
jpnn.com – JAKARTA – Fenerbahce telah memecat pelatih asal Portugal Jose Mourinho. Presiden Fenerbahce Alic Koc mengungkap keputusan memecat Mourinho karena klub asal Turki itu ingin menampilkan sepak bola yang lebih baik dan dominan.
Mourinho resmi diberhentikan pada 29 Agustus seusai Fenerbache tersingkir dari Benfica dengan agregat 0-1 pada babak playoff kualifikasi Liga Champions.
Koc menyebut keputusan ini sebagai langkah yang “menyakitkan” namun diperlukan demi masa depan tim. “Berpisah dengan seseorang yang menjadi teman di atas segalanya itu sulit,” kata Koc dikutip dari ESPN.
Dia menambahkan bahwa kegagalan melawan Benfica bukan alasan utama.
Fenerbahce Resmi Pecat Jose Mourinho
Namun, cara tim tersingkir yang membuat manajemen khawatir performa musim lalu akan terulang.
Koc menilai gaya taktik Mourinho yang menitikberatkan pada pertahanan menahan potensi tim untuk bermain lebih ofensif.
Menurut dia, Fenerbahce memiliki DNA sepak bola menyerang, sebagaimana terlihat saat mereka mencetak 99 gol dan meraih 99 poin di Super Lig musim 2023/2024.
Meski Mourinho gagal mempersembahkan trofi selama lebih dari setahun melatih di Istanbul, Koc menyatakan perekrutan sang pelatih itu tetap dianggap sukses karena mampu memberi dampak positif dan menghadirkan perhatian besar terhadap klub.
Jose Mourinho Tegaskan Fenerbahce Bermain Jauh Lebih Baik Dibanding MU
Fenerbahce finis sebagai runner-up Super Lig, tertinggal 11 poin dari Galatasaray, serta tersingkir di perempat final Piala Turki dan Liga Europa.
Fenerbahce kini dikabarkan segera menunjuk pelatih baru.
Koc mengonfirmasi kandidat berasal dari luar negeri, dengan alasan skuad yang dipenuhi pemain asing membutuhkan pelatih berpengalaman di level Eropa.
Jakarta Livin Mandiri Datangkan Pemain Jebolan Liga Turki Gantikan Radostina Marinova
Dia juga menyebut Luciano Spalletti sempat menjadi target utama.
Namun, eks pelatih Italia itu memutuskan tidak melatih musim ini.
Di bawah asuhan Mourinho musim ini, Fenerbahce mengawali kompetisi domestik dengan raihan empat poin dari dua pertandingan pertama. (antara/jpnn)
