
Rancak Media PSSI memiliki opsi untuk merekrut kembali Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia usai gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia dipastikan tersingkir di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kekalahan beruntun dari Timnas Arab Saudi dan Timnas Irak membuat Indonesia finis di posisi juru kunci Grup B.
Nama, Patrick Kluivert menjadi sosok yang paling menjadi sorotan menyusul kegagalan Indonesia.
Pelatih Irak Akui Simpan Tenaga Pemain Kunci di Laga Kontra Timnas Indonesia
Hal ini tidak lepas dari sejumlah keputusan aneh sang pelatih, terutama di laga melawan Arab Saudi.
Bahkan, warganet menyerukan #KluivertOut untuk mengungkapkan ketidakpuasan mereka atas kinerjanya.
Seiring dengan itu, para penggemar juga menyampaikan kerinduan kepada Shin Tae-yong di media sosial.
Nama pelatih asal Korea Selatan itu bahkan menggema di Stadion King Abdullah Sports City usai laga kontra Irak.
Kerinduan para penggemar cukup beralasan mengingat Shin Tae-yong memiliki kontribusi besar bagi Skuad Garuda.
Selama kepemimpinan Shin Tae-yong, peringkat Indonesia naik ke posisi 127 dari yang sebelumnya 173 dunia.
Keputusan PSSI untuk memecat Shin Tae-yong pada awal tahun ini juga mengundang tanda tanya.
Terlebih Indonesia masih menyisakan empat pertandingan di putaran ketiga saat pemecatannya.
Ketika ia diganti, bukan lagi proses yang dibutuhkan Indonesia melainkan hasil instan dari Kluivert.
Kini, tampaknya tidak ada alasan bagi PSSI untuk mempertahankan Kluivert setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Shin Tae-yong kini tersedia untuk kembali melatih Indonesia menggantikan Kluivert.
Pasalnya, pelatih yang baru merayakan ulang tahun ke-55 itu belum lama ini dipecat dari Ulsan HD.
Lantas, bagaimana peluang Shin Tae-yong kembali menukangi Timnas Indonesia?
Publik China Girang Lihat Timnas Indonesia Tersingkir di Tangan Wasit Ma Ning
Kedekatan emosi dengan pemain dan pendukung Timnas Indonesia membuat peluang Shin Tae-yong kembali cukup terbuka.
Di samping itu, PSSI bisa belajar dari Herve Renard yang sukses menjalani periode keduanya di Timnas Arab Saudi.
Renard saat ini menjalani periode keduanya bersama Arab Saudi setelah periode pertamanya pada 2019-2023.
Selama periode pertamanya, Renard sukses membimbing Arab Saudi lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar.
Ia juga membawa Arab Saudi mengalahkan Argentina di pertandingan pembuka fase grup Piala Dunia 2022.
Ini adalah pertama kalinya Argentina kalah dari perwakilan Asia dalam sejarah Piala Dunia.
Pada periode keduanya kali ini, Renard menandatangani kontrak hingga 2025 dengan opsi perpanjangan dua tahun.
Pelatih asal Prancis itu memang gagal meraih kemenangan dalam tiga laga pertama di periode keduanya.
Termasuk kekalahan 0-2 dari Timnas Indonesia yang saat itu masih dilatih oleh Shin Tae-yong.
Namun, The Green Falcons perlahan bangkit hingga meraih sejumlah hasil positif di tangan Renard.
Dari 17 laga di periode kedua Renard sejauh ini, Arab Saudi mencatat 7 kali menang, 4 imbang, dan 6 kalah.
Belajar dari kasus Renard, PSSI tentu memiliki opsi untuk membawa kembali Shin Tae-yong ke Indonesia.
