Advertisement

Ikuti Tips Berikut Ini Untuk Menghemat Biaya Listrik Selama di Rumah Aja

Ikuti Tips Berikut Ini Untuk Menghemat Biaya Listrik Selama di Rumah Aja – Mengirit jadi salah satunya langkah untuk mengelola keuangan. Misalkan dengan mengurus pengeluaran ongkos listrik setiap hari, sebaik-baiknya. Apa lagi sepanjang wabah Covid-19, banyak rutinitas di dalam rumah saja, yang membuat ongkos listrik jadi membesar.

SOP Manajer Inner City Management Hidayat menjelaskan ada beberapa hal yang dapat dilaksanakan untuk mengirit listrik. Dimulai dari menukar lampu yang lebih irit energi sampai kurangi pemakaian piranti elektronik memiliki daya listrik besar.

“Kuncinya ialah mengendalikan penggunaan listrik dengan bijak. Selain mengirit pengeluaran, ini berguna juga baik pada lingkungan,” kata Hidayat.

Di bawah ini panduan yang bisa dilaksanakan yang tinggal di rumah atau apartemen supaya pemakaian listrik lebih hemat:

  • Manfaatkan cahaya alami.

Jangan biarkan lampu menyala seharian. Penghuni dapat mengganti cahaya lampu dengan cahaya alami dari sinar matahari yang masuk dari jendela apartemen maupun rumahnya. Pemanfaatan cahaya matahari dapat dilakukan hingga sore hari dalam membantu penghuni beraktivitas.

  • Gunakan lampu hemat energi.

Untuk pencahayaan di malam hari, penghuni dapat menggunakan lampu LED yang mengonsumsi daya lebih kecil. Meskipun harganya relatif lebih mahal, namun lampu LED jauh lebih hemat energi, selain itu cahaya dari lampu LED juga lebih terang ketimbang lampu pijar biasa.

  • Cabut stop kontak yang tidak digunakan.

Kebiasaan membiarkan steker yang sudah tidak digunakan tetap menancap di stop kontak adalah hal yang salah. Sekarang, biasakan untuk selalu mencabut steker dari stop kontak apabila sedang tidak dipakai. Hal ini juga sebagai cara untuk menghindari kerusakan pada perangkat elektronik yang kita miliki.

  • Kurangi penggunaan perangkat elektronik berdaya tinggi.

Air Concit, kulkas, dispenser, microwave, rice cooker dan sebagainya memang dibutuhkan keberadaannya khususnya di unit apartemen.

Namun, yang perlu penghuni perhatikan adalah memilih perangkat elektronik yang berdaya rendah untuk menghindari beban tarif listrik yang terlalu tinggi nantinya. Selain itu, selalu cek fungsi juga performa dari alat elektronik yang dimiliki.

Contohnya, AC yang tidak terawat semakin lama akan semakin menyedot listrik lebih lama, sehingga pemilik harus lebih memerhatikan fungsi dari alat tersebut apakah performanya masih baik atau harus waktunya di service.

  • Manfaatkan ventilasi udara.

Mematikan AC juga dapat menghemat listrik dan mengurangi dampak terjadinya pemanasan global. Solusinya, para penghuni bisa memanfaatkan sirkulasi udara yang alami dari ventilasi atau juga bisa membuka jendela balkon untuk membiarkan udara masuk ke ruangan.

Tidak hanya itu, menggunakan kipas angin juga dapat menghemat listrik karena daya yang dibutuhkan sangatlah rendah jika dibandingkan AC.

Terakhir, Hidayat juga mengingatkan agar masyarakat lebih memerhatikan kabel-kabel tidak terpakai seperti televisi, charger ponsel, atau komputer untuk dicabut. Selain membuat listrik mengalir percuma, hal ini juga berbahaya karena memicu korsleting listrik.

Sumber : suara.com

Related Articles

Back to top button