
Rancak Media – -Kabar kurang mengenakkan datang dari Arsenal. Gelandang serang asal Jerman Kai Havertz dilaporkan harus menepi lantaran mengalami cedera lutut yang berpotensi cukup serius.
Situasi ini menjadi pukulan telak bagi Mikel Arteta, mengingat Havertz baru saja kembali dari masalah hamstring yang sempat memaksanya absen panjang musim lalu. Absennya Havertz otomatis membuat Arsenal harus berpikir cepat.
Pasalnya, Premier League musim 2025/2026 baru saja dimulai dan The Gunners tengah berusaha menjaga konsistensi mereka agar tetap bersaing di papan atas.
Pernyataan Mengejutkan Bintang Liverpool Mohamed Salah usai Raih PFA Player of the Year: Puji Arsenal Sebagai Favorit Juara Liga Inggris
Havertz masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-60 dalam laga pembuka Arsenal kontra Manchester United akhir pekan lalu. Namun, pada sesi latihan terbuka di Emirates Stadium, Rabu (20/8), pemain berusia 26 tahun itu tak tampak bersama rekan-rekannya.
Menurut laporan dari jurnalis The Athletic David Ornstein, Havertz mengalami cedera lutut yang membuatnya harus menepi untuk sementara waktu. Meski demikian, Arsenal belum mengumumkan secara resmi berapa lama sang pemain akan absen.
Klub masih menunggu kondisi bengkak pada lututnya mereda sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ornstein menambahkan, ada kekhawatiran bahwa cedera ini bisa membuat Havertz absen cukup lama.
Kilas Balik! Walter Pandiani Terlibat Insiden Duel Panas Tak Terlupakan dengan Ronaldo di La Liga 2011/12
“Kai Havertz harus menepi karena cedera lutut, dan sejauh ini belum ada kepastian seberapa parah kondisinya,” tulis Ornstein dalam laporannya.
Kabar cedera ini kian membuat khawatir karena Havertz sebelumnya sudah sempat menepi cukup lama. Dari Februari hingga Mei lalu, dia absen karena cedera hamstring. Akibatnya, Arsenal kehilangan tenaga pentingnya di sejumlah laga krusial.
Kini, dengan cedera lutut yang dideritanya, Havertz berpotensi melewatkan sejumlah pertandingan penting di awal musim. Jika hanya cedera ringan, ia bisa pulih dalam waktu satu bulan. Namun bila cedera ini tergolong serius, sang pemain bisa absen hingga setahun penuh.
Drama Bursa Transfer: Alexander Isak Ungkap Kekecewaan Terhadap Newcastle United
Sejak bergabung dengan Arsenal, Havertz mencatatkan 29 gol dan 13 assist dari 88 penampilan. Sebelumnya, saat membela Chelsea, dia sukses mengoleksi 32 gol dan 16 assist dari 139 laga. Statistik itu membuktikan perannya yang cukup vital sebagai pemain serba bisa di lini serang.
Situasi Havertz membuat Arsenal diprediksi akan bergerak cepat di bursa transfer. Absennya sang pemain membuat Arteta kekurangan opsi di lini depan.
Menurut laporan dari media Inggris, Arsenal tengah mempertimbangkan mendatangkan penyerang tambahan sebelum jendela transfer musim panas ditutup. The Gunners sejatinya sudah mendatangkan Viktor Gyokeres dari Sporting Lisbon dengan nilai transfer mencapai 50 juta Poundsterling, atau setara Rp 1 triliun.
Striker asal Swedia itu bahkan sudah menjalani debut kompetitif saat melawan Manchester United. Namun, absennya Havertz tetap menyisakan celah di sektor serang, terutama untuk peran sebagai gelandang serang atau second striker.
Arsenal disebut masih memantau situasi winger Real Madrid, Rodrygo. Pemain asal Brasil itu diprediksi akan meninggalkan Santiago Bernabeu sebelum bursa transfer ditutup. Jika benar bergabung, Rodrygo bisa menjadi opsi ideal untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan Havertz.
Ingin Fit Seperti Penyerang Liverpool Mohamed Salah? Inilah Menu Diet Ala Egyptian King
Musim ini Arsenal dituntut tampil konsisten, tidak hanya di Premier League, tetapi juga di Liga Champions. Kedalaman skuad menjadi hal krusial, apalagi dengan jadwal padat yang menanti. Arteta tentu menyadari betul bahwa kehilangan satu pemain kunci bisa berdampak besar pada performa tim.
“Kehilangan Havertz jelas menjadi masalah. Arsenal butuh respons cepat di bursa transfer jika tak ingin krisis pemain menyerang semakin dalam,” tulis laporan dari Daily Mail menyoroti kondisi The Gunners.
Apalagi, Arsenal bukan satu-satunya klub papan atas yang aktif berburu pemain. Persaingan di bursa transfer kian ketat, dan The Gunners harus bergerak cepat jika tak ingin tertinggal dari rival-rival mereka.
Real Madrid vs Osasuna: Xabi Alonso Beri Nilai untuk Penampilan Franco Mastantuono dan Dean Huijsen
Hingga kini, pihak Arsenal masih menahan diri untuk memberikan pengumuman resmi terkait kondisi Havertz. Tim medis klub akan melakukan pemeriksaan lanjutan setelah pembengkakan pada lutut sang pemain mereda.
Situasi ini membuat fans The Gunners cemas. Banyak yang berharap cedera Havertz tidak tergolong serius sehingga ia bisa segera kembali merumput. “Kami menunggu kabar baik, semoga Kai tidak harus absen lama,” tulis salah satu fans Arsenal di media sosial.
Cedera Havertz menjadi ujian awal bagi Arsenal di musim 2025/2026. Absennya pemain asal Jerman itu tentu memberi dampak besar, baik dari sisi teknis maupun mental tim. Namun di sisi lain, kondisi ini bisa menjadi momentum bagi klub untuk segera berbenah dan memperkuat skuad lewat bursa transfer.
Kylian Mbappe Bawa Madrid Buka Musim Baru Dengan Kemenangan Atas Osasuna
Dengan waktu yang masih tersedia, Arsenal punya peluang untuk menghadirkan pemain baru yang bisa mengisi kekosongan tersebut. Apakah Rodrygo akan menjadi solusi, ataukah Arteta punya target lain yang lebih sesuai? Semua masih menunggu waktu.
Yang jelas, jika ingin tetap bersaing dengan Liverpool, Manchester City, dan tim besar lain di Premier League, Arsenal tak boleh berlama-lama. Cedera Havertz bisa jadi batu sandungan, tapi juga bisa menjadi alasan kuat bagi klub untuk memperkuat skuad demi menjaga asa meraih gelar musim ini.
