Debut Kapten Timnas Ternoda Kesalahan, Pelatih Sassuolo Kecewa Skor Babak Pertama

 

Debut perdana kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, bersama Sassuolo harus ternoda dengan kekalahan. Klub berjuluk Neroverdi itu menelan kekalahan kedua secara beruntun di Liga Italia 2025/2026, menandai awal musim yang buruk bagi mereka dan sang pemain baru.

Setelah sebelumnya takluk 0-2 dari Napoli, Sassuolo kembali gagal meraih poin penuh saat bertandang ke markas Cremonese dalam laga pekan kedua. Bertanding di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Italia, pada Jumat (29/8/2025) malam WIB, Sassuolo harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 2-3 dalam pertandingan yang penuh drama.

Cremonese membuka keunggulan pada menit ke-37 melalui gol perdana di Liga Italia yang dicetak oleh mantan bek sayap AC Milan, Filippo Terracciano. Menerima umpan sepak pojok dari Jari Vandeputte, Terracciano berhasil menyundul bola ke gawang setelah lolos dari pengawalan ketat Nemanja Matic.

Hanya berselang dua menit, tim tuan rumah menggandakan keunggulan menjadi 2-0 berkat gol dari Franco Vazquez. Antonio Sanabria dengan lincah menggiring bola melewati dua pemain lawan sebelum melepaskan umpan silang yang kemudian ditanduk Vazquez dari jarak dekat. Keunggulan cepat ini memberikan tekanan besar pada Sassuolo yang berusaha bangkit.

Menjelang akhir babak pertama, kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menunjukkan kualitasnya dengan menepis tendangan bebas berbahaya dari kapten Sassuolo, Domenico Berardi. Tak lama kemudian, Sassuolo nyaris memperkecil kedudukan, namun Andrea Pinamonti kurang beruntung setelah tendangan melengkungnya hanya membentur mistar gawang dan tiang Cremonese.

Memasuki babak kedua, Sassuolo mencoba bangkit. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-64 ketika umpan terobosan Cristian Volpato gagal diantisipasi oleh Federico Baschirotto. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Pinamonti, yang berhasil mengontrol bola sambil membelakangi gawang sebelum memutar badan dan mencetak gol, mengubah skor menjadi 2-1.

Semangat Sassuolo semakin membara. Mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-73 setelah Berardi sukses mengonversi tendangan penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Alberto Grassi melakukan pelanggaran terhadap pemain pengganti, Alieu Fadera, di kotak terlarang. Skor pun berubah imbang 2-2, membuka kembali peluang bagi kedua tim.

Namun, drama belum berakhir. Pada menit-menit krusial pertandingan, Cremonese kembali mendapatkan hadiah tendangan penalti setelah Floriani Mussolini dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Mussolini, yang merupakan cicit Diktator Italia, menjadi sosok penting dalam momen penentu ini. Tendangan penalti tersebut dieksekusi dengan sempurna oleh Manuel de Luca, memastikan gol kemenangan bagi Cremonese di laga yang mempertemukan dua pilar Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero.

Kemenangan dramatis ini membawa Cremonese memuncaki klasemen sementara Liga Italia dengan raihan enam poin dari dua kemenangan beruntun. Di sisi lain, Sassuolo harus terdampar di dasar klasemen tanpa poin setelah menelan dua kekalahan berturut-turut. Hasil ini semakin mencoreng debut Jay Idzes, yang dipercaya tampil penuh selama 90 menit oleh pelatih Sassuolo, Fabio Grosso.

Seusai pertandingan, Fabio Grosso menilai skor 0-2 di babak pertama adalah hasil yang menipu. “Kita harus lebih cerdik. Pertandingan ini berjalan seimbang,” kata Grosso, dikutip dari laman resmi Sassuolo. “Babak pertama berakhir dengan hasil yang menipu, ditentukan oleh bola mati dan kesalahan kami, semuanya dalam dua menit,” tambahnya.

Mantan bek Timnas Italia berusia 47 tahun itu juga menyayangkan kenaifan timnya menjelang akhir laga, padahal mereka sempat memegang kendali permainan. “Di babak kedua, kami bereaksi. Kami berhasil bangkit,” jelasnya. “Kami sebenarnya memegang kendali permainan dan seharusnya bisa menang, tetapi kami justru membiarkan kenaifan menjelang akhir dan kalah. Ini kekalahan yang menyakitkan. Kami perlu memperbaiki kesalahan yang kami buat agar tidak kehilangan poin. Detail menentukan hasil pertandingan, dan kami perlu memperbaikinya,” pungkas Grosso, menyoroti pentingnya detail dalam upaya perbaikan timnya.

Ringkasan

Debut kapten Timnas Indonesia Jay Idzes bersama Sassuolo di Liga Italia 2025/2026 harus ternoda kekalahan 2-3 dari Cremonese. Hasil ini menandai kekalahan kedua beruntun bagi Sassuolo, membuat mereka terdampar di dasar klasemen sementara. Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Sassuolo berhasil menyamakan kedudukan 2-2, namun Cremonese memastikan kemenangan lewat penalti di menit-menit krusial. Jay Idzes tampil penuh selama 90 menit dalam laga yang juga mempertemukan dirinya dengan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang bermain untuk Cremonese.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengungkapkan kekecewaannya atas skor 0-2 di babak pertama yang ia nilai menipu, disebabkan oleh bola mati dan kesalahan timnya. Grosso mengakui timnya bereaksi dan bangkit di babak kedua, bahkan sempat mengendalikan permainan. Namun, ia menyayangkan kenaifan tim menjelang akhir laga yang berujung pada kekalahan menyakitkan. Ia menekankan pentingnya memperbaiki detail-detail agar tidak kehilangan poin di pertandingan selanjutnya.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.