Mengenal AS Trencin di Liga Slovakia, Klub Baru Mantan Wonderkid Persebaya Surabaya Marselino Ferdinan

 

Rancak Media – – Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, resmi dipinjamkan oleh klubnya Oxford United ke tim asal Slovakia, AS Trencin. Keputusan ini diambil setelah gelandang muda yang akrab disapa Lino itu kesulitan menembus skuad utama Oxford United yang bermain di kasta kedua Liga Inggris, Championship.

Dengan bergabung AS Trencin, Marselino diharapkan akan mendapatkan lebih banyak menit bermain.

Sejak bergabung pada awal musim 2024/2025, Marselino baru sekali tampil bersama Oxford. Minimnya kesempatan bermain membuat opsi peminjaman menjadi jalan keluar agar ia tetap mendapatkan menit bermain reguler.

Perjalanan Karier Marselino

Sebelum merapat ke Oxford, Marselino lebih dulu berkarier di Belgia bersama Deinze pada 2023. Meski tampil cukup konsisten, ia kemudian memilih tantangan baru di Inggris. Sayangnya, persaingan ketat di Oxford membuat posisinya sulit bersaing. 

Kini, kesempatan terbuka kembali di Slovakia, sebuah negara dengan iklim sepak bola yang cukup ramah bagi pemain muda Asia Tenggara.

Di akun Instagramnya @astrencin menuliskan “wajahe baru Marselino Ferdinan, tak lama lagi gelandang Indonesia berusia 21 tahun menjadi kekuatan baru AS Trencin,  dia datang dengan status pinjaman dari tim kasta kedua Liga Inggris Oxford United”.

AS Trencin sendiri bukan nama asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Klub yang berdiri pada 1992 itu pernah menjadi rumah bagi pemain timnas Indonesia, Witan Sulaeman. 

Witan bergabung pada tahun 2022 dari Lechia Gdansk (Polandia) dan mencatatkan 10 penampilan serta satu gol. 

Meski akhirnya memutuskan kembali ke Indonesia, pengalaman Witan memberi gambaran bahwa peluang bermain di Slovakia tetap terbuka lebar bagi pemain asal Indonesia.

Selain Witan, Egy Maulana Vikri juga sempat merumput di Slovakia bersama klub Zlate Moravce pada musim 2022/2023. Namun karier Egy di sana tak berjalan mulus, ia hanya enam kali turun ke lapangan.

Kiprah AS Trencin di Liga Slovakia

AS Trencin saat ini berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Slovakia, Slovakia First Football Division. Musim lalu mereka finis di peringkat 11 dari 12 tim, sehingga musim ini menjadi tantangan berat untuk bangkit.

Meski begitu, AS Trencin bukan klub kecil. Mereka pernah meraih masa kejayaan pada 2014–2016 dengan menjuarai Liga Slovakia dua musim beruntun, sekaligus meraih 

gelar Slovak Cup pada tahun yang sama. 

Sebelumnya, pada musim 2010/2011, mereka juga berhasil menjuarai Slovak Second Division untuk naik ke liga utama.

Trencin bermarkas di Stadion Sihot, sebuah stadion berkapasitas 6.366 penonton. Klub ini dimiliki oleh Tschen La Ling, mantan pemain timnas Belanda keturunan Tionghoa yang cukup berpengaruh dalam mengembangkan sepak bola Slovakia.

Dilatih Pelatih Keturunan Indonesia

Salah satu hal menarik di AS Trencin adalah keberadaan Ricardo Moniz, pelatih asal Belanda yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Kehadiran Moniz diyakini bisa membantu Marcelino lebih cepat beradaptasi, baik dari segi komunikasi maupun pendekatan budaya.

Dengan statusnya sebagai satu-satunya pemain Asia di skuad AS Trencin, Marselino tentu membawa warna baru. 

Pengalaman berkarier di Eropa sebelumnya diharapkan memudahkan proses adaptasi, meski faktor cuaca dingin Slovakia bisa menjadi tantangan tersendiri. 

Negara ini terkenal dengan musim dinginnya yang panjang dan sering bersalju, bahkan lebih ekstrem dibanding Inggris atau Belgia, tempat Lino bermain sebelumnya.

Kehadiran Marselino di AS Trencin memberi harapan baru bagi kariernya.

Mantan Persebaya Surabaya Marselino Ferdinan Wajib Lakukan Ini Jika Ingin Tembus Starting Line-up AS Trencin

Di usia muda, menit bermain reguler menjadi kunci perkembangan performa. Dengan kompetisi yang tidak seketat Inggris, peluang Lino tampil lebih banyak terbuka sangat lebar.

Selain itu, keberadaan nama-nama pemain Indonesia sebelumnya di Slovakia menunjukkan bahwa jalur ini bisa menjadi batu loncatan. Meski tidak semua kisah berakhir manis, pengalaman berharga tetap bisa didapatkan.

Marselino Ferdinan kini menanggung ekspektasi besar, baik dari klub maupun para pendukung sepak bola Indonesia. Jika mampu menunjukkan kualitasnya, bukan tidak mungkin jalan untuk kembali ke level kompetisi lebih tinggi akan terbuka.

Untuk saat ini, publik hanya bisa menantikan bagaimana kiprah Lino bersama AS Trencin. Akankah ia mengikuti jejak sukses singkat Witan, atau bahkan melampaui pencapaiannya? Semua akan terjawab di musim kompetisi Slovakia yang saat ini sedang berjalan.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.