Antony Ungkap Perlakuan Buruk Man United: Tak Ada Hormat!

 

Rancak Media – Antony blak-blakan soal perlakuan kurang mengenakkan yang ia terima dari mantan klubnya, Manchester United, hingga akhirnya memutuskan untuk mencari peruntungan baru di Spanyol bersama Real Betis.

Pemain asal Brasil ini menjadi salah satu dari sekian banyak nama yang meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2025. Keputusan untuk hengkang tak bisa dilepaskan dari performanya yang kurang memuaskan selama berseragam The Red Devils.

Didatangkan dengan mahar fantastis sebesar 95 juta euro (Rp1,8 triliun) pada tahun 2022, ekspektasi besar langsung menghampiri pemain yang kini berusia 25 tahun itu. Antony diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi lini serang Manchester United.

Namun, kenyataan berkata lain. Penampilan Antony jauh dari harapan, membuatnya menjadi sasaran kritik, bahkan dari para pendukung timnya sendiri. Situasi ini memuncak pada kepindahannya ke Betis pada Januari 2025 dengan status pinjaman, sebuah langkah yang membawanya menemukan kembali kebahagiaan di lapangan hijau.

Performa apiknya selama masa peminjaman meyakinkan Betis untuk mempermanenkan statusnya pada musim panas 2025. Setelah kembali menemukan sentuhan terbaiknya di Betis, Antony akhirnya berani membuka suara mengenai perlakuan buruk yang ia terima selama membela Manchester United.

Cetak 3 Gol dalam 5 Laga di Napoli, Rasmus Hojlund Butuh 7 Kali buat Torehan yang Sama kalau di Man United

Dilansir dari A Bola, Antony mengungkapkan bahwa Manchester United kurang menghargainya selama masa baktinya di sana. Kurangnya rasa hormat ini, menurutnya, berdampak langsung pada performanya di lapangan.

“Saya bukan tipe orang yang suka mencari masalah atau menyalahkan orang lain. Tetapi, saya merasa klub kurang menghormati saya, bahkan dalam hal kesopanan,” ujarnya.

“Tidak ada sapaan selamat pagi atau selamat siang. Bagi saya, itu sudah menjadi bagian dari masa lalu, dan saya tidak ingin terlalu memperpanjangnya.”

“Saya adalah orang yang bertanggung jawab, tetapi di Manchester, semua yang terjadi di luar lapangan turut memengaruhi performa saya. Saya sangat sadar akan potensi dan kualitas yang saya miliki,” imbuhnya.

Meskipun menyalahkan perlakuan yang ia terima sebagai salah satu penyebab performa buruknya, Antony juga mengakui bahwa dirinya turut bertanggung jawab atas kegagalannya di Manchester United. Ia melihat pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk lebih mengenal dirinya sendiri.

“Saya juga harus disalahkan atas kegagalan di Manchester United, tetapi saya lebih memilih untuk melihat sisi positifnya,” lanjutnya.

“Periode ini membantu saya untuk lebih memahami diri saya sendiri,” pungkas pemain jebolan akademi Sao Paulo tersebut.

Dibarengi Air Mata, Antony Terharu Lepas dari Kerangkeng Man United dan Gabung Real Betis

Sejak berseragam Betis, Antony mampu menunjukkan kembali performa yang membuatnya dihargai mahal oleh Manchester United. Selama masa peminjamannya di paruh kedua musim 2024-2025, ia berhasil mencetak sembilan gol dan menyumbangkan lima assist dari 26 pertandingan.

Kontribusi signifikannya membantu Betis melaju hingga final UEFA Conference League 2024-2025. Setelah dipermanenkan pada musim panas 2025, Antony kembali menjadi pemain andalan bagi tim yang berbasis di Andalusia tersebut.

Musim ini, ia telah mencetak satu gol dan satu assist dari total empat pertandingan di semua kompetisi bersama Betis, membuktikan bahwa ia telah menemukan kembali performa terbaiknya.

Ringkasan

Antony mengungkapkan kekecewaannya terhadap perlakuan Manchester United yang dianggap kurang menghormatinya selama ia bermain di sana. Ia merasa kurang dihargai, bahkan dalam hal kesopanan dasar, yang berdampak pada performanya di lapangan. Meskipun demikian, Antony juga mengakui tanggung jawab atas kegagalannya di Man United dan melihat pengalamannya sebagai pelajaran berharga.

Setelah pindah ke Real Betis dan dipermanenkan, Antony berhasil menunjukkan performa yang lebih baik, mencetak gol dan memberikan assist yang signifikan bagi tim. Ia merasa menemukan kembali kebahagiaan dan performa terbaiknya di lapangan setelah lepas dari tekanan di Manchester United.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.