Kekalahan telak Magomed Ankalaev di UFC 320 dari Alex Pereira, petarung yang sempat disanjung legenda UFC Khabib Nurmagomedov, memicu perdebatan bahwa hasil menyakitkan tersebut sebenarnya bisa dihindari. Sorotan kini tertuju pada kamp pelatihan sang jagoan asal Rusia yang disebut-sebut bermasalah.
Duel yang berlangsung di Amerika Serikat pada akhir pekan lalu, atau Minggu waktu Indonesia, menyaksikan Ankalaev tak berdaya hanya dalam waktu 80 detik. Serangan mematikan dari lawannya membuat ia kalah TKO secara cepat, sekaligus merenggut takhta kelas berat ringan yang baru saja ia genggam.
Padahal, sebelumnya nama Magomed Ankalaev sempat dielu-elukan. Legenda UFC, Khabib Nurmagomedov bahkan tak segan menyebutnya sebagai salah satu talenta terbaik dari Negeri Tirai Besi. Pujian setinggi langit ini menempatkan ekspektasi besar di pundak Ankalaev, menjadikannya salah satu prospek paling menjanjikan di divisi kelas berat ringan.
Namun, di balik kekalahan yang menyesakkan itu, sang manajer, Ali Abdelaziz, angkat bicara. Ia berpendapat bahwa kekalahan tersebut sejatinya bisa dicegah. Abdelaziz mengungkapkan bahwa Ankalaev sudah menghadapi banyak kendala dan masalah sejak awal kamp pelatihan. Jika keputusan untuk tampil atau tidak berada di tangannya, Abdelaziz menegaskan bahwa ia pasti akan menarik Ankalaev dari pertarungan krusial tersebut.
Manajer veteran itu tetap berpendapat bahwa Ankalaev sebenarnya memiliki kemampuan untuk menang. “Saya merasa Magomed seharusnya bisa menang,” tuturnya, dilansir Juara.net dari Championat. “Dia sudah pernah mengalahkan dia sekali sebelumnya. Saya yakin, kalau mereka disabung lagi, maka Ankalaev akan mengalahkan dia.” Meskipun demikian, Abdelaziz menegaskan bahwa ia menghormati keputusan petarungnya. “Banyak hal yang dihadapi Magomed sepanjang kamp pelatihan ini. Andai pilihan dia tampil atau tidaknya diserahkan pada saya, maka saya takkan memberikan dia izin. Namun, dia adalah pria yang sudah dewasa dan bisa menentukan hidupnya sendiri. Itu saja yang bisa saya katakan,” sambungnya.
Pada akhirnya, pihak Ankalaev menerima hasil pertarungan kemarin dengan lapang dada, menunjukkan sportivitas sejati di arena oktagon. Abdelaziz pun tak lupa melontarkan pujian untuk Alex Pereira dan timnya yang tampil sangat luar biasa. “Alex memenangi bentrokan tersebut. Selamat untuk dia dan timnya,” ungkap Abdelaziz. “Saya mengenal manajer dan tim pelatihnya… Saya sangat menghormati mereka semua. Tetapi, memang saya secara pribadi tidak kenal dengan sosok Alex. Pada duel kemarin, Alex keluar sebagai petarung yang lebih baik. Kami menerima kekalahan ini selayaknya pria sejati,” tambahnya, menutup pernyataannya dengan penuh respek.
Ringkasan
Magomed Ankalaev, petarung yang sempat disanjung Khabib Nurmagomedov, menelan kekalahan TKO dalam 80 detik dari Alex Pereira di UFC 320. Kekalahan cepat ini merenggut takhta kelas berat ringan yang baru saja ia genggam dan memicu spekulasi mengenai masalah di kamp pelatihan.
Manajer Ankalaev, Ali Abdelaziz, mengungkapkan bahwa petarungnya menghadapi banyak kendala selama kamp pelatihan dan seharusnya tidak memaksakan diri tampil. Meski demikian, tim Ankalaev menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada dan memberikan pujian atas kemenangan luar biasa Alex Pereira.
