
Rancak Media Pelatih yang pernah menukangi Manchester United selama 12 hari menjadi opsi darurat pengganti Ruben Amorim.
Masa depan Ruben Amorim sebagai juru taktik Manchester United kini berada di ujung tanduk. Tekanan semakin memuncak seiring serangkaian hasil buruk yang menimpa Setan Merah pada awal musim 2025-2026 ini.
Hingga pekan keenam Liga Inggris, Manchester United telah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan yang telah dilakoni. Keterpurukan terbaru terjadi pada Sabtu (27/9/2025), ketika mereka dibungkam Brentford dengan skor telak 1-3 di Gtech Community Stadium. Rentetan hasil mengecewakan ini membuat posisi klub berjuluk Setan Merah itu terjun bebas ke peringkat ke-14 klasemen sementara, hanya dengan mengumpulkan 7 poin.
Posisi tersebut tentu sangat jauh dari harapan ideal, mengingat ambisi besar klub untuk bangkit setelah musim sebelumnya hanya mampu finis di urutan ke-15 dan gagal lolos ke kompetisi Eropa. Ekspektasi para penggemar pun melambung tinggi menyusul investasi belanja pemain anyar yang mencapai lebih dari 200 juta poundsterling.
Reaksi Tak Terduga Pedri usai Disebut Legenda Man United Hibrida Xavi dan Iniesta
Sayangnya, di bawah arahan Amorim, performa Manchester United belum juga menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan. Bahkan, satu peluang meraih trofi sudah kandas setelah mereka secara mengejutkan tersingkir dari ajang Carabao Cup atau Piala Liga Inggris, usai dipermalukan klub Divisi Keempat, Grimsby Town. Kondisi ini memperkuat spekulasi bahwa pelatih asal Portugal tersebut bisa saja dilengserkan kapan pun jika situasi tim tidak kunjung membaik.
Di tengah kegelisahan tersebut, kabar mengenai opsi pengganti darurat bagi Amorim mulai bergulir deras. Menurut laporan dari jurnalis Inggris terkemuka, Alex Crook, nama Michael Carrick mencuat sebagai kandidat utama yang disiapkan oleh manajemen Manchester United.
Michael Carrick bukanlah sosok asing bagi para penggemar setia Manchester United. Selain dikenal sebagai mantan gelandang legendaris yang pernah membela panji Setan Merah, pria asal Inggris ini juga memiliki pengalaman singkat sebagai pelatih interim.
Ia sempat menjabat sebagai caretaker tim usai pemecatan Ole Gunnar Solskjaer pada 21 November 2021. Meskipun hanya bertugas dalam waktu yang sangat singkat, yakni 12 hari (dari 21 November hingga 2 Desember 2021), Carrick sukses memimpin Manchester United dalam tiga pertandingan.
Hasil Lengkap Liga Champions Asia – Sandy Walsh Cedera saat Dikalahkan AC Milan Versi Korea, JDT Ompong Tanpa Pemain Ilegal
Catatan kepelatihannya selama periode tersebut cukup impresif: Manchester United berhasil meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Kondisi Carrick saat ini yang tidak terikat kontrak dengan klub mana pun, setelah kontraknya dengan Middlesbrough berakhir pada awal Juni lalu, menjadikannya pilihan yang sangat realistis.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Michael Carrick kini menjadi nama yang paling santer disebut dan dinilai siap sedia kapan pun untuk mengambil alih kendali tim jika Ruben Amorim harus lengser dari kursi kepelatihan.
Ringkasan
Ruben Amorim menghadapi tekanan berat sebagai pelatih Manchester United menyusul serangkaian hasil buruk di awal musim 2025-2026. Setan Merah kini berada di peringkat ke-14 Liga Inggris setelah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan, termasuk kekalahan telak dari Brentford dan tersingkir dari Carabao Cup. Performa mengecewakan ini terjadi meskipun klub telah melakukan investasi besar dalam belanja pemain dan memiliki ekspektasi tinggi.
Di tengah spekulasi pemecatan Amorim, Michael Carrick muncul sebagai kandidat kuat pengganti darurat. Carrick, yang merupakan mantan gelandang legendaris dan sempat menjabat pelatih interim Manchester United selama 12 hari pada 2021, memiliki catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan. Statusnya yang tidak terikat kontrak menjadikannya pilihan realistis yang siap sedia mengambil alih kendali tim.
