Advertisement

BLT Subsidi Gaji Diupayakan Oleh Menaker Akan Cair Pada Januari 2021

BLT Subsidi Gaji Diupayakan Oleh Menaker Akan Cair Pada Januari 2021 – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah akan mengusahakan pencairan BLT bantuan upah untuk karyawan yang belum dapat BLT bantuan upah untuk tahun bujet 2020. BLT bantuan upah dengan keseluruhan Rp2,4 juta untuk karyawan dengan upah di bawah Rp5 juta.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menulis ada 110.762 karyawan yang belum terima kontribusi bantuan gaji (BSU) atau BLT bantuan upah pada gelombang 1 dan 159.727 karyawan di gelombang 2, hingga keseluruhannya ialah 270.489 karyawan tidak memperoleh BLT bantuan upah.

Ada banyak hal yang membuat 270 ribu karyawan ini tidak bisa BLT bantuan upah. Diantaranya masalah rekening. Diakuinya ada rekening yang tidak bisa tersalurkan karena banyak hal seperti duplikasi data, nomor rekening yang tidak benar, rekening telah tutup atau terblokir sebab pasif dalam periode waktu lama, dan rekening tidak sesuai NIK, dipeti-eskan.

“Untuk mengakhiri persoalan itu ada masalah saat yang terbatas sebab akhir Desember 2020 semua dana tersisa harus dibalikkan ke kas negara seperti ketetapan Ketentuan Menteri Keuangan,” kata Ida.

Politisi PKB itu menambah jika uang yang dibalikkan ke kas negara selaku wujud pertanggungjawaban keuangan, ingat tahun bujet 2020 usai sudah. Tetapi Ida pastikan, yang menerima BSU yang datanya telah benar dan tidak ada permasalahan, pendistribusian akan diusahakan untuk diteruskan kembali.

“Jadi semoga di bulan Januari ini rekonsiliasi data dengan bank penyalur telah usai dilaksanakan, maka kita mintakan kembali pada daftar negara untuk salurkan kembali,” katanya.

Sementara, berkaitan pendistribusian BLT bantuan upah tahun 2021, ia tidak dapat memberi kejelasan pendistribusiannya kembali.

“Untuk tahun bujet APBN 2021, kami memanglah belum terima perintah untuk salurkan kembali program BSU. Kami telah mempunyai hasil penilaian yang akan kami beri dan dikoordinasikan dengan Kemenko Ekonomi. Bila keadaan ekonomi kita belum kembali normal, saya anggap dialog mengenai Program BSU ini kita dapat pikirkan untuk dapat dilaksanakan kembali di tahun 2021,” ucapnya.

Sumber : okezone.com

Cek Berita dan Artikel Rancakmedia.com Lainnya di Google News

Tombol kembali ke atas