Cara Daftar Bantuan BPUM BRI Online

Lutfi

Cara Daftar Bantuan BPUM BRI Online

Rancakmedia.com – Sebelum menjelaskan bagaimana cara daftar BPUM BRI online dan penyaluran BLT UMKM 1,2 juta ada baiknya untuk mengetahui informasi tentang BPUM itu sendiri terlebih dahulu. Termasuk syarat dan ketentuan di mana kamu memenuhi syarat untuk mendaftar.

Pada dasarnya BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro), juga dikenal sebagai BLT UMKM, adalah inisiatif pemerintah yang ditujukan untuk mendukung pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha yang terkena dampak epidemi.

Modal usaha yang diberikan pemerintah sebesar Rp 1,2 juta per orang merupakan bentuk bantuan tersebut. Untuk penyalurannya sendiri, pemerintah telah menganggarkan hingga 15,3 triliun dan akan dialokasikan untuk 12,8 juta pelaku usaha UMKM.

Adapun penyaluran bantuan ini mungkin melalui banyak bank ternama, antara lain BRI, BPD. BNI dan Bank Mandiri. Sementara itu, URL yang diberikan memungkinkan kamu melakukan pemeriksaan sendiri.

Apa Saja Keunggulan Dari BPUM BRI

Informasi Cara Daftar BPUM BRI Online dan Penyaluran 1,2 Juta BLT UMKM tentunya cukup penting bagi para pelaku usaha UMKM. Karena berbagai manfaat yang akan diperoleh penerima dari bantuan keuangan tersebut. Berikut ini adalah beberapa manfaat BPUM:

Membantu Mengurangi Tingkat Pengangguran

Berdasarkan data BPS, hasil survei mengungkapkan hingga Mei 2021 akan ada penambahan sedikitnya 760 ribu orang memulai usaha baru (UMKM) dengan peningkatan 4,5 juta tenaga kerja informal.

Pemberian bantuan BPUM kepada pelaku usaha rupanya memberikan bekal yang bermanfaat bagi kegiatan usaha para pelaku UMKM. Terbukti, bantuan tersebut cukup efektif menurunkan angka pengangguran yang muncul akibat wabah tersebut.

Mendorong Munculnya Wirausahawan Baru

Meski dari segi jumlah tidak terlalu signifikan, namun pemberian bantuan BPUM juga penting untuk mendorong munculnya wirausahawan baru. Kehilangan pekerjaan dapat menyebabkan terciptanya bisnis baru, oleh karena itu sangat mungkin terjadi.

Pengusaha yang sebelumnya mengalami masalah keuangan dan harus menutup usahanya sekarang memiliki kesempatan untuk memulai usaha baru yang lebih menjanjikan. Penyediaan BPUM diharapkan dapat memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi pelaku UMKM.

Mengembangkan UMKM

Bantuan permodalan dari pemerintah melalui program BPUM juga penting untuk menumbuhkan operasional UMKM yang telah dicanangkan. Tujuannya agar UMKM bisa semakin berkembang dan membuka prospek kerja baru yang bisa menampung para penderita PHK.

Persyaratan Mendapatkan Bantuan BPUM BRI

Syarat dan ketentuan bantuan BPUM pemerintah harus dipahami oleh semua usaha kecil dan menengah (UKM). Persyaratan untuk meminta bantuan BPUM antara lain:

  1. Pelaku usaha UMKM belum pernah menerima BPUM.
  2. Telah menerima BPUM pada tahun anggaran sebelumnya.
  3. Saat ini belum mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank.
  4. Apakah orang Indonesia dianggap sebagai warga negara? (warga Indonesia).
  5. Manfaatkan E-KTP (Kartu Tkamu Penduduk Elektronik).
  6. Pelaku usaha dengan KTP dan alamat usaha yang berbeda harus memiliki SKU.
  7. Memiliki usaha mikro sesuai dengan surat usulan pemohon BPUM penerima dari pengusul beserta bahan pendukungnya.
  8. Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/POLRI dan pekerja BUMN dan BUMD.

Cara Cek Bantuan BPUM BRI

Sebagian dari kamu para pelaku usaha tentu tertarik untuk mengetahui apakah kamu terdaftar sebagai penerima bantuan BPUM tahun ini atau tidak. Maka sebelum kamu melakukan teknik daftar BPUM BRI online dan pencairan BLT UMKM 1,2jt ada baiknya kamu cek terlebih dahulu melalui telpon.

Berikut cara melihat apakah kamu memiliki bantuan BPUM:

  1. Pertama, silahkan akses website BRI e-Form di https://eform.bri.co.id/bpum.
  2. Jika sudah, kamu cukup mengisikan nomor KTP atau NIK pada kolom yang tersedia.
  3. Masukkan kode verifikasi seperti yang ditunjukkan.
  4. Kemudian klik judul Proses Permintaan di kolom sebelah kiri.
  5. Tunggu hingga proses selesai.
  6. Selain itu, kamu akan mendapatkan kabar apakah kamu telah disetujui untuk mendapatkan bantuan BPUM atau tidak.

Selain itu, portal banpresbpum.id memberikan akses data penerima bantuan selain pengecekan ketersediaan bantuan BPUM melalui e-Form BRI:

  1. Langkah awal adalah mengakses website banpresbpum.id di perangkat mobile kamu dan memasukkan nomor NIK atau KTP kamu.
  2. Kemudian klik opsi Cari dan coba cek apakah nama kamu terdaftar sebagai penerima bantuan BPUM atau tidak.
  3. Kamu dapat segera memulai proses pencairan jika kamu telah terdaftar sebagai penerima.

Jika dari hasil pengecekan ternyata nama kamu belum terdaftar, bisa jadi karena data sedang dalam proses atau mungkin ada kondisi yang belum sepenuhnya terpenuhi.

Selain verifikasi melalui e-Form BRI atau website banpresbpum.id, biasanya calon penerima bantuan BPUM juga akan mendapatkan notifikasi melalui SMS dari bank penyalur. Jika kamu mendapatkan SMS, kamu harus segera ke bank untuk memulai proses pencairan.

Cara Daftar BPUM BRI Online dan Dapatkan 1,2 Juta BLT untuk UMKM

Pada dasarnya, uang bantuan BPUM diberikan kepada pelaku usaha UMKM yang terkena dampak wabah tersebut. Jika kamu seorang pelaku usaha dan telah memenuhi berbagai persyaratan yang disebutkan, maka kamu juga memiliki kemampuan untuk mendaftar sebagai calon penerima.

Bagi yang berminat mendaftar program bantuan BPUM dapat mengetahui cara mendaftar BPUM BRI secara online dan mendapatkan 1,2 juta BLT UMKM dalam panduan ini.

Cara Daftar BPUM BRI Online

Jika ternyata kamu tidak termasuk dalam daftar penerima bantuan BPUM meskipun sudah memenuhi semua persyaratan yang telah diberlakukan, maka tidak ada salahnya mencoba mendaftar secara online sebagai berikut:

  1. Langkah pertama untuk mengajukan bantuan BPUM adalah membuat akun dan login di website https://oss.go.id.
  2. Jika dapat melanjutkan dengan mengklik menu Perizinan Usaha kemudian mengklik opsi Perorangan.
  3. Selanjutnya tinggal klik Registrasi NIB (Nomor Registrasi Usaha) Perorangan Mikro bagi pemilik usaha mikro perorangan.
  4. Pelaku Usaha Kecil Perorangan juga dapat melakukan pendaftaran hanya dengan menekan tombol Pendaftaran NIB Perorangan Kecil.
  5. Langkah selanjutnya adalah Proses NIB dan Izin Usaha kemudian lengkapi kolom pada form Data Profil yang tersedia.
  6. Lanjutkan dengan mengklik Simpan lalu klik Lanjutkan.
  7. Silahkan klik menu Tambah Bisnis pada Formulir Data Bisnis.
  8. Kemudian isi data pada form Business Data, klik Save dan klik Next.
  9. Silakan lengkapi formulir Komitmen Infrastruktur Bisnis dan klik Berikutnya untuk mengakses aplikasi Izin Lokasi dan Izin Lingkungan. Terima kasih atas waktu dan minatnya.
  10. Jika semua data sudah diisi seluruhnya, maka kamu bisa melihat ringkasan data tersebut beserta previewnya di Draft NIB dan Izin Usaha.
  11. Setelah itu, yang harus kamu lakukan adalah mencentang kotak Disclaimer dan klik Process NIB untuk menyelesaikan prosesnya.
  12. Untuk memeriksa ulang, lihat NIB Keluaran dan Izin Usaha, serta dokumen Izin Lokasi, Izin Lingkungan, atau Izin Usaha yang berlaku.
  13. Izin Usaha yang ditampilkan kemudian dapat dicetak dalam bentuk QR menggunakan opsi Pratinjau Lisensi Bisnis QR.

Mengajukan tahap pengajuan, dapat dilakukan proses untuk Izin Komersial/Operasional. Untuk meminta bantuan BPUM BRI, kamu perlu mengajukan permohonan Izin Komersial/Operasional dengan cara sebagai berikut:

  1. Memilih IUMK dan kemudian Izin Komersial/Operasional dari menu Aplikasi adalah langkah pertama.
  2. Kamu dapat memilih nomor NIB atau Nama Aktivitas Bisnis kamu dan melanjutkan dengan mengklik Pilih NIB.
  3. Nanti akan muncul Daftar Kegiatan Usaha dan kamu bisa langsung klik Pilih Kegiatan Usaha.
  4. Pilih opsi Izin Komersial/Operasional untuk melanjutkan proses.
  5. Di bagian ini kamu dapat melengkapi semua data penting dan klik Berikutnya kemudian Simpan.
    Draf Izin Komersial/Operasional dapat dilihat dengan mengklik Izin Pratinjau, lalu mengklik Berikutnya dan Simpan untuk memeriksa.
  6. Untuk tahap terakhir, silahkan klik Preview Komersial/Izin Operasional yang telah diberikan oleh OSS pada menu Output untuk Izin Komersial/Operasional.
  7. Prosedur permohonan Izin Komersial/Operasional OSS telah selesai.

Cara Daftar BPUM BRI Offline

Bagi kamu yang memiliki usaha UMKM dan telah memenuhi semua persyaratan yang telah digariskan, dapat segera mendaftar. Selain pendaftaran online, kamu juga dapat mencoba mendaftar secara offline.

Namun, sebelum mendaftar, pastikan jenis usaha yang kamu bangun itu nyata dan sudah terbukti keberadaannya. Hal ini mutlak penting agar proses registrasi dapat berjalan dengan sukses.

Untuk tahap pertama dalam proses pendaftaran, kamu dapat datang dan mendaftar ke berbagai pihak yang dalam hal ini disebut sebagai Pemohon. Para pengusul tersebut antara lain:

  1. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di tingkat kota, kabupaten dan provinsi.
  2. Koperasi yang dibentuk secara formal.
  3. Kementerian dan Lembaga Terkait.
  4. Bank atau perusahaan pembiayaan yang telah terdaftar di OJK.
  5. Badan resmi yang bekerja sebagai penyalur kredit UMKM dari pemerintah.

Selanjutnya, pengusul yang diuraikan di atas akan mengumpulkan data pelaku UMKM yang mendaftarkan diri sebagai calon penerima bantuan. Hal ini penting karena pengusul memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan efektif.

Ada berbagai persyaratan yang harus disediakan untuk melengkapi data usulan calon penerima bantuan BPUM kepada pengusul, antara lain sebagai berikut:

  1. NIK (Nomor Induk Kependudukan) atau Nomor KTP.
    nama lengkap dan identitas.
  2. Alamat tempat tinggal seperti yang tertera pada KTP.
  3. Jenis usaha yang dimiliki.
  4. Salah satu yang sekarang digunakan.

SKU Bagi UMKM yang Beda Alamat

Sebelumnya, terungkap salah satu syarat yang harus dipenuhi pelaku UMKM sebagai pemohon bantuan BPUM adalah melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU) (SKU). Bagi kamu yang tempat usahanya tidak sama dengan yang ada di KTP, hal ini sangat penting.

Pelaku UMKM bisa segera mendapatkan SKU di kantor desa atau kepala desa setempat. Kepengurusan SKU tersebut selanjutnya akan dikirim ke kantor kecamatan dan disahkan oleh pihak yang berwenang.

Beberapa dokumen diperlukan untuk melacak SKU. Diantaranya surat pengantar dari RT dan RW, KK dan KTP. Pemberian SKU bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) menunjukkan bahwa usaha tersebut termasuk usaha yang dibidik.

SKU tersebut juga memberikan informasi bahwa pelaku usaha adalah benar-benar penduduk wilayah RT/RW di dalam kelurahan setempat. Masa berlaku SKU ini adalah 1 tahun, sehingga apabila masa berlakunya telah berakhir, pelaku usaha harus mengajukan kembali sesuai dengan kebutuhan.

Cara Membuat Surat Keterangan Usaha (SKU)

Bagi kamu yang ingin melampirkan SKU karena tempat usaha berbeda dengan domisili di KTP, kamu dapat langsung mengajukan SKU melalui berbagai langkah sebagai berikut:

  1. Buat pernyataan tentang keabsahan dan keakuratan dokumen dan data pendukung dalam surat lamaran kamu.
  2. Bea materai telah dilengkapi untuk surat permohonan.
  3. Sertakan surat pengantar dari RT atau RW setempat.
  4. Sertakan surat kuasa jika pengelolaan dialihdayakan kepada orang lain.
  5. Seperti halnya surat permohonan, surat kuasa juga dilengkapi dengan materai dan dilampirkan KTP pemberi kuasa.
  6. Cantumkan identitas yang jelas, antara lain KTP, Kartu Keluarga (KK), dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
  7. Pernyataan untuk tidak berjualan di jalan atau trotoar dan tidak mengganggu kepentingan umum juga harus dicantumkan dalam kontrak.
  8. Lampirkan snapshot lokasi bisnis yang jelas.
  9. Melampirkan surat perjanjian sewa tanah atau bangunan beserta identitas atau KTP pemilik bangunan.

Website resmi PTSP DKI Jakarta memiliki sejumlah formulir dan dokumen lengkap lainnya yang dapat diperoleh oleh kamu yang berdomisili di Jakarta. Dan jika semua persyaratan sudah lengkap, termasuk SKU, maka kamu bisa langsung mendaftar.

Syarat dan Cara Mencairkan Bantuan BPUM BRI

Bagi kamu yang ingin mencari bantuan BPUM, penting untuk mengetahui cara mendaftar BPUM BRI secara online dan menyalurkan 1,2 juta BLT UMKM. Jika kamu sudah terdaftar sebagai penerima manfaat, kamu harus tahu cara mendapatkan 1,2 juta BLT UMKM.

 

Syarat Pencairan Bantuan BPUM BRI

Setelah kamu terdaftar sebagai penerima bantuan BPUM dan berhak mendapatkan dana tunai sebesar 1,2 juta, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menarik dana tersebut. Adapun tahapan dan ketentuan pencairan bantuan BPUM adalah sebagai berikut:

  1. Jika kamu belum memiliki buku tabungan dan kartu ATM, bank akan segera membukakannya untuk kamu.
  2. Kedua, kamu harus membawa bukti identitas kamu, seperti KTP.
  3. Surat pernyataan
  4. SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) dan surat kuasa untuk penerimaan pembayaran BPUM disertakan.

Cara Pencairan Bantuan BPUM BRI Menggunakan Sistem Reservasi

kamu yang namanya tercantum dalam daftar penerima bantuan BPUM BRI dapat segera melakukan penarikan uang dari sistem reservasi di https://eform.bri.co.id/bpum. Melalui website ini kamu dapat mengetahui kuota antrian dan memilih lokasi UKO (Satuan Kerja Operasional) dan tanggal pencairan.

Cara pencairannya adalah sebagai berikut:

  1. Segera setelah nama kamu terdaftar sebagai penerima bantuan BPUM BRI, kamu akan dibawa ke halaman reservasi.
  2. Cukup isi data yang tersedia, mulai dari nomor KTP dan pindah ke tempat tinggal kamu, jadwal antrian kamu, dan informasi UKO apa pun. Itu saja.
  3. Jika semua data sudah lengkap termasuk kode verifikasi, maka akan muncul nomor referensi yang harus disimpan.
  4. Untuk menyelesaikan langkah reservasi, cukup masuk ke fasilitas UKO pada hari dan waktu yang dijadwalkan dan berikan NIK kamu sebagai tkamu pengenal.
  5. Sebagai catatan, jika kamu tidak datang sesuai jadwal maka kamu harus melakukan reservasi ulang.

Sesulit itukah mendaftar BPUM BRI secara online dan menyalurkan BLT UMKM 1,2 juta? Tentu saja! Pastikan nama kamu terdaftar sebagai penerima bantuan BPUM BRI dan segera salurkan 1,2 juta rupiah untuk modal selanjutnya usaha kamu.

Cara Daftar BPUM BRI Online 2022 Melalui Handphone

Bantuan Produktif Usaha Mikro merupakan salah satu Program Banpres pemerintah yang ditawarkan kepada masyarakat di masa wabah. Berikut panduan yang akan mengikuti kamu cara mendaftar BPUM BRI.

Bahkan setelah wabah COVID-19, pelaku usaha mikro tetap dapat mendaftar ke BPUM. Pasca wabah, usaha mikro menjadi prioritas pemerintah agar bisa produktif kembali. Berbagai inisiatif dari berbagai sektor ekonomi yang sempat terguncang didukung

Usaha mikro kecil dan menengah (juga dikenal sebagai UMKM) diminta untuk pindah dalam upaya membantu pembangunan ekonomi negara.

Alhasil, pelaku usaha yang tadinya tidak mampu untuk maju didorong untuk ikut serta mendaftarkan UMKM-nya guna mendapatkan pembiayaan BPUM.

Karena jenis bantuan BLT yang diberikan pemerintah yang menyasar usaha mikro, kecil, dan menengah, maka bantuan yang disalurkan sebesar Rp 2,4 juta.

Bantuan ini dapat dicairkan apabila pelaku usaha mikro telah terdaftar sebagai penerima manfaat dan memiliki persyaratan sebagai penerima BPUM.

Cara Daftar BPUM BRI Melalui Internet

kamu semua dapat menggunakan Metode Pendaftaran UMKM Online untuk usaha yang kamu miliki selain berkunjung ke kantor setempat atau kantor koperasi.

Salah satu syarat wajib yang harus dimiliki oleh pelaku usaha yang ingin menerima Banpres BPUM adalah usaha yang telah terdaftar pada Dinas terkait.

Nomor Identifikasi Bisnis (BIN) diperlukan selain SKU atau Sertifikat Bisnis (NIB).

Bagi yang belum bisa mendaftarkan usahanya ke Dinas Koperasi dan UMKM setempat dapat melakukan pendaftaran secara online di Cara Daftar BPUM BRI.

Daftar BPUM BRI Melalui Internet

  1. Pertama kalian semua, buka browser kalian dan lanjutkan ke website oss.go.id \sKemudian daftar ID atau Akun
  2. Pilih pendaftaran yang kamu inginkan atau sesuai dengan Skala Usaha UMK
  3. Pilih pengusaha tunggal dan
  4. Gunakan nomor telepon dan alamat email saat ini.
  5. Pilih verifikasi dan centang kotak masuk pada email,
  6. Masukkan kode yang kamu dapatkan melalui email dan
  7. Isi Formulir Pendaftaran, masukkan data yang tepat
  8. Saatnya Mendaftarkan Bisnis kamu dengan Nomor NIB
  9. Tunggu hasilnya muncul di halaman
  10. Setelah kamu berhasil mendaftarkan UMKM kamu di website resminya, jangan lupa untuk melampirkan file NIB yang sudah berhasil kamu dapatkan.

Proses pencairan selanjutnya akan diumumkan melalui pesan singkat yang dikirimkan ke nomor telepon yang ditunjuk.

Cara Cek Penerima BPUM

Seperti yang kita ketahui sobat, pada tahap Kuota Penerima BPUM Banpres ini, setidaknya akan ada 3 juta UMKM yang akan mendapatkan BPUM Banpres.

Pengecekan NIK BPUM penerima kini dapat dilakukan baik dengan Cara Cek Dana BLT maupun cara di bawah ini yang disediakan oleh admin untuk kemudahan kamu.

Cek BPUM Penerima Melalui Banpres BPUM

Banpres BPUM, seperti yang kamu ketahui, menawarkan layanan verifikasi penerima BPUM. Melalui banpresbpum.id, website ini akan memberikan data tentang penerima BPUM.

Ikuti langkah-langkah berikut ini sob, untuk mengecek apakah hp kamu sudah ada BPUM BRI-nya menggunakan alamat web banpresbpum.id.

  1. Buka browser pencarian kamu dan buka tautan banpresbpum.id
  2. Masukkan NIK pada halaman pencarian NIK
  3. Pilih Proses Pencarian NIK \sand Tunggu hingga pencarian selesai
  4. Jika nomor NIK yang kamu cari memiliki hak untuk mendapatkan BPUM, maka akan muncul informasi di NIK penerima BPUM.
  5. Selanjutnya sobat bisa membawa lampiran dari banpresbpum.id untuk melakukan pencairan.

Cek Penerima Eform BPUM BRI

Seperti kita ketahui, Bank BRI merupakan salah satu bank yang ikut serta dalam pelaksanaan Banpres BPUM.

Pencairan BPUM dapat dilakukan di banyak cabang atau kantor Bank BRI, namun sebelum melakukan penarikan ada baiknya untuk mengecek NIK kamu menggunakan eform BRI.

Untuk memeriksanya, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Teman-teman silahkan buka eform.bri.co.id untuk membuka website resminya.
  2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang kamu cari
  3. Tulis kode captcha dengan benar
  4. Ketuk Proses Pencarian NIK
  5. Tunggu hingga hasilnya muncul di layar.
  6. Bawa lampiran dari eform BRI dan datang ke Bank BRI terdekat untuk melakukan pencairan jika NIK yang dicari berhak ke Banpres BPUM.

Kesimpulan

BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro), juga dikenal sebagai BLT UMKM, adalah inisiatif pemerintah yang ditujukan untuk mendukung pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha yang terkena dampak epidemi. Modal usaha yang diberikan pemerintah sebesar Rp 1,2 juta per orang merupakan bentuk bantuan tersebut.

Program BPUM pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan keuangan kepada usaha kecil dan menengah (UMKM). Tahun ini, BLT UMKM 1,2 juta akan disalurkan ke UMKM di Indonesia. Periksa apakah kamu memenuhi syarat dengan mengakses e-Form BRI di bawah ini.

Baca Juga

Bagikan:

Lutfi

Hai perkenalkan saya Lutfi Hulasoh, Saya adalah seorang penulis dan bloger tekno. saya mulai membuat blog pribadi menulis artikel-artikel informatif tentang tren dan perkembangan terbaru dalam teknologi. Tulisan saya mencakup berbagai topik, mulai dari aplikasi mobile hingga kecerdasan buatan, dan Saya juga dapat memberikan penjelasan yang mudah dipahami untuk membantu pembaca memahami konsep yang kompleks.