Ranking FIFA Naik, Malaysia Ancam Dominasi Vietnam?

 

Media lokal Malaysia, Rancak Media, kini menyoroti Timnas Vietnam dengan tekanan yang meningkat, menyusul berakhirnya agenda FIFA Matchday September 2025 yang baru-baru ini diselenggarakan. Momen jeda internasional ini menjadi panggung bagi berbagai negara untuk menguji kekuatan dan mengumpulkan poin FIFA.

Seperti yang telah diketahui, seluruh tim nasional di dunia baru saja menyelesaikan agenda jeda internasional. Beberapa tim memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanding dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, sementara sebagian lainnya memilih melakoni laga uji coba atau persahabatan. Mayoritas laga persahabatan di kawasan Asia sendiri berlangsung antara tanggal 5 hingga 8 September lalu, yang turut diramaikan oleh aksi tiga kekuatan sepak bola Asia Tenggara.

Tiga tim kuat dari Asia Tenggara yang turut berpartisipasi adalah Timnas Indonesia, Timnas Thailand, dan Timnas Malaysia. Dalam kesempatan ini, Skuad Garuda, di bawah arahan Patrick Kluivert, memainkan dua pertandingan uji coba yang menantang Timnas Taiwan dan Timnas Lebanon. Hasilnya, Indonesia berhasil mengukir satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Kapten Malaysia Ungkap Alasan Harimau Muda Tak Sebagus Tim-tim Raksasa ASEAN Lainnya

Sementara itu, Thailand menjadi tuan rumah turnamen persahabatan bergengsi bertajuk King’s Cup 2025. Pada ajang tersebut, tim berjuluk Elephant Warriors ini berhadapan dengan Timnas Fiji dan Timnas Irak. Tim besutan Masatada Ishii hanya berhasil mencatat satu kemenangan dan harus mengakui satu kekalahan.

Kejutan justru berhasil diciptakan oleh Harimau Malaya, Timnas Malaysia, yang bertanding melawan Timnas Singapura dan Timnas Palestina. Dengan deretan pemain keturunan yang tangguh, tim dari Tanah Melayu ini berhasil menunjukkan dominasi mereka terhadap lawan-lawannya. Anak asuh Peter Cklamovski sukses meraih dua kemenangan sempurna, mengungguli Singapura dan Palestina.

Serangkaian hasil pertandingan ini secara langsung memengaruhi peringkat masing-masing tim di Ranking FIFA. Dengan performa tersebut, Thailand masih kokoh sebagai tim terbaik di kawasan Asia Tenggara, naik satu tingkat ke posisi 101 dunia dengan tambahan 0.13 poin. Di sisi lain, Timnas Indonesia sayangnya harus turun ke posisi 119 dunia, meskipun mendapat tambahan poin sebesar 3.43 poin. Penurunan ini menunjukkan bahwa tim lain mengalami peningkatan yang lebih signifikan.

Misi Penting Lawan Laos Jadi Alasan Malaysia Tak Bisa Jumpa Uruguay di FIFA Matchday

Yang menarik, Timnas Malaysia justru berhasil merangsek naik berkat dua kemenangan krusial mereka. Tambahan 9.75 poin mengantarkan Harimau Malaya kini duduk di peringkat ke-123, naik dua anak tangga dari posisi sebelumnya. Tentu saja, pencapaian ini merupakan kebanggaan besar bagi para penggemar Malayan Tiger, mengingat konsistensi peningkatan peringkat yang mereka alami dalam beberapa waktu terakhir.

Lebih dari sekadar kebanggaan, prestasi ini juga semakin mengatrol kepercayaan diri publik Tanah Melayu. Salah satu media lokal Malaysia, Makanbola, bahkan secara terang-terangan menyatakan bahwa peningkatan performa dan ranking ini akan memberikan tekanan signifikan kepada Timnas Vietnam. Seperti diketahui, The Golden Star Warriors merupakan rival bebuyutan Harimau Malaya, serta beberapa tim kuat Asia Tenggara lainnya, termasuk Timnas Indonesia.

Namun, rivalitas antara Malaysia dan Vietnam kini terasa semakin sengit. Kedua tim ini tengah bersaing ketat di ajang Kualifikasi Piala Asia 2027 mendatang, menjadikan setiap pergerakan dan pencapaian sangat krusial. Dengan naiknya Ranking FIFA ini, Makanbola optimis bahwa kubu lawan akan merasakan tekanan yang semakin besar atas keberadaan Harimau Malaya yang terus menanjak.

Buntut Kegagalan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Federasi Malaysia Terancam Alami Kerugian

“Ranking Malaysia naik, tekanan Vietnam bertambah,” tulis media Makanbola.com, menegaskan narasi dominasi dan tekanan yang kini dibebankan kepada rivalnya tersebut.

Ringkasan

Timnas Malaysia menunjukkan peningkatan signifikan di FIFA Matchday September 2025 dengan meraih dua kemenangan sempurna atas Singapura dan Palestina. Hasil ini mengerek posisi Harimau Malaya dua tingkat ke peringkat 123 dunia, berkat tambahan 9.75 poin. Sementara itu, Thailand tetap tim terbaik Asia Tenggara di posisi 101 meskipun hanya mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan, sedangkan Timnas Indonesia justru turun ke peringkat 119.

Peningkatan peringkat dan performa Malaysia ini menumbuhkan kepercayaan diri publik Tanah Melayu. Media lokal Malaysia, seperti Makanbola, menilai bahwa kemajuan ini akan memberikan tekanan signifikan kepada Timnas Vietnam. Rivalitas kedua tim semakin sengit, terutama menjelang Kualifikasi Piala Asia 2027, di mana Malaysia dipandang mengancam dominasi Vietnam.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.