Rancak Media – — Persebaya Surabaya akan menghadapi ujian berat ketika menjamu Bali United pada pekan ke-3 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/8/2025) pukul 19.00 WIB. Laga ini diprediksi berlangsung panas karena Green Force belum pernah menang melawan Serdadu Tridatu sejak 2022.
Sorotan utama jelang pertandingan ini tertuju pada sosok winger cepat, Gali Freitas. Pemain asal Timor Leste tersebut diprediksi kembali memulai laga dari bangku cadangan menurut prediksi Bonek di media sosial.
Akun fanbase @onlinepersebaya mengunggah perkiraan susunan pemain yang akan diturunkan pelatih Eduardo Perez Moran. Dalam prediksi itu, nama Gali Freitas tidak ada di sebelas starter yang disiapkan melawan Bali United.
“Prediksi kami Coach Edu tidak akan banyak melakukan perubahan pada sebelas pemain pertama melawan Bali United. Sepertinya Tumbas masih akan ditugaskan sebagai bek kiri dan mungkin sedikit perubahan di bek tengah dimana Lelis sudah siap bermain,” tulis @onlinepersebaya.
Jika prediksi itu benar, Persebaya Surabaya bakal turun dengan formasi yang sama seperti saat mengalahkan Persita Tangerang pekan lalu.
Genderang Perang Juru Gedor Persebaya Ditabuh! Diego Mauricio Datang, Siapa Bakal Tergusur?
Ernando Ari tetap dipercaya di bawah mistar dengan kuartet belakang Arief Catur, Leo Lelis, Risto Mitrevski, dan Dejan Tumbas.
Di lini tengah, trio Milos Raickovic, Francisco Rivera, dan Toni Firmansyah diperkirakan masih jadi andalan. Sementara tiga penyerang ditempati Malik Risaldi, Mihailo Perovic, dan Bruno Moreira.
Kondisi itu membuat Gali Freitas lagi-lagi harus menunggu kesempatan dari bangku cadangan. Padahal, banyak Bonek menilai eks pemain Lalenok United tersebut bisa memberi daya dobrak sejak menit awal.
Kolom komentar media sosial pun dipenuhi suara-suara suporter yang ingin melihat Gali dimainkan sebagai starter. “Mending Galih daripada Malik,” tulis salah satu akun Bonek menyinggung komposisi lini depan.
“Tulung Gali Freitas First Team dulu, Malik bench @officialpersebaya,” tulis komentar lain yang menandai akun resmi klub.
5 Tim Long Ball FC Terbaik di Super League! Persebaya Surabaya Catat 31 Long Ball Sukses Tiap Pertandingan
Ada juga yang menulis, “Gali starter koyoke ngenteni Koko nek waras,” mengaitkan dengan kondisi striker anyar Persebaya Surabaya, Koko Ari yang masih belum fit.
Suara-suara itu muncul bukan tanpa alasan. Gali Freitas dikenal memiliki kemampuan dribel tajam dan sering menusuk ke kotak penalti lawan dengan kecepatan yang sulit dihentikan.
Namun, statistik Gali hingga pekan ke-2 Super League 2025/2026 belum cukup meyakinkan. Dari dua laga yang sudah dimainkan, ia sama sekali belum pernah tampil sebagai starter dan hanya mencatat total 26 menit bermain.
Rata-rata menit bermain Gali hanya 13 menit per laga. Catatan passing-nya juga masih minim, hanya 2,5 umpan akurat per pertandingan dengan akurasi nol persen dalam catatan resmi.
Di sisi bertahan, Gali memang punya kontribusi kecil dengan rata-rata satu kali recovery bola per laga. Namun ia juga sempat mencatat satu kesalahan yang berujung peluang tembakan lawan.
Sementara dalam duel, Gali hanya mampu memenangkan 20 persen dengan rerata 0,5 duel dimenangkan per pertandingan. Angka itu menunjukkan ia masih kesulitan beradaptasi dengan tempo tinggi kompetisi.
Duel Persebaya Surabaya vs Bali United: Rekor Buruk Green Force Lawan Serdadu Tridatu Jadi Batu Sandungan!
Meski begitu, mayoritas Bonek percaya menit bermain lebih banyak akan meningkatkan performa Gali. “Gali Freitas main pertama rek, dribel ngedrive ke kotak penalti lihai Gali, semoga segera diubah,” tulis komentar penuh harap.
Ada pula komentar lain yang menyebut, “Galii maen o menit awal gwe bantuu daya dobrak lini depan.” Ungkapan itu menggambarkan ekspektasi besar publik Surabaya terhadap pemain sayap Timor Leste tersebut.
Di sisi lain, Eduardo Perez Moran tampaknya masih mengutamakan kestabilan tim. Kemenangan tipis atas Persita menjadi modal berharga sehingga kemungkinan ia enggan melakukan banyak perubahan drastis di line-up.
Kehadiran Leo Lelis yang sudah pulih diprediksi hanya jadi satu-satunya perubahan mencolok di sektor belakang. Sedangkan sektor depan masih mengandalkan kombinasi Malik, Perovic, dan Bruno yang sudah cukup padu.
Pertemuan melawan Bali United sendiri selalu menghadirkan cerita menarik. Sejak 2022, Persebaya Surabaya belum mampu menaklukkan Serdadu Tridatu baik di kandang maupun tandang.
Hilang 3 Laga! Nama Eks Wonderkid Persebaya Surabaya Marselino Ferdinan Tak Ada di Oxford United
Catatan tersebut jelas menjadi motivasi tambahan bagi Persebaya Surabaya untuk meraih tiga poin di hadapan publik Gelora Bung Tomo. Apalagi, kemenangan ini bisa menjaga momentum setelah hasil positif pekan lalu.
Namun, publik Surabaya masih menantikan kejutan dari sang pelatih. Apakah Gali Freitas tetap menjadi cadangan lagi, atau justru diberi kesempatan starter untuk membuktikan kualitasnya?
Jawabannya baru bisa terungkap saat peluit kick-off dibunyikan. Yang pasti, tekanan besar dari Bonek agar Gali mendapat menit bermain lebih banyak sudah bergema sejak jauh-jauh hari.
