Napoli, raksasa sepak bola Italia, telah mengambil langkah berani yang menghebohkan bursa transfer. Mereka tak ragu membanderol rekrutan barunya, Rasmus Hojlund, dengan harga fantastis mencapai Rp1,6 triliun. Angka yang mencengangkan ini dipatok bahkan sebelum penyerang asal Denmark tersebut sempat menginjakkan kaki di lapangan dan membela seragam I Partenopei.
Hojlund sendiri baru resmi bergabung dengan Napoli jelang penutupan bursa transfer musim panas 2025. Ia didatangkan dari Manchester United dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Untuk memuluskan kepindahan ini, Napoli harus menggelontorkan dana sebesar 6 juta euro, atau setara dengan Rp115 miliar, kepada Manchester United. Tak hanya itu, seluruh gaji Hojlund sepanjang musim 2025-2026 juga sepenuhnya menjadi tanggungan juara Serie A 2024-2025 tersebut.
Kesepakatan peminjaman ini juga disertai dengan opsi pembelian permanen yang berpotensi berubah menjadi wajib. Klausul tersebut akan aktif jika Napoli berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim 2026-2027. Mengingat rekam jejak dan ambisi tim besutan Antonio Conte, target ini dinilai sangat realistis, sehingga hampir bisa dipastikan bahwa Hojlund akan dipermanenkan oleh kubu Diego Armando Maradona.
Keyakinan kuat akan status permanen Hojlund inilah yang mendorong Napoli untuk segera memasang harga tinggi bagi sang penyerang. Berdasarkan laporan dari Yahoo Sport yang dikutip BolaSport.com, I Partenopei mematok banderol 85 juta euro, atau sekitar Rp1,6 triliun, sebagai klausul rilis pelepasannya di kemudian hari. Ini merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi keuntungan dari investasi mereka.
Namun, perlu dicatat bahwa klausul rilis tersebut tidak bisa diaktifkan dalam waktu dekat; baru akan berlaku pada bursa transfer musim panas 2027. Ini berarti, jika Hojlund menunjukkan performa impresif sepanjang musim 2025-2026, Napoli akan terlebih dahulu mempermanenkannya dengan biaya 44 juta euro (sekitar Rp846 miliar). Apabila ada klub peminat pada musim panas 2026, Napoli berpeluang meminta harga lebih dari 85 juta euro, mengingat klausul resminya belum aktif. Dengan skema ini, Napoli berpotensi meraup keuntungan finansial hampir dua kali lipat dari nilai transfernya.
Manajemen Napoli tampak sangat optimis bahwa Hojlund akan menemukan kembali sentuhan terbaiknya di bawah arahan pelatih Antonio Conte. Optimisme ini bukan tanpa alasan, mengingat rekam jejak apik eks penyerang Sturm Graz itu saat masih berkarier di Italia bersama Atalanta. Kala membela La Dea, Hojlund mampu mencatatkan 10 gol dan empat assist dari 34 penampilannya di semua kompetisi.
Sayangnya, performa menjanjikan Rasmus Hojlund tidak berlanjut saat ia hijrah ke Inggris. Bersama Manchester United, ia justru kesulitan menunjukkan ketajamannya, hanya mencetak 26 gol dan enam assist dari 95 pertandingan di berbagai ajang. Meski demikian, Napoli tetap menaruh kepercayaan penuh pada kualitas yang dimiliki Hojlund.
Kedatangan Hojlund juga bertepatan dengan kebutuhan mendesak Napoli akan seorang penyerang baru. Penyerang andalan mereka, Romelu Lukaku, tengah dibekap cedera, membuka jalan bagi Hojlund untuk mendapatkan kesempatan tampil reguler di Italia. Momen ini menjadi krusial bagi Hojlund untuk kembali membuktikan kapasitas dan ketajamannya di kancah sepak bola Eropa.
Ringkasan
Napoli telah membanderol rekrutan barunya, Rasmus Hojlund, dengan harga fantastis mencapai Rp1,6 triliun (85 juta euro) sebagai klausul rilis, meski ia baru bergabung dengan status pinjaman dari Manchester United untuk musim 2025-2026. Untuk peminjaman ini, Napoli mengeluarkan 6 juta euro dan menanggung seluruh gaji sang pemain. Kesepakatan tersebut juga mencakup opsi pembelian permanen wajib senilai 44 juta euro jika Napoli lolos Liga Champions 2026-2027, dengan klausul rilis Rp1,6 triliun baru akan aktif pada musim panas 2027 sebagai strategi keuntungan.
Klub Italia tersebut menunjukkan optimisme tinggi Hojlund akan menemukan kembali performa terbaiknya di bawah asuhan Antonio Conte, mengingat rekam jejaknya yang baik saat membela Atalanta. Meskipun ia sempat kesulitan menunjukkan ketajaman bersama Manchester United, Napoli tetap menaruh kepercayaan penuh pada kualitasnya. Cedera penyerang utama Romelu Lukaku juga membuka jalan bagi Hojlund untuk mendapatkan kesempatan tampil reguler dan membuktikan kapasitasnya.
