Real Madrid sukses menggelar pesta kemenangan impresif di ajang Liga Champions, menghancurkan Kairat Almaty dengan skor telak lima gol tanpa balas. Laga yang berlangsung di Stadion Ortalyq, Pavlodar, Kazakhstan, pada Rabu dini hari WIB tersebut menjadi bukti dominasi Los Blancos di kancah Eropa.
Bintang lapangan tak lain adalah penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappe, yang mengukir hattrick memukau. Tiga gol cemerlangnya menjadi fondasi kemenangan tim. Kontribusi gol lainnya datang dari gelandang dinamis Eduardo Camavinga dan talenta muda Brahim Diaz, melengkapi kemenangan spektakuler tersebut.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, tidak menyembunyikan kepuasannya atas hasil ini. Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut sejalan dengan target tim untuk mengawali kompetisi elite Eropa dengan performa sempurna. “Kami datang ke sini dengan tujuan jelas untuk memenangkan pertandingan. Ini Liga Champions dan kami ingin memulai dengan baik. Kami sudah meraih enam poin dari dua laga, dan target berikutnya adalah menghadapi Juve di kandang. Kami mencetak lima gol, mencapai tujuan kami, dan bermain bagus,” ujar Alonso, dikutip dari laman resmi Real pada Rabu.
Kemenangan meyakinkan ini juga menjadi suntikan moral penting bagi Real Madrid, terutama setelah kekalahan yang mereka alami dalam derbi kontra Atletico Madrid. Alonso dengan tegas meminta timnya untuk melupakan hasil masa lalu dan fokus sepenuhnya pada tantangan di depan. Pria asal Spanyol itu memuji komitmen dan performa maksimal yang ditunjukkan oleh para pemainnya. “Sekarang kami akan memikirkan laga melawan Villarreal,” tambahnya, mengalihkan fokus ke pertandingan liga domestik berikutnya.
Pesta gol Real Madrid dimulai saat Kylian Mbappe sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-25, membuka keran gol bagi timnya. Penyerang asal Prancis itu kemudian membuktikan ketajamannya dengan menambahkan dua gol lagi pada menit ke-52 dan 73, melengkapi catatan hattrick-nya. Momentum terus berpihak pada Real Madrid ketika Eduardo Camavinga mencetak gol keempat di menit ke-83, disusul oleh gol penutup dari Brahim Diaz pada menit ke-93, memastikan kemenangan telak 5-0.
Xabi Alonso secara khusus menyoroti kontribusi Mbappe yang dinilai selalu tampil menentukan di setiap pertandingan. “Dia efektif dan klinis di depan gawang. Kami harus memanfaatkan talentanya. Dia bekerja keras dan bisa menjalani musim yang spektakuler,” puji Alonso, mengisyaratkan masa depan cerah bagi sang penyerang.
Selain Mbappe, Alonso juga memberikan apresiasi khusus kepada Arda Guler yang tampil impresif sebagai gelandang serang. Pemain muda asal Turki itu dinilai mampu memaksimalkan kualitasnya dengan menjadi penghubung serangan yang efektif ke lini depan. Alonso mengakui bahwa timnya sempat menghadapi tekanan dari Kairat di awal pertandingan, namun pergerakan cerdas dari Arda Guler berhasil menciptakan ruang, membuat Real Madrid lebih leluasa menekan dan akhirnya menuntaskan laga dengan skor meyakinkan.
Mengenai pergantian pemain, Alonso menegaskan bahwa substitusi Federico Valverde dan Vinicius Junior bukanlah karena masalah cedera atau performa. “Valverde selalu siap bermain di posisi mana pun, tetapi kami perlu mengatur tenaga, sedangkan Vinicius tidak mengeluh soal pergantian, tidak ada masalah,” jelas Alonso, menegaskan kebijakan rotasi yang ia terapkan. Di ajang Liga Champions, tantangan berikutnya bagi Real Madrid adalah menjamu Juventus pada 23 Oktober.
(Antara/jpnn)
Ringkasan
Real Madrid sukses meraih kemenangan telak 5-0 atas Kairat Almaty dalam pertandingan Liga Champions yang berlangsung di Kazakhstan. Kylian Mbappe menjadi bintang lapangan dengan mencetak hattrick, ditambah gol dari Eduardo Camavinga dan Brahim Diaz. Kemenangan impresif ini menjadi bukti dominasi Los Blancos dan suntikan moral penting bagi tim.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menyatakan kepuasannya atas hasil tersebut yang sejalan dengan target tim untuk mengawali kompetisi elite Eropa dengan baik. Alonso secara khusus memuji efektivitas Mbappe di depan gawang dan kontribusi impresif Arda Guler dalam membangun serangan. Kemenangan ini juga mengalihkan fokus Real Madrid ke tantangan berikutnya melawan Villarreal di liga domestik dan Juventus di Liga Champions.
