
Rancak Media Unggulan kedua, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping menangkis nasib buruk saat jalani babak semifinal Arctic Open 2025.
Wakil China itu menghadapi musuh yang berbahaya, Sabtu (11/10/2025) di Vantaa Energia Arena, Finlandia.
Lawan yang mereka hadapi tersebut ialah, unggulan lainnya, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.
Duel dibuka dengan servis dari pasangan, Puavaranukroh/Paewsampran.
Pukulan bola tipis Paewsampran langsung dikembalikan dengan backhand ciamik dari Feng.
Kedua ganda campuran sempat terlibat rally singkat sebelum pukulan Puavaranukroh tak mampu digapai lawan, 1-0.
Poin keunggulan wakil Negeri Gajah Putih melebar menjadi 2-0 usai Paewsampran berhasil menggapai bola tanggung lawan dengan smes keras.
Sayang, momentum angka pasangan ranking tiga dunia ini harus terputus karena kesalahan sendiri, 2-1.
Puavaranukroh/Paewsampran praktis bisa menjaga keunggulan mereka sampai masa interval.
Semifinal Arctic Open 2025 – Unggulan Pertama dalam Ancaman Besar
Skor 11-3 diamankan lewat momen kesalahan Huang yang pukulannya menyangkut net.
Rally panjang disajikan kedua pasangan saat Puavaranukroh/Paewsampran unggul jauh 12-4.
Adu pukulan itu berakhir karena bola angkatan Puavaranukroh yang terlalu lebar, 12-5.
Menariknya, pasangan Thailand ini tak membiarkan lawan mendapatkan momentum sama sekali.
Puavaranukroh membayar kesalahannya secara kontan lewat smes keras memanfaatkan servis tanggung Huang, 13-5.
Gim pertama akhirnya jadi milik Puavaranukroh/Paewsampran 21-15, di mana poin penentuan mereka dapatkan usai netting tipis mereka sulit digapai musuh.
Kalah di gim pertama, Feng/Huang tampil solid pada gim kedua.
Final Kejuaraan Dunia Junior 2025 – Indonesia Vs China, Ubed dkk OTW Jaga Tradisi
Misi balas dendam pasangan China ini berbuah angin yang segar.
Kemenangan 21-16 yang dikunci dari pukulan cermat Feng memaksakan pertandingan lanjut ke gim tiga.
Kedua pasangan menunjukkan permainan yang menarik pada permulaan gim ketiga.
Tertinggal 1-3, kombinasi pertahanan solid dan serangan cepat Puavaranukroh/Paewsampran berhasil menyamakan kedudukan 3-3.
Namun, mereka lagi-lagi harus tertinggal karena permainan soli Feng/Huang sampai masa interval, 9-11
Feng/Huang akhirnya mendapatkan kesempatan menggondol kemenangan di angka 20-12.
Mereka memastikan tiket final usai mengunci kedudukan 21-12 setelah servis tinggi Huang tak bisa dikembalikan Puavaranukroh.
Kemenangan ini membuat Feng/Huang bisa menyamakan rekor pertemuan atas Puavaranukroh/Paewsampran atas Feng/Huang 2-2.
