Impian banyak penggemar sepak bola Brasil untuk melihat kembali Neymar berseragam Selecao kini dihadapkan pada satu syarat mutlak. Carlo Ancelotti, pelatih kepala Timnas Brasil, telah menegaskan kondisi vital bagi sang megabintang untuk dapat kembali memperkuat skuadnya menjelang Piala Dunia 2026.
Sosok Neymar, yang kini berusia 33 tahun, memang tengah santer dibicarakan menyusul harapan publik akan comeback-nya ke panggung internasional. Perbincangan ini dipicu oleh penampilannya yang menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di Liga Brasil. Sejak kepulangannya ke Santos pada Januari 2025, mantan megabintang PSG itu berhasil mencatatkan enam gol dan tiga assist dari 21 pertandingan. Meskipun torehan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan puncak performanya, penampilan Neymar dinilai semakin mendekati sentuhan terbaiknya.
Harapan publik pun memuncak agar Neymar kembali dipanggil ke Timnas Brasil, yang diyakini membutuhkan figur berkharisma untuk menginspirasi skuad. Terlebih, Tim Samba memiliki ambisi besar untuk menjuarai Piala Dunia 2026, mengulang kejayaan terakhir mereka di tahun 2002. Keinginan publik ini sejalan dengan niat Neymar sendiri, yang dikabarkan sangat berhasrat untuk kembali membela negaranya dan berpartisipasi dalam turnamen akbar tersebut.
Menanggapi ambisi besar ini, Carlo Ancelotti sebagai nakhoda Selecao lantas menetapkan satu syarat yang tak bisa ditawar. Menurut laporan Diario AS, Ancelotti secara eksplisit menyatakan akan membuka pintu bagi Neymar untuk kembali ke Timnas Brasil, namun dengan satu ketentuan krusial: sang pemain harus berada dalam bentuk terbaik dan kondisi fisik yang prima. Ancelotti menekankan pentingnya aspek ini, seraya memuji kualitas inheren Neymar. “Ketika dia berada dalam bentuk terbaik, dia punya kualitas untuk bermain tak hanya bagi tim nasional, tapi bagi tim manapun di seluruh dunia,” tegas mantan pelatih Real Madrid itu.
Syarat ketat dari Ancelotti bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, karier Neymar memang tak lepas dari bayang-bayang cedera parah. Pada musim 2023-2024, ia harus menepi hampir setahun penuh akibat cedera ACL yang memilukan. Belum sepenuhnya pulih, bintang yang pernah membela Al Hilal ini kembali diterpa cedera hamstring yang terus menghantuinya. Kondisi ini bahkan menyebabkan raksasa Arab Saudi tersebut rela melepasnya secara gratis ke Santos pada Januari 2025. Tragisnya, setelah kembali ke klub lamanya, Neymar masih bergulat dengan cedera hamstring yang kembali memaksanya absen sejak September 2025.
Sebagai informasi tambahan, Neymar terakhir kali membela Timnas Brasil pada Oktober 2023, sesaat sebelum ia didera cedera ACL yang fatal. Sejak saat itu, belum ada pelatih Brasil yang memanggilnya kembali untuk mengenakan seragam kebanggaan Kuning-Biru. Kini, setelah dua tahun absen, ambisi Neymar untuk kembali ke Selecao dan tampil di Piala Dunia 2026 semakin membara. Keinginan ini ternyata senada dengan kompatriotnya, Thiago Silva, yang juga berkarier di Brasil. Bek berusia 40 tahun itu turut menawarkan diri kepada Ancelotti untuk kembali memperkuat skuad dan berpartisipasi di turnamen empat tahunan tersebut.
Ringkasan
Carlo Ancelotti, pelatih kepala Timnas Brasil, menetapkan syarat mutlak bagi Neymar untuk kembali memperkuat Selecao menuju Piala Dunia 2026. Ancelotti mensyaratkan sang megabintang harus berada dalam bentuk terbaik dan kondisi fisik yang prima. Harapan publik serta keinginan Neymar sendiri untuk kembali membela tim nasional sangat besar, didorong oleh ambisi meraih kejayaan di turnamen akbar tersebut.
Syarat ketat dari Ancelotti ini muncul mengingat Neymar sering diganggu cedera parah, seperti cedera ACL dan hamstring, yang membuatnya absen panjang. Meskipun telah kembali ke Santos dan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, ia masih bergulat dengan cedera hamstring sejak September 2025. Neymar terakhir kali membela Timnas Brasil pada Oktober 2023 dan kini berhasrat kuat untuk kembali setelah dua tahun absen.
