
Rancak Media – Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) langsung memecat pelatihnya, Ramon Menezes, usai tersingkir Piala Dunia U-20 2025.
Keputusan memecat pelatih berusia 53 tahun itu tak lepas dari hasil buruk yang didapatkan Timnas U-20 Brasil di fase grup ajang tersebut.
Tergabung di grup C bersama Maroko, Meksiko, dan Spanyol, Brasil harus menjadi bulan-bulanan.
Dari tiga pertandingan yang dimainkan, Deivid Washington dkk tak meraih kemenangan dengan satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Hasil imbang itu didapat di laga pertama grup C, usai Brasil ditahan oleh Meksiko dengan skor 2-2.
Lalu dua kekalahan didapat di dua laga terakhir, yakni tumbang 1-2 dari Maroko dan kalah 0-1 dari Spanyol.
Kekalahan ini membuat Brasil harus menerima kenyataan jadi juru kunci grup C dengan torehan satu poin dari tiga laga.
Tak ayal hasil buruk ini membuat CBF langsung mengevaluasi kinerja Ramon Menezes dan memecatnya dari kursi kepelatihan.
“Konfederasi Sepak Bola Brasil mengumumkan bahwa Ramon Menezes tidak lagi menjadi pelatih tim nasional U-20 putra Brasil,” bunyi pernyataan CBF.
Hasil Piala Dunia U-20 2025 – Juniornya Lebih Bobrok, Brasil Gugur dan Susul Arab Saudi Pulang Duluan
Pemecatan ini sejatinya terbilang mengejutkan, mengingat Ramon Menezes punya catatan apik sebelum bertarung di Piala Dunia U-20 2025.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih Brasil U-20 pada Maret 2022, Menezes mampu membawa timnya meraih gelar juara Copa America U-20 secara back to back pada 2023 dan 2025.
Selain itu, pelatih berusia 53 tahun tersebut punya rekor apik dengan meraih 24 kemenangan dari 40 pertandingan bersama Brasil U-20.
Sayangnya kiprahnya tersebut tak cukup membuat CBF berhasrat mempertahankannya, terlebih dengan melihat di Piala Dunia U-20 2025.
Tersingkirnya Brasil U-20 di fase grup menjadi catatan terburuk dalam sejarah Selecao Muda tampil di ajang tersebut.
Dalam sejarahnya bertarung di kompetisi ini, pencapaian buruk tim Samba Muda hanya tersingkir di babak 16 besar pada edisi 2007.
Diduga kegagalan Menezes membawa anak asuhnya berbicara banyak di turnamen itu tak lepas dari absennya beberapa pilar.
Tercatat eks pelatih Vasco da Gama itu tak bisa membawa tiga penyerang andalannya di Copa America U-20 2025 seperti Rayan, Alisson Santana, dan Ricardo Mathias.
Ketiganya tak bisa dibawa ke Piala Dunia U-20 2025 karena tak dilepas oleh klubnya, yakni Vasco da Gama, Internacional, dan Shakhtar Donetsk yang tengah berjuang di kancah domestik.
Hasil Piala Dunia U-20 2025 – Keok dari Argentina, Italia Ditolong Australia ke 16 Besar
Terlepas dari pemecatan tersebut, Piala Dunia U-20 2025 kini telah memasuki babak akhir fase grup.
Hingga artikel ini dibuat, total sudah ada delapan negara yang memastikan lolos ke babak 16 besar.
Delapan negara itu adalah Cile, Meksiko, Argentina, Ukraina, Italia, Maroko, Paraguay, dan Jepang.
Sementara itu masih ada beberapa negara yang akan bersaing untuk memperebutkan delapan tiket tersisa ke 16 besar.
Delapan tiket tersisa ini akan diperebutkan baik dengan menempati posisi runner up di fase grup maupun lewat peringkat tiga terbaik.
