Persib Borong Pemain Timnas, Haji Umuh: Klub Kaya?

 

jpnn.com – Keberhasilan Persib Bandung dalam merekrut dua bintang Timnas Indonesia, Eliano Reijnders dan Thom Haye, sontak menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Langkah ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga menandai lengkapnya kuota 11 pemain asing sesuai regulasi yang ditetapkan PSSI dan I League untuk kompetisi BRI Super League 2025/26.

Di awal bursa transfer, Maung Bandung telah membuat gebrakan dengan mendatangkan sembilan pemain asing. Mereka adalah Wiliam Marcilio (Brasil), Luciano ‘Lucho’ Guaycochea (Brasil), Julio Cesar (Brasil), Berguinho (Brasil), Uilliam Barros (Brasil), Ramon Tanque (Brasil), Adam Przybek (Wales), Patricio Matricardi (Argentina), dan Frans Putris (Irak). Komposisi pemain ini menunjukkan ambisi besar Persib dari berbagai penjuru dunia.

Menjelang penutupan jendela transfer, Persib semakin memperkuat barisan mereka dengan mengumumkan dua rekrutan tambahan: Federico Barba dari Italia dan Andrew Patrick Jung asal Prancis. Dengan demikian, tim kebanggaan Jawa Barat ini resmi melengkapi daftar legiun asing yang siap berlaga di musim mendatang, menciptakan ekspektasi tinggi dari para penggemar.

Kini, dengan total 30 pemain, Persib Bandung disebut-sebut memiliki skuad mewah yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi setiap lawan, baik di kancah domestik maupun internasional. Belanja besar ini menunjukkan tekad Persib untuk meraih prestasi gemilang.

Menanggapi investasi besar klub musim ini, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menjelaskan bahwa strategi transfer agresif ini tidak terlepas dari target tinggi untuk berprestasi di ajang AFC Champions League Two (ACL 2). Ini menandakan ambisi Persib yang tidak hanya ingin berjaya di dalam negeri, tetapi juga di level Asia.

Menurut Haji Umuh, keberhasilan sebuah tim tidak semata-mata ditentukan oleh kehadiran satu atau dua pemain bintang, melainkan oleh kekompakan dan harmoni skuad secara keseluruhan. “Bukan soal Thom Haye atau pemain bagus lainnya, yang paling penting ialah kekompakan,” tegas Umuh saat ditemui di kediamannya di Kabupaten Sumedang, Minggu (14/9/2025), menekankan filosofi tim yang berlandaskan kolektivitas.

Lebih lanjut, Umuh menegaskan bahwa Persib tidak boleh menggantungkan harapan hanya pada satu pemain. Kehadiran bintang seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders tidak akan memberikan dampak maksimal jika pemain lain tidak memiliki kualitas sepadan atau tidak mampu mengadaptasi gaya bermain pelatih. “Pemain lainnya juga harus berkualitas. Thom Haye ada, beberapa pemain juga bagus, tetapi kalau yang lainnya tidak bisa mengikuti cara bermain (pelatih) Bojan Hodak, itu bisa berbahaya,” ungkapnya, menyoroti pentingnya keseimbangan dan keselarasan dalam tim.

Umuh pun menaruh harapan besar pada skuad baru Persib di bawah arahan pelatih kepala Bojan Hodak. Sosok bos Persib itu yakin bahwa Maung Bandung bisa terbang lebih tinggi, tidak hanya merajai kompetisi domestik, tetapi juga bersaing ketat di level Asia. Ini adalah visi besar yang ingin dicapai oleh Persib dengan komposisi pemain dan pelatih saat ini.

Memasuki musim ketiganya bersama Persib, Bojan Hodak dikenal dengan ketegasannya terhadap pemain. Umuh menambahkan bahwa pelatih asal Kroasia itu tidak akan segan mencoret siapa pun yang tidak disiplin, termasuk para pemain asing yang berlabel bintang. “Kalau Bojan, saya yakin tegas. Kalau tidak suka, dia pasti tidak akan ragu mencoret, sekalipun itu pemain asing,” tandasnya, menunjukkan kepercayaan penuh pada integritas dan profesionalisme Hodak dalam membangun tim yang solid.(mcr27/jpnn)

Ringkasan

Persib Bandung sukses merekrut Eliano Reijnders dan Thom Haye, melengkapi kuota 11 pemain asing sesuai regulasi BRI Super League 2025/26, setelah sebelumnya mendatangkan sembilan pemain dan dua tambahan lainnya. Dengan total 30 pemain, skuad Maung Bandung kini dinilai mewah dan berpotensi besar di kompetisi domestik maupun Asia. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menjelaskan bahwa investasi besar ini bertujuan untuk berprestasi di ajang AFC Champions League Two.

Umuh Muchtar menekankan bahwa keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada pemain bintang, melainkan pada kekompakan dan kualitas seluruh skuad. Ia juga menegaskan pentingnya pemain lain untuk mampu mengikuti gaya bermain pelatih Bojan Hodak. Umuh menaruh harapan besar pada Hodak yang dikenal tegas dan tidak akan ragu mencoret pemain yang tidak disiplin, sekalipun itu pemain asing.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.