah sempat mencetak delapan angka beruntun.
Mia Blichfeldt mempertahankan performa solidnya di gim kedua, terus menekan Chen Yu Fei dengan smes-smes keras yang mematikan. Meskipun Chen Yu Fei sempat mencoba melawan, Blichfeldt berhasil menjaga keunggulannya dan membalikkan kedudukan. Akhirnya, Chen Yu Fei harus angkat koper dari Denmark Open 2025 setelah kalah dengan skor 17-21 di gim kedua, menandai salah satu kejutan terbesar di turnamen ini.
