Mees Hilgers: Fakta Transfer Terungkap! FC Twente Korban Hoaks?

 

Dunia sepak bola Indonesia dan Eropa tengah digemparkan oleh drama transfer bek muda berbakat, Mees Hilgers. Sang agen, Mohammed Sinouh, akhirnya buka suara, membongkar fakta-fakta mengejutkan di balik saga kepindahan kliennya dari FC Twente.

Pada bursa transfer musim panas 2025 lalu, nama Mees Hilgers memang santer disebut-sebut bakal meninggalkan FC Twente, klub berbasis di Enschede yang telah membesarkan namanya. Rumor kepindahannya tak hanya menjadi perbincangan hangat di Eropa, tetapi juga turut menyita perhatian publik sepak bola di Indonesia.

Bek berusia 24 tahun berdarah Manado yang kerap dikaitkan dengan Timnas Indonesia ini, nyaris saja merampungkan kepindahannya dari Twente di menit-menit akhir penutupan bursa transfer musim panas 2025. Klub Ligue 1 Prancis, Brest, kala itu sudah menyatakan minat serius dan bahkan telah mencapai kesepakatan dengan Twente untuk memboyong Hilgers.

Seluruh urusan administrasi dan dokumen kabarnya telah rampung, menyisakan satu tahap krusial: tes medis. Namun, nasib berkata lain. Hilgers urung menjalani tes medis karena penutupan bursa transfer Liga Prancis beberapa jam lebih cepat dibanding negara-negara Eropa lainnya. Sebuah kendala waktu yang tak terduga.

Alhasil, bek berpotensi Timnas Indonesia itu harus menelan pil pahit. Kepindahannya gagal total, memaksa Hilgers untuk tetap bertahan di klub yang telah ia bela selama bertahun-tahun. Ironisnya, kegagalan transfer ini berujung pada konsekuensi serius: Mees Hilgers mendadak dipinggirkan dari skuad utama FC Twente. Kondisi inilah yang memicu sang agen, Mohammed Sinouh, akhirnya angkat bicara.

Dalam pernyataan resminya, Mohammed Sinouh dengan tegas membantah rumor yang menyebut kliennya bersikeras ingin hengkang dari FC Twente. Ia menilai, Mees Hilgers adalah korban pemberitaan hoaks. “Mees (Hilgers) tak pernah berkata: ‘Saya ingin pergi!’” tegas Sinouh, seperti dikutip dari Voetbal Primeur. Ia juga menambahkan, “Pers lokal bahkan melaporkan bahwa Mees berpisah dengan rekan-rekan setimnya di akhir musim lalu. Itu bohong.”

Sinouh lantas meluruskan, bahwa sejak awal Hilgers hanya mengungkapkan ambisinya untuk mencari tantangan baru jika ada kesempatan yang tepat datang, bukan secara aktif mendesak untuk pergi. Menurutnya, hal ini adalah sesuatu yang sangat wajar dan lumrah bagi setiap pemain muda yang ingin terus berkembang dan meraih level tertinggi dalam kariernya. “Mees mengungkapkan ambisinya kepada klub pada akhir musim lalu dan berkata: ‘Jika ada kesempatan, saya ingin mengambil langkah olahraga musim panas ini, setelah bertahun-tahun di Twente’,” ujar Sinouh membeberkan.

Ia pun balik bertanya, “Sejak kapan menjadi pemain ambisius dianggap dosa besar? Kita juga harus jujur ​​satu sama lain.” Sinouh menggarisbawahi, “Dari sudut pandang mana pun, Eredivisie adalah batu loncatan ke lima liga besar teratas di Eropa bagi setiap pemain muda berbakat.”

Kini, setelah drama transfer yang berujung kegagalan itu, nasib Mees Hilgers di FC Twente berada di persimpangan. Ia tak lagi mendapat porsi bermain di musim 2025-2026. Sejak Eredivisie musim 2025-2026 bergulir, nama pemain berdarah Indonesia ini bahkan tak lagi muncul dalam daftar susunan pemain (DSP) FC Twente. Meskipun demikian, Hilgers tetap menunjukkan profesionalismenya dengan terus terlibat penuh dalam sesi latihan bersama tim berjulukan The Tukkers tersebut. Kabar terbaru menyebutkan, pihak FC Twente dan Mees Hilgers saat ini sedang dalam tahap pembicaraan intensif mengenai kemungkinan perpanjangan kontrak. Harapannya, kesepakatan ini bisa membuka jalan bagi sang bek untuk kembali merumput dan membuktikan kualitasnya di lapangan.

Ringkasan

Bek FC Twente berdarah Indonesia, Mees Hilgers, nyaris bergabung dengan Brest di Ligue 1 Prancis pada bursa transfer musim panas 2025. Namun, transfer tersebut gagal karena penutupan bursa Liga Prancis yang lebih cepat, sehingga Hilgers urung menjalani tes medis. Akibat kegagalan ini, Hilgers dipinggirkan dari skuad utama FC Twente dan tidak mendapat porsi bermain di musim 2025-2026.

Agen Hilgers, Mohammed Sinouh, membantah kliennya bersikeras ingin hengkang dan menyebutnya korban pemberitaan hoaks. Sinouh menegaskan Hilgers hanya mengungkapkan ambisi wajar untuk mencari tantangan baru, bukan mendesak kepindahan. Meskipun terus berlatih profesional, Hilgers belum tampil dan FC Twente kini sedang dalam tahap pembicaraan intensif mengenai perpanjangan kontrak dengannya.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.