Advertisement

Cara Daftar UMKM Online Gratis Dapat Blt Rp 1,2 Juta

Rancakmedia.com – Pelajari cara untuk daftar umkm online terbaru dan dapatkan blt 1.200.000. Bagi yang belum mendaftar, simak cara daftar UMKM online terbaru dan dapatkan 1,2 juta BLT di bawah ini.

Kabar gembira bagi pelaku usaha kecil dan menengah, pemerintah disebut-sebut akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para pelaku usaha yang terdampak wabah Covid-19.

Untuk daftar UMKM secara online, kamu harus melalui beberapa langkah. Namun, BLT tidak tersedia untuk semua pelaku usaha. Pelaku UMKM yang ingin mendapatkan BLT 1,2 juta harus terlebih dahulu memenuhi sandarr tertentu. Simak percakapan lengkapnya di artikel ini.

Apa Itu UMKM?

Jika ingin tahu apa kepanjangan dari UMKM, itu adalah ungkapan yang mengacu pada jenis usaha yang dijalankan dalam skala kecil atau mikro oleh seorang individu atau rumah tangga atau unit usaha kecil lainnya.

Dari sisi kualitas, UMKM mengalami peningkatan yang cukup besar berkat dukungan dan kepedulian pemerintah yang kuat terhadap pelaku UMKM. UMKM dipkamung sebagai salah satu tumpuan ekonomi utama bagi masyarakat.

Terutama dalam hal memampukan masyarakat untuk mandiri dalam bidang ekonomi masyarakat. Dengan dukungan yang besar dari pemerintah, UMK diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan struktur perekonomian Indonesia. Selanjutnya, untuk meramalkan keadaan sektor ekonomi ke depan.

Kriteria Golongan UMKM

Ada beberapa jenis UMKM, masing-masing dengan karakteristik yang unik. Berikut ini adalah syarat-syarat perusahaan untuk masuk dalam daftar UMKM:

Kriteria Golongan UMKM

Usaha Kecil

Usaha mikro yang dapat disebut sebagai UMKM adalah usaha yang pendapatannya melebihi Rp. 300.000.000, dan memiliki nilai bersih minimal Rp. 50.000.000. Sedangkan kriteria UKM adalah usaha yang dimiliki oleh perorangan atau organisasi usaha kecil.

Usaha Menengah

Jika pendapatan perusahaan minimal, dikatakan bisnis kecil. UMKM yang tergabung dalam kelompok ini memiliki total keuntungan yang bervariasi mulai dari sekitar Rp. 300.000.000 sampai Rp. 2.500.000.000.

Usaha kecil dan menengah melengkapi daftar. Usaha yang tergolong usaha menengah adalah usaha yang dimiliki oleh orang, kelompok, atau badan usaha yang telah mengacu pada kaidah usaha berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, usaha menengah memiliki total keuntungan sekitar Rp 2.500.000.000 hingga Rp 50.000.000.000 setiap tahun. Dan memiliki kekayaan bersih sebesar Rp500.000.000 dalam waktu satu tahun.

Manfaat Daftar UMKM Online

Dari uraian di atas terlihat jelas bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah usaha yang dimiliki dan dijalankan oleh perorangan, keluarga, atau kelompok kecil lainnya. Karena sifat dan ukurannya yang kecil, UMKM dapat ditangani oleh banyak orang dengan uang yang minim.

Meski tergolong perusahaan kecil, sebaiknya pelaku usaha mendaftarkan perusahaannya ke UMKM untuk mendapatkan izin usaha. Mendapatkan izin usaha adalah cara yang pasti untuk membantu perusahaan kamu tumbuh di masa depan. Selain itu, bisnis juga dapat memperoleh subsidi dari pemerintah asalkan memenuhi persyaratan dan ketentuan.

Bagaimana cara mendapatkan 1,2 juta BLT dengan mendaftar UMKM online terbaru? Ada cara sederhana untuk mencapainya. Prosedur pendaftaran dapat dilakukan secara online pada URL yang disediakan. Selain itu, tidak ada pembayaran bagi pelaku usaha yang ingin mendaftar.

Sertifikat Usaha harus diminta sebelum kamu dapat mengajukan permohonan dukungan pemerintah dalam bentuk Sumbangan Usaha Mikro Produktif (BPUM) atau lebih dikenal dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) (SKU).

Apa yang dimaksud dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Bagi yang belum tahu, Bantuan Langsung Tunai atau BLT merupakan kontribusi pemerintah untuk membantu UMKM yang terdampak wabah Covid-19. Salah satu syarat yang harus dipenuhi pelaku usaha untuk mendapatkan BLT adalah memiliki SKU.

Jika perusahaan tergolong UMKM, akan diberikan SKU. Karena sangat penting bagi pelaku usaha untuk mendaftarkan UKM. Selain itu, BLT bertujuan untuk membantu pelaku UMKM yang belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank.

Perusahaan dihimbau untuk mengikuti program KUR super mikro jika mereka telah menerima pinjaman di masa lalu dan telah melakukannya dengan baik.

Persyaratan Daftar UMKM Online

Website resmi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dapat dilihat melalui panduang mikro kecil mencantumkan syarat pendaftaran UMKM online terbaru dan menerima 1,2 juta BLT.

Perhatikan baik-baik persyaratan sebelum mendaftar jika ada perubahan. Prasyarat saat ini untuk mendapatkan BLT adalah sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Mempunyai Kartu Tanpa Penduduk (KTP) atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  3. Mempunyai badan usaha mikro.
  4. Tidak menerima atau sedang menerima kredit maupun pembiayaan dari KUR atau pihak perbankan.
  5. Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
  6. Bukan pegawai BUMN atau BUMD.
  7. Bukan TNI atau Polri.
  8. Bila KTP pelaku usaha mikro tidak setempat dengan domisili badan usaha, maka bisa menyertai Surat
  9. Keterangan Usaha atau (SKU).

Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM akan bertindak sebagai pengusul jika pengajuannya diotorisasi. Nantinya, data calon penerima BLT UMKM akan diperiksa dan disetujui oleh Dinas Koperasi dan UMKM.

Jika permohonan disetujui, perwakilan perusahaan dapat mendatangi Kantor Koperasi dan UMKM terdekat dengan tempat tinggalnya untuk mengambil dokumen yang diperlukan.

Syarat untuk Daftar dan Menerima BLT UMKM

Pelamar harus memenuhi kriteria tertentu untuk dipertimbangkan untuk BLT. Persyaratan untuk memperoleh BLT UMKM adalah sebagai berikut:

Baca Juga:  Cara Cek Penerima Bantuan BPUM atau UMKM

Syarat untuk Daftar dan Menerima BLT UMKM

  1. Nama lengkap pelaku usaha.
  2. Jenis badan usaha.
  3. Alamat tempat tinggal terbaru.
  4. Nomor telepon.
  5. KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  6. Nomor Kartu Keluarga (KK).

Cara Daftar UMKM Online dan Dapatkan BLT 1,2 Juta

Cara mendaftar sebagai UMKM tidak sulit. Di tahun 2022, kamu akan mendaftarkan semua yang perlu kamu ketahui tentang mendaftar UMKM online terbaru. Pastikan untuk membacanya dengan seksama agar tidak ada tahapan yang terlewatkan. kamu dapat melihat seluruh presentasi di sini:

Buat Akun Baru

  1. Pertama yang perlu dipersiapkan adalah akun. Buka browser pada ponsel atau PC. Buat akun baru, lalu masuk ke laman oss.go.id.
  2. Selanjutnya, akan muncul jendela baru yang berisi informasi Perizinan Berusaha. Klik tombol tersebut, baru pilih Perseorangan.
  3. Langkah selanjutnya pilih menu yang sesuai dengan jenis usaha
  4. Pilih menu Registrasi NIB (Nomor Induk Berusaha) Perseorangan Mikro untuk usaha mikro perorangan, atau
  5. Pilih menu Registrasi NIB (Nomor Induk Berusaha) Perseorangan Kecil untuk usaha kecil perorangan.

Lengkapi Formulir Data Diri

  1. Pemohon akan diarahkan ke halaman yang berisi formulir data pribadi pemohon. Isilah bagian yang kosong dengan informasi yang benar dan dapat diterima.
  2. Setelah kamu mengisi formulir data pribadi, pilih opsi Simpan, lalu klik Lanjutkan.
  3. Langkah selanjutnya cukup kritis, klik menu Tambah Bisnis pada form data bisnis.
  4. Isi semua info penting pada formulir.
  5. Setelah selesai, klik Simpan, lalu pilih Berikutnya.
  6. Jika pelaku UMKM memiliki lebih dari satu badan usaha, maka klik Tambah Usaha lagi sampai semua badan usaha terdaftar.
  7. Kemudian pilih Berikutnya.

Izin Lokasi dan Izin Lingkungan

Formulir Business Infrastructure Loyalty memungkinkan para pelaku UMKM untuk mengajukan Izin Lokasi dan Izin Lingkungan. Kemudian pilih Berikutnya.

Cek Kembali Data yang diisi

Setelah mengisi data NIB dan izin usaha yang sesuai, periksa kembali ringkasan data yang telah diisi, kemudian preview draft NIB, Izin Usaha, Izin Lokasi, dan Izin Lingkungan pada draft NIB dan Izin Usaha. Klik simbol. Centang kotak penafian jika datanya akurat. Selanjutnya, pilih Proses NIB.

Pengujian Dokumen NIB (opsional)

Untuk melanjutkan ke tahap opsional berikutnya, pelaku UMKM dapat mengakses dan menyerahkan dokumentasi NIB serta Izin Usaha dan Lingkungan, serta Izin Lokasi untuk Keluaran NIB. Melalui opsi QR Business License Preview, pelaku UMKM juga dapat mencetak data dalam bentuk QR.

Pelaku UMKM dapat melanjutkan ke Proses Izin Komersial/Operasional setelah menyelesaikan proses pendaftaran UMKM online terbaru dan mendapatkan BLT 1,2 juta atau lebih. Namun, proses ini hanya dilakukan bila diperlukan.

Tahap Proses Ijin Komersial/Operasional

Beberapa jenis usaha mungkin memerlukan izin komersial atau operasional. Ikuti tindakan sederhana ini untuk menangani proses ini:

  1. Masuk ke menu Aplikasi UMKM dan pilih Izin Komersial/Operasional sambil tetap berada di halaman yang sama.
  2. Selanjutnya berikan nomor NIB atau nama kegiatan usaha tersebut. Jika demikian, pilih NIB dengan menekan tombol Select NIB.
  3. Sistem akan memproses permintaan tersebut, akan muncul jendela yang menampilkan informasi tentang daftar bisnis pemohon.
  4. Kemudian pilih aktivitas bisnis dari menu yang muncul.
  5. Pilih Izin Komersial/Operasional dari formulir Izin.
  6. Bidang kosong formulir harus diisi oleh pemohon. Setelah selesai, pilih Lanjutkan dan Simpan.
  7. Draf Izin Komersial/Operasional dapat dilihat dan diperiksa oleh pemohon dengan mengklik tombol Pratinjau Izin.
  8. Setelah itu, pilih Berikutnya dan Simpan.
  9. Terakhir, pilih Preview Izin Komersial/Operasional pada tampilan Output Izin Komersial/Operasional untuk melihat data yang sudah berhasil terbit pada OSS.

Daftar UMKM Online dan Dapatkan Rp1,2 Juta

Bagi pengusaha mikro yang ingin mendaftar program BLT UMKM, pengusaha mikro dapat mendatangi pengusul yang ditunjuk,

di antara mereka yang dicalonkan sebagai pengusul adalah:

  1. Instansi pemerintah bekerja sama dengan koperasi dan UKM.
  2. Otoritas Jasa Keuangan menyelenggarakan daftar bank, kementerian, lembaga pemerintah, dan lembaga keuangan lainnya entitas (OJK).
  3. Koperasi formal yang diakui sebagai organisasi hukum.
  4. Kunjungi salah satu kandidat yang tercantum di atas yang berdomisili di wilayah asal pemohon. Ketika waktunya tepat, pengirim akan mengungkapkan rincian lebih lanjut. Pelajari lebih lanjut tentang prosedur pendaftaran.
  5. Dokumen yang relevan, seperti PIN atau nomor KTP Elektronik, kartu keluarga dan nomor SKU atau NIB-IUMK, dan foto bisnis, harus dibawa bersama kamu saat janji temu wawancara. Beberapa kandidat mungkin memerlukan file tambahan, jadi periksalah sebelum melamar.

Cara Cek penerima BLT UMKM Online

Seperti diketahui, badan usaha yang telah terdaftar sebagai UMKM akan mendapatkan bantuan dan kontribusi tambahan dari pemerintah berupa BLT senilai Rp1,2 juta, khusus untuk usaha mikro, kecil, dan menengah.

Pelaku UMKM dapat memverifikasi memiliki BLT atau tidak dengan menggunakan cara berikut setelah mendaftar secara online menggunakan metode terbaru dan menerima 1,2 juta BLT:

Cara Cek Penerima BLT UMKM di Bank BNI

  1. Pertama, akses portal banpresbpum.id, lalu login ke akun pelaku UMKM.
  2. Setelah itu, masukkan nomor ID kamu.
  3. Tekan tombol Pencarian.
  4. Apakah kamu memutuskan untuk tidak mendaftar sebagai penerima BLT 2022, jendela pop-up akan muncul menanyakan apakah kamu masih ingin melakukannya.

Cara Cek Penerima BLT melalui Bank BRI

  1. Klik URL eform.
  2. Masuk ke akun pelaku UMKM.
  3. Kemudian masukkan nomor KTP kamu.
  4. Ketik kode verifikasi untuk menyelesaikan transaksi.
  5. Pilih prosedur Permintaan.
  6. Akan ada informasi apakah mereka termasuk penerima BLT 2022 atau tidak.
Baca Juga:  Syarat Penerima dan Cara Pencairan BLT Subsidi Gaji 2021

Cara Cek Penerima BLT UMKM Terbaru

Sayangnya, pendekatan ketiga hanya dapat digunakan untuk memverifikasi penerima hibah UMKM BLT di DKI Jakarta. Ini adalah metode cepat dan sederhana:

  1. Buka browser dan buka bpum.bidukm.enter.web.id di address bar kamu.
  2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan pada kolom yang diberikan.
  3. Setelah itu, klik Cari.
  4. Sistem akan menampilkan halaman penyedia data UMKM penerima BLT.
  5. Menurut BRI, penerima BLT akan mendapatkan SMS konfirmasi penerimaan BLT.
  6. Isi pesan yang disampaikan kepada penerima BLT pada tahun 2021 sama dengan pada tahun 2020, dimana terdapat pemberitahuan untuk memeriksa dan mencari uang BLT di kantor BRI setempat sambil membawa KTP elektronik.
  7. Namun, jika pesan seperti di atas belum terkirim ke ponsel pelaku UMKM, itu indikasi pelaku UMKM tersebut tidak terdaftar sebagai penerima BLT.

Cara Mencairkan Bantuan BLT UMKM

Penerima BLT UMKM akan mendapatkan komunikasi dari PT Pos Indonesia, Bank BUMD, atau bank BUMN, tergantung lokasinya. Apabila penerima BLT tidak memiliki rekening di bank rekanan, maka akan dibuat rekening baru oleh bank tersebut.

Bantuan seperti apa yang dapat kamu harapkan jika kamu mendaftarkan UMKM kamu secara online menggunakan pendekatan terbaru dan mendapatkan 1,2 juta BLT? Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus diambil:

  1. UMKM penerima BLT datang ke agen distribusi sambil membawa dokumen terkait.
  2. Berkas tersebut berisi Kartu Keluarga (KK), fotokopi NIB atau SKU, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) (KTP) elektronik.
  3. Verifikasi identitas penerima BLT UMKM dengan menkamutangani halaman tanggung jawab setelah kamu melakukannya.
  4. Verifikasi dan konfirmasi data dan dokumentasi penerima manfaat UMKM.
  5. Lembaga penyalur akan mengirimkan BLT ke penerima segera setelah divalidasi.

Cara Mencairkan BLT UMKM Melalui Reservasi

UMKM BLT biasanya harus menunggu dalam barisan besar di bank penyalur sebelum mereka dapat memperoleh bagian dari uang mereka. Untuk menghindari hal ini. UMKM penerima BLT dapat melakukan reservasi online terlebih dahulu melalui BRI pada Formulir Sistem Reservasi.

Cara Mencairkan BLT UMKM Melalui Reservasi

Dengan melakukan reservasi, UMKM penerima BLT akan terjamin kuota antriannya. Berikut tata cara reservasi online penarikan dana BLT:

  1. Buka browser di ponsel. Setelah itu, buka eform.bri.co.id/bpum untuk mengisi informasi kamu.
  2. Penerima yang berhasil melengkapi persyaratan akan diarahkan langsung ke halaman reservasi. Namun jika tidak maka tidak akan diteruskan ke halaman reservasi.
  3. Kemudian pada kolom yang tersedia isikan informasi penerima BLT, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), provinsi, kota atau kabupaten, unit kerja, dan jadwal antrian.
  4. Masukkan kode verifikasi jika sudah semua dan kamu yakin.
  5. Setelah itu, kamu akan melihat nomor kutipan di layar.
  6. Nomor ini harus dipertahankan, baik dengan menuliskannya atau dengan mengambil snapshot.
  7. Penerima program BLT hanya datang pada jadwal yang telah ditentukan. Namun jika terlewat, penerima BLT harus melakukan reservasi kembali.

Alasan Kenapa Tidak Mendapatkan BLT UMKM

BLT UMKM tidak tersedia untuk semua usaha mikro. Karena mereka melanggar atau tidak memenuhi standar yang diperlukan. Berikut kelompok pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan BLT UMKM:

  1. Anggota TNI/Polri dan pekerja BUMN/BUMD, serta pegawai ASN dan ASN membuat hingga mayoritas pelaku usaha mikro.
  2. Bank menyediakan kas operasional dan/atau pinjaman investasi kepada usaha mikro.
  3. Usaha mikro adalah warga negara asing (WNA).
  4. Bagi individu yang memenuhi syarat untuk mendapatkan BLT, dapat mengikuti teknik pendaftaran UMKM online saat ini dan mendapatkan 1,2 juta BLT untuk membangun usaha yang sudah beroperasi.
  5. Pada saat terjadi wabah Covid-19, BLT mungkin dapat melestarikan usaha, khususnya usaha mikro.

Kesimpulan

Pemerintah disebut-sebut akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para pelaku usaha yang terdampak wabah Covid-19. Namun, BLT tidak tersedia untuk semua pelaku usaha, kamu bisa mempelajari terlebih dahulu tentang cara daftar, syarat dan cek penerima blt umkm sebelum mendaftar.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah usaha yang dimiliki dan dijalankan oleh perorangan, keluarga, atau kelompok kecil lainnya. UMKM dapat ditangani oleh banyak orang dengan sedikit uang karena sifat dan ukurannya. Mendapatkan izin usaha adalah cara yang pasti untuk membantu perusahaan kamu tumbuh di masa depan.

Back to top button