Info Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 yang Segera Dibuka

Rancakmedia.com – Segera terhubung ke dashboard www.prakerja.go.id untuk mendapatkan informasi pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja ke-22.

Saat ini masyarakat sedang menunggu informasi pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja ke-22 setelah Gelombang 21 berakhir pada Minggu, 19 September 2021.

Oleh karena itu, baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui informasi tentang pembukaan pendaftaranprakerj Kartu Prakerja Gelombang 22 dan penjelasan mengapa Anda harus login ke dashboard www.prakerja.go.id.

Namun sebelum masuk ke dashboard www.prakerja.go.id, teliti dulu kriteria masuk program Kartu Prakerja gelombang 22 sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Calon peserta Kartu Prakerja harus berusia 18 tahun ke atas.
  3. Calon anggota Kartu Prakerja tidak sedang mengikuti pendidikan formal.
  4. Sedang mencari pekerjaan, pekerja/buruh yang di-PHK, atau pekerja/buruh yang perlu ditingkatkan kompetensi kerjanya, seperti pekerja/buruh yang di-PHK dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.
  5. Bukan penerima bantuan sosial lainnya (bansos) selama wabah Covid-19.
  6. Dalam 1 Kartu Keluarga (KK) hanya diperbolehkan maksimal 2 NIK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22

Selain itu, ada persyaratan tambahan bagi calon pelamar Kartu Prakerja yang dijamin tidak lolos seleksi Gelombang 22, yaitu sebagai berikut:

  1. Pejabat negara.
  2. Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
  3. Aparatur Sipil Negara (ASN).
  4. Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).
  5. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
  6. Kepala Desa dan Perangkat Desa.
  7. Direksi, komisaris, dan dewan pengawas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) (BUMD).
🔥TRENDING:  Daftar Gaji PPPK Guru Honorer Golongan I-XVII Lengkap dengan Tunjangan dan Hak Cuti Cek Disini

Tentang informasi pendaftaran Kartu Prakerja Batch 22, hingga artikel ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai jadwal pembukaan Gelombang 22. Untuk mengetahui kapan pendaftaran Kartu Prakerja ke-22 dibuka, Anda dapat terus menonton situs resmi Kartu Prakerja dengan masuk ke dashboard www.prakerja.go.id.

Hal ini karena nantinya pada dashboard www.prakerja.go.id akan muncul pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 22 dan masyarakat dapat mengklik “Join” untuk mengikuti pemilihan gelombang. Selain memantau dashboard www.prakerja.go.id, masyarakat juga dapat secara rutin mengecek akun Instagram resmi Kartu Prakerja @prakerja.go.id.

Penyelenggara Kartu Prakerja sudah menyatakan akan memberikan informasi jadwal pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja melalui media sosial resmi mereka. Sebagai informasi, pemerintah akan melanjutkan program Kartu Prakerja dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pada 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp11 triliun.

🔥TRENDING:  Cara Dapat KPR Hanya Dengan Modal Tabungan Bersaldo Rp 2 Juta

Pada tahun 2022, Kartu Prakerja akan dimasukkan ke dalam pos perlindungan masyarakat yang dianggarkan sebesar Rp153,7 triliun.

Kesimpulan Mengenai Info Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22:

Masyarakat menunggu info pendaftaran Kartu Prakerja ke-22 setelah Gelombang 21 berakhir pada Minggu, 19 September 2021. Segera sambungkan ke dashboard www.prakerja.go.id untuk mengetahui apakah sudah memenuhi persyaratannya. kriteria untuk memasuki program.

Calon peserta harus berusia 18 tahun ke atas;. Sedang mencari pekerjaan, pekerja/buruh yang diberhentikan, atau yang perlu ditingkatkan kompetensi kerjanya;. Bukan penerima bantuan sosial (bansos) lainnya selama wabah Covid-19;.

Dalam 1 Kartu Keluarga (KK) hanya diperbolehkan maksimal 2 NIK yang menjadi Penerima Kartu Pra Kerja. Kartu Prakerja Gelombang 22 akan disebut Gelombang 22 dan masyarakat dapat melakukan pendaftaran dengan login ke dashboard www.prakerja.go.id.

Hingga artikel ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai jadwal pembukaan Gelombang 22. Pada 2022, kartu prakerja akan dimasukkan ke dalam pos perlindungan masyarakat yang dianggarkan sebesar Rp153,7 triliun.

Back to top button