
Rancak Media Gol Joao Figueiredo di awal pertandingan cukup untuk membantu Timnas Malaysia mengakhiri penantian 24 tahun tanpa kemenangan atas Timnas Palestina.
Skuad Harimau Malaya mengalahkan Palestina dengan skor tipis 1-0 di laga FIFA Matchday, Senin (8/9/2025) malam WIB.
Terakhir kali Malaysia berhasil mengalahkan Palestina adalah ketika mereka mencatatkan kemenangan 4-3 dalam Kualifikasi Piala Dunia pada Maret 2001.
Saat menghadapi Palestina di laga tadi, pelatih Timnas Malaysia Peter Cklamovski tampak melakukan ‘eksperimen’ dalam susunan pemain inti.
Cklamovski tidak menurunkan pemain-pemain kunci seperti Jon Irazabal, Stuart Wilkin, Endrick Dos Santos, dan Corbin Ong yang berada di bangku cadangan.
Malaysia Cuma Menang Tipis Lawan Singapura, Ketergantungan Pemain Naturalisasi Terlihat Jelas
Skuad Harimau Malaya tidak menunggu lama untuk membuka skor ketika mereka unggul pada menit ketiga setelah Figueiredo menyelesaikan umpan silang Quentin Cheng.
Terkejut dengan gol cepat tersebut, skuad yang dipimpin Ehad Abujazar mencoba menyusun strategi untuk mencari ruang guna menyamakan kedudukan.
Akan tetapi, pertahanan kokoh yang diperkuat pemain-pemain lokal Shahrul Saad, Harith Haiqal Adam Afkar, Dominic Tan, dan Quentin tampak sulit ditembus.
Di sisi lain, Harimau Malaya yang tampak menguasai posisi tengah hampir menambah gol pada menit ke-22 ketika Shahrul yang berada di area 25 meter memutuskan untuk melepaskan tembakan flick yang memaksa Rami berjongkok untuk menyelamatkan bola.
Memasuki menit ke-25, kiper Harimau Malaya, Ahmad Syihan Hazmi Mohamed, menjadi penyelamat ketika ia berhasil menepis tembakan cepat Bader Mousa yang dengan cerdik melewati pertahanan tuan rumah.
Arif Aiman Hanapi, yang menjadi inisiator gol pertama Harimau Malaya, hampir mencatatkan namanya sebagai pencetak gol pada menit ke-27.
Ia berhasil melewati kawalan Ahmad Taha, tetapi hanya melepaskan tembakan lemah yang dengan mudah ditangkap Rami.
Harimau Malaya seharusnya mampu menambah skor pada menit ke-35 setelah umpan silang dikirimkan kepada Gabriel Palmero yang melepaskan tembakan keras.
Namun, Rami berada di posisi terbaik untuk menghalau bola agar tidak kebobolan dan skor 1-0 untuk keunggulan tim asuhan Cklamovski bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Cklamovski memainkan Corbin dan mengistirahatkan Dominic untuk memperkuat lini pertahanan ketika ia memperkirakan Palestina akan lebih agresif di sisa 45 menit pertandingan.
Sepanjang 65 menit pertandingan, Harimau Malaya tampak menguasai tempo pertandingan.
Namun di lini serang, terutama Palmero dan Rodrigo Holgado, masih belum mampu menyelesaikan serangan dan dengan mudah ditembus oleh pertahanan Palestina.
Meski sempat unggul satu gol di awal babak pertama, Malaysia tampak menurunkan tempo permainan dan Palestina memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menguasai jalannya pertandingan sepanjang 20 menit.
Penantian para pendukung Harimau Malaya untuk menyaksikan penampilan perdana pemain keturunan Richard Chin bersama Harimau Malaya terwujud ketika pemain asal Skotlandia tersebut masuk pada menit ke-79 menggantikan Quentin.
Meski demikian, gol Figueiredo menjadi satu-satunya gol yang tercipta sekaligus mengunci kemenangan Timnas Malaysia.
Kemenangan ini juga menebus kekecewaan mereka setelah dikalahkan 0-6 oleh Palestina di Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018/2019 di Amman, Yordania, 12 November 2015.
Hasil positif yang didapat Timnas Malaysia selama FIFA Matchday September 2025 ini tentu sangat berharga.
Berkat mengantongi dua kemenangan, sebelumnya mengalahkan Singapura 2-1, kemungkinan besar itu bisa mendongkrak posisi Timnas Malaysia di ranking FIFA terbaru nanti (18 September 2025).
