Fans Sriwijaya FC Cegat Coach Azul,Tangisi Kekalahan 1-0 di Kandang PSPS Pekanbaru

 

Rancak Media – Sejumlah fans SFC dan suporter mencegat head coach Azul dan rombongan pemain Sriwijaya FC ketika hendak meninggalkan Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Jumat (10/10/2025) petang.

“Kami juga datang jauh-jauh coach, di Medan juga kami datang coach. Di Pekanbaru ini tetap kita juga gak dapat poin,” ucap fans Sriwijaya FC perempuan sambil menangis.

Sriwijaya FC harus kembali menelan kekalahan 1-0 atas PSPS Pekanbaru pada laga kelima kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 kemarin. 

“Bang Dolly kami juga 36 jam berjalan,” kata fans Sriwijaya FC lainnya.

Tampak coach Azul dan salah satu pemain Sriwijaya FC Dolly Gultom berupaya menenangkan fans SFC dan suporter untuk memberikan penjelasan atas kekalahan di kandang Askar Bertuah barusan.  

Terlihat pelatih kepala Sriwijaya FC Achmad Zulkifli menyatakan dirinya yang bertanggungjawab atas kekalahan Elang Andalas.

“Saya yang bertanggungjawab,” kata coach Azul sambil meletakkan tapak tangan kanannya di dada.

Luapan kekecewaan fans SFC dan suporter ini yang merindukan kemenangan perdana Sriwijaya FC.

Klub Sriwijaya FC masih terbenam di juru kunci alias peringkat 10 klasemen sementara Grup 1 yang baru mengantongi 1 poin dari 5 pertandingan. 4 kali kalah, dan 1 kali bermain seri. 

Pada laga perdana, Sriwijaya FC dikalahkan Garudayaksa FC skor 0-2 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (13/9/2025).

Di laga kedua, Sriwijaya FC menahan imbang Persikad Depok skor 3-3 di Stadion Pakansari Bogor, Senin (22/9/2025).

Di laga ketiga, Sriwijaya FC dikalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (27/9/2025).

Laga keempat, Sriwijaya FC kembali dikalahkan PSMS Medan dengan skor 3-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (4/10/2025).

Laga kelima barusan Sriwijaya FC kalah 1-0 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, pada Jumat (10/10/2025). 

Dibobol Mantan Pemain Sriwijaya FC

PSPS Pekanbaru akhirnya berhasil mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor akhir 1-0 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, pada Jumat (10/10/2025).

Kekalahan Elang Andalas ini setelah gol semata wayang PSPS Pekanbaru yang dicetak mantan pemain Sriwijaya FC Reyhan Firdaus di menit ke-89.

Reyhan Firdaus kelahiran Padang 15 Juni 2004 di musim kompetisi Pegadaian Championship 2024/25 lalu merupakan penyerang dan juga winger andalan Sriwijaya FC.

Meski kedua tim PSPS pekanbaru maupun Sriwijaya FC yang semula di babak pertama bermain imbang tanpa mencetak gol. Namun rupanya dewi fortuna lebih berpihak ke tuan rumah PSPS Pekanbaru dengan gol jelang pertandingan usai di babak kedua.

Ini tentunya menjadi keberkahan buat PSPS Pekanbaru berhasil naik ke peringkat 8 klasemen sementara Grup 1 dengan 5 poin.

Beberapa peluang yang tercipta di babak pertama tetapi belum mampu dimaksimalkan kedua tim. Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung bergantian membangun serangan.

PSPS Pekanbaru sempat beberapa kali melakukan serangan berbahaya hingga mengancam gawang Sriwijaya FC namun masih bisa dihentikan.

Pada menit ke 31, PSPS kembali mendominasi permainan dengan 60 persen penguasaan bola. PSPS tercatat sudah melakukan tembakan ke gawang sebanyak 3 kali namun gagal menciptakan gol.

Jelang berakhir babak pertama, PSPS mendapatkan peluang emas lewat tembakan Jakhongir Kurbonboev ke gawang Sriwijaya FC. Namun tembakan Jakhongir berhasil dihalau pemain belakang Sriwijaya FC.

Bahkan hingga tiga menit waktu tambahan yang diberikan wasit, kedua tim juga tak mampu mencetak keunggulan. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor masih bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, Caretaker Pelatih PSPS, Ibnu Grahan langsung melakukan rotasi dan substitusi pemain. Ibnu memasukkan Jimmy Aronggear untuk gantikan Irsan Lestaluhu. Nugroho Santoso juga ditarik keluar dan digantikan dengan Syamsul Rifai.

Begitu juga dengan Sriwijaya FC yang melakukan pergantian pemain dengan menarik Eros Dermawan dan Nadhif Girasta, kemudian memasukkan Al Muzannii dan Sutan Zico.

Meski telah melakukan pergantian pemain, namun permainan kedua tim tidak mengalami perubahan yang signifikan. Bahkan 10 menit babak kedua berjalan, tak satu pun serangan yang membahayakan.

Memasuki menit ke-62, PSPS kembali melakukan pergantian pemain. Kali ini coach Ibnu Grahan menarik keluar Ilham Fathoni dan menggantikannya dengan Reyhan Firdaus.

Begitu juga dengan Sriwijaya yang menarik keluar Dolly Gultom dan menggantikannya dengan Nugroho Fachtur Rahman.

Masuknya kedua pemain tersebut tak kunjung mengubah papan skor 0-0. PSPS yang mendominasi pertandingan juga belum mampu menunjukkan keperkasaannya atas tim tamu.

Hingga akhirnya, pada menit 84′ PSPS Pekanbaru mendapatkan peluang lewat tendangan penalti setelah Asir Asiz dilanggar pemain belakang Sriwijaya FC.

Wasit pun memberikan hadiah penalti untuk PSPS Pekanbaru. Akan tetapi peluang PSPS untuk mencetak gol itu sirna setelah Christian Santos yang mengeksekusi penalti tersebut berhasil digagalkan Kiper Sriwijaya FC.

Santos yang mengarahkan bola ke kanan gawang dengan pelan mampu dibaca dan diamankan Kiper Sriwijaya FC Muhammad Zaenuri Azhar.

Skor 0-0 pun tetap bertahan.Namun, tak berselang lama PSPS kembali mendapatkan peluang setelah Asir Asiz mendapatkan umpan panjang dan kembali melakukan umpan silang ke kanan gawang Sriwijaya dan disambar langsung oleh Reyhan Firdaus ke gawang Sriwijaya FC.

Gol Reyhan pun disahkan wasit dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk PSPS. Waktu normal habis, wasit pun memberikan 7 menit waktu tambahan.

Dalam injury time tersebut, Sriwijaya FC berupaya membalas gol PSPS. Begitu juga dengan tuan rumah yang berupaya mencetak gol tambahan.

Namun hingga peluit akhir babak kedua dibunyikan wasit, skor 1-0 tidak berubah dan kemenangan untuk PSPS Pekanbaru 1-0.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.