Rancak Media – Dunia balap motor dikejutkan oleh insiden tak terduga yang menimpa Marc Marquez pada gelaran MotoGP Mandalika lalu, sebuah kejadian yang menyisakan kekecewaan mendalam bagi para penggemarnya.
Sang juara dunia multipel yang dikenal dengan julukan Baby Alien ini, padahal sedang berupaya keras untuk kembali ke performa puncaknya setelah mengukir sejarah panjang di lintasan, harus menghadapi nasib yang kurang beruntung dalam balapan tersebut.
Bukan hanya kembali gagal finis di Mandalika, insiden itu juga berujung pada cedera serius bagi Marquez: ia didiagnosis mengalami patah tulang bahu kanan, sebuah pukulan telak bagi kariernya yang sedang berjuang.
Namun, kecelakaan fatal yang menimpa Marquez tersebut ternyata tidak hanya melibatkan dirinya seorang. Seorang pembalap lain turut tergelincir dalam pusaran insiden tersebut, dan bahkan disebut-sebut sebagai penyebab utama cedera yang dialami Marc Marquez.
Sosok yang dimaksud adalah Marco Bezzecchi, pembalap muda berbakat yang kala itu berlaga untuk tim Mooney VR46 Racing Team (Ducati).
Bezzecchi dilaporkan kehilangan kendali atas motornya, yang kemudian menyeret Marc Marquez keluar dari lintasan balap, mengakhiri ambisi kedua pembalap dalam balapan krusial tersebut.

Usai periode bungkam, Marco Bezzecchi akhirnya angkat bicara, menjelaskan kronologi insiden dari sudut pandangnya. Ia menuturkan bahwa kejadian bermula di tikungan 7 Sirkuit Mandalika, ketika ia merasa melaju dengan kecepatan berlebihan hingga kehilangan kontrol.
Bezzecchi menjelaskan, “Kami berdua mencapai sektor dua, ketika semuanya menjadi sangat cepat, mungkin terlalu cepat,” seperti dikutip dari Motosan. “Karena saya terlambat menyadari diri saya sudah berada di depan Marc Marquez dan saya langsung menghantamnya. Kami berdua keluar lintasan, ia langsung terjatuh, dan saya menyusul setelahnya,” tambahnya, menggambarkan detik-detik menegangkan tersebut.
Menyadari dampak serius dari insiden tersebut, Bezzecchi mengungkapkan penyesalan mendalamnya. Ia segera menyampaikan permintaan maaf tulus kepada Marc Marquez, yang menderita cedera paling parah akibat tabrakan itu, beserta seluruh stafnya. “Saya sangat menyesal. Saya meminta maaf kepadanya dan stafnya,” ujar Bezzecchi dengan nada penuh penyesalan.
Di tengah kondisi yang kurang ideal, Marc Marquez sendiri tidak tinggal diam. Melalui akun media sosial pribadinya, sang Baby Alien memberikan pembaruan mengenai kondisi kesehatannya sekaligus menyampaikan pesan penting kepada para penggemar dan seluruh penikmat MotoGP.
Marquez secara tegas meminta agar tidak ada hujatan yang ditujukan kepada Marco Bezzecchi. Ia meyakini bahwa insiden itu murni ketidaksengajaan yang kerap terjadi dalam dunia balap. “Bukan cara terbaik mengakhiri balapan, tetapi inilah balapan,” tulis Marquez, merujuk pada ketidakpastian dalam setiap kompetisi. Ia menambahkan, “Hari ini kami akan terbang ke Madrid dan dokter akan melakukan penilaian atas semuanya. Tolong, jangan ada hujatan kepada Marco, tidak ada seorang pun yang melakukannya secara sengaja. Terima kasih atas dukungan kalian,” pesannya, menunjukkan jiwa sportivitas yang tinggi.
(Tribunnews.com/Guruh)
Ringkasan
Marc Marquez mengalami insiden tak terduga di MotoGP Mandalika yang menyebabkannya gagal finis dan menderita patah tulang bahu kanan. Kecelakaan ini melibatkan Marco Bezzecchi yang menjelaskan bahwa ia kehilangan kendali motor di tikungan 7 karena melaju terlalu cepat, kemudian menabrak dan menyeret Marquez keluar lintasan.
Bezzecchi menyatakan penyesalan mendalam dan menyampaikan permintaan maaf tulus kepada Marquez serta stafnya atas insiden tersebut. Melalui media sosialnya, Marquez mengonfirmasi kondisinya dan meminta penggemar untuk tidak menghujat Bezzecchi, menegaskan bahwa insiden itu murni ketidaksengajaan yang kerap terjadi dalam dunia balap.
