
Rancak Media – Sebuah momen menarik sekaligus mengharukan terjadi usai laga kualifikasi Piala Dunia yang mempertemukan Portugal dan Hungaria di Budapest. Bintang veteran Cristiano Ronaldo dikabarkan menolak permintaan gelandang muda Dominik Szoboszlai untuk bertukar kaus. Pertandingan yang berlangsung penuh ketegangan itu sendiri berakhir dengan kemenangan tipis Portugal 3-2 atas tim tuan rumah.
Insiden penolakan kaus ini menjadi sorotan, terutama setelah Portugal berhasil mengamankan tiga poin krusial. Menurut laporan dari Talk Sport pada Kamis (11/9), kemenangan tersebut dipastikan melalui gol penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-58, yang kemudian disusul gol penentu kemenangan dari Joao Cancelo di menit ke-86.
Drama dalam pertandingan tak terhindarkan ketika Barnabas Varga sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-84, menambah intensitas laga. Di sisi lain lapangan, Dominik Szoboszlai, yang menjabat sebagai kapten timnas Hungaria, tak dapat menyembunyikan antusiasmenya. Baginya, bermain melawan Cristiano Ronaldo bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan kesempatan berharga untuk berhadapan langsung dengan idolanya sejak masa kanak-kanak.
Kisah Szoboszlai, Dulu Jadi Anak Maskot Cristiano Ronaldo, Kini Lawan Sang Megabintang Kapten Portugal
Meski telah berpengalaman menghadapi berbagai pemain top dunia, Szoboszlai mengakui bahwa momen berhadapan dengan Ronaldo adalah yang pertama dan paling dinantikannya. Usai peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, harapan Szoboszlai untuk mendapatkan kenang-kenangan istimewa membawanya menunggu dengan sabar di luar ruang ganti timnas Portugal.
Dengan harapan besar, gelandang serang Liverpool itu ingin sekali mendapatkan kaus sang idola sebagai sebuah memori tak terlupakan. Namun, harapannya sempat pupus ketika Cristiano Ronaldo menjelaskan bahwa kausnya pada malam itu telah lebih dulu diberikan kepada orang lain.
Meski demikian, mega bintang Portugal tersebut tidak lantas mengecewakan Szoboszlai. Ronaldo secara langsung berjanji untuk memberikan kaus kandangnya pada pertemuan berikutnya, sebuah janji yang ditegaskannya saat berbincang empat mata dengan Szoboszlai.
“Tentu saja aku akan memberikanmu kaus kandangku. Di Portugal, ya?” ucap Ronaldo kepada Szoboszlai, seperti yang dikutip dari Talk Sport, membenarkan janji tersebut.
Momen pertemuan ini bukan hanya sekadar laga biasa, melainkan sebuah kilas balik sejarah bagi Dominik Szoboszlai. Terungkap bahwa pada tahun 2009, ia pernah berdiri hanya beberapa langkah dari Cristiano Ronaldo sebagai anak maskot, tepatnya saat Portugal kembali berhadapan dengan Hungaria.
Foto kenangan masa kecilnya tersebut sempat viral di media sosial sebelum laga dimulai, menambah narasi emosional antara kedua pemain. Di lapangan, Cristiano Ronaldo kembali membuktikan ketajamannya. Gol penalti ke gawang Hungaria tersebut adalah bagian dari torehan impresifnya; ia telah mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhir bersama timnas Portugal di jeda internasional.
Sang Raja Gol! Cristiano Ronaldo Butuh 1 Gol Lagi untuk Pecahkan Rekor Ini di Kualifikasi Piala Dunia
Sebelumnya, sang superstar juga menyumbangkan dua gol saat Portugal meraih kemenangan telak 5-0 atas Armenia. Dengan tambahan gol terbaru ini, koleksi gol internasional Cristiano Ronaldo kini telah mencapai angka fantastis 141, semakin mengukuhkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional.
Rekor tersebut tidak hanya menegaskan dominasinya, tetapi juga menjadi fondasi bagi performa apik timnya. Kini, Portugal kokoh memimpin grup kualifikasi Piala Dunia dengan perolehan enam poin sempurna dari dua pertandingan awal, menargetkan tiket ke turnamen akbar tersebut.
Kembali ke Szoboszlai, gelandang berbakat ini tentu berharap dapat memberikan pengaruh sebesar Ronaldo bagi timnas Portugal. Pemain kunci Liverpool tersebut baru-baru ini juga sempat menuai pujian atas eksekusi tendangan bebasnya yang memukau saat melawan Arsenal.
Bahkan, legenda sepak bola dan pandit kenamaan Gary Neville tak ragu menyebut tendangan bebas Szoboszlai tersebut setara dengan kualitas eksekusi Cristiano Ronaldo, terutama saat ia berhasil membobol gawang David Raya. Ini menunjukkan potensi besar Szoboszlai untuk mengikuti jejak idolanya di kancah sepak bola dunia.
Ringkasan
Cristiano Ronaldo menolak permintaan Dominik Szoboszlai untuk bertukar kaus setelah laga kualifikasi Piala Dunia antara Portugal dan Hungaria, di mana Portugal menang tipis 3-2 dengan Ronaldo mencetak gol penalti. Szoboszlai, kapten timnas Hungaria, mengidolakan Ronaldo sejak kecil dan bahkan pernah menjadi anak maskot bersamanya pada tahun 2009. Ronaldo menjelaskan bahwa kausnya pada malam itu telah lebih dulu diberikan kepada orang lain.
Namun, Ronaldo berjanji akan memberikan kaus kandangnya kepada Szoboszlai di pertemuan berikutnya di Portugal. Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo mencetak gol internasionalnya yang ke-141, membantu Portugal memimpin grup kualifikasi Piala Dunia dengan sempurna. Szoboszlai juga menunjukkan potensi besar, bahkan tendangan bebasnya dipuji setara dengan Ronaldo oleh Gary Neville.
