Timnas Indonesia Gagal ke Piala Asia U-23, Gerald Vanenburg di Ambang Pemecatan?

 

jpnn.com – Bagaimana nasib Gerald Vanenburg setelah Timnas Indonesia gagal menembus putaran final Piala Asia U-23 2026?

Garuda Muda dipastikan tersisih setelah pada laga terakhir Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 kalah tipis 0-1 dari Korea

Bertanding di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9/2025), gawang Cahya Supriadi bobol melalui Hwang Doyun pada menit ke-7.

Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia harus puas finis di peringkat kedua Grup J. Jens Ravens dan kolega hanya mengoleksi empat poin, hasil dari sekali menang, satu imbang, dan satu kali kalah.

Timnas Indonesia Telan Kekalahan Menyakitkan dari Korea, Gagal Tembus Piala Asia U-23

Peluang Indonesia lulus melalui peringkat kedua terbaik juga pupus karena kalah jumlah poin dengan kontestan dari grup lain.

Masa Depan Gerlad Vanenburg

Manajer Timnas Indonesia Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan bahwa posisi Gerald Vanenburg akan tetap dievaluasi.

Sejak awal penunjukkannya sebagai pelatih, legenda Ajax Amsterdam itu memang diharapkan membawa Indonesia ke Piala Asia U-23 

“Pastinya coach Gerald sudah ditargetkan untuk menyelesaikan beberapa tugas. Untuk lebih lengkapnya Ketum PSSI yang bisa menjawab,” ujar politikus Golkar kelahiran 14 Desember 1973 itu.

Korea Pede Menang Lawan Timnas Indonesia, Sinyal Bahaya Buat Garuda Muda

Kelebihan dan Kelemahan Timnas U-23 Indonesia

Filosofi permainan Vanenburg sejatinya membawa angin segar bagi Timnas U-23, terutama kemampuan skuad menguasai bola sepanjang laga.

Namun, beberapa kekurangan pemain membuat strategi yang dijalankan belum optimal, sehingga permainan cenderung monoton.

Berdasarkan data Lapangbola, Timnas U-23 Indonesia mencatat penguasaan bola rata-rata 77% dari tiga laga yang dijalani.

Korea Dihantui Rekor Buruk Melawan Timnas U-23 Indonesia

Meski dominan, hanya lima gol yang tercipta sepanjang turnamen, menunjukkan masih perlunya perbaikan.

Strategi penguasaan bola ini juga pernah diterapkan pada Piala AFF U-23 2025, tetapi sempat buntu saat menghadapi Vietnam, yang tampil solid dalam bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Pada turnamen itu, Garuda Muda harus puas menjadi runner up setelah kalah tipis 0-1 dari tim berjuluk The Golden Star.

Menunggu Langkah PSSI

Menarik ditunggu langkah yang akan diambil PSSI setelah rentetan hasil minor yang diderita skuad asuhan Gerald Vanenburg.

Event berikutnya bagi Timnas Indonesia ialah SEA Games 2025, yang memerlukan persiapan matang mengingat status mereka sebagai juara bertahan.

Kegagalan ini pun memunculkan wacana dari penggemar agar Indra Sjafri kembali mengisi posisi pelatih Timnas U-23 pada ajang akbar negara ASEAN tersebut.(mcr16/jpnn)

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.