Patroli Skala Besar Malam Natal, TNI POLRI SATPOL-PP Dikerahkan

Patroli Skala Besar Malam Natal, TNI POLRI SATPOL-PP Dikerahkan – Kepolisian bersama TNI, Satpol PP, Dishub DKI, dan jajaran Pemprov DKI lakukan patroli jumlah besar buat amankan aktivitas Misa Natal di Jakarta. Keseluruhan, ada seputar 1.635 gereja yang ditangkap personil kombinasi.

Tentang hal pelepasan patroli Misa Natal itu dikerjakan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Polda Metro Jaya pada Kamis (24/12/2020) sore hari ini. Kapolda Metro Jaya, Irjen M Fadil Imran menjelaskan, pelapasan patroli itu dikerjakan untuk pemantauan dan penyelamatan aktivitas Misa Natal di beberapa gereja.

“Ada dua barisan patroli jumlah besar, pertama dikerjakan tingkat Mapolda dan ke-2 patroli jumlah besar pada tingkat polres. Jadi, semasing Kapolres, Dandim, dan elemen kota madya melakukan patroli sama,” katanya pada reporter, Kamis (24/12/2020).

🔥TRENDING:  Ikuti Tips Berikut Ini Untuk Menghemat Biaya Listrik Selama di Rumah Aja

Menurutnya, personil kombinasi itu melaksanakm operasi kemanusiaan berbentuk penyemprotan disinfektan di seluruh gereja di Jakarta yang akan dikerjakan aktivitas Misa Natal. Aktivitas patroli itu diinginkan dapat memberi perasaan aman pada warga yang melakukan Misa Natal pada Kamis (24/12/2020) malam.

Saat itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, ada seputar 8.000 lebih personil kombinasi yang dikeluarkan buat penyelamatan Natal. Beberapa ribu personil itu lalu dikeluarkan ke beberapa titik posisi yang sudah dipetakan awalnya sepanjang penyelamatan Operasi Lilin Jaya 2020.

“Ada seputar 1.635 gereja yang kita amankan dan ada banyak gereja jadi rasio fokus, seputar 136 fokus rasio gereja,” katanya.

🔥TRENDING:  Berikut Sepak Terjang Yaqut Cholis Choumas Yang Pernah Gagal Menjadi Bupati

Tentang hal gereja yang jadi fokus utama itu, katanya, adalah gereja besar, tetapi masih dikerjakan limitasi jumlah jemaah sama ketentuan pemerintahan. Jemaah yang masuk di dalam gereja juga rerata sudah mendaftarkan dulu lewat mekanisme online, sedang jemaah yang lain dikerjakan secara virtual.

“Menjadi tetap dikerjakan secara prosedur kesehatan, 3 M. Dan berkaitan organisasi masyarakat, benar ada organisasi masyarakat yang ajukan diri menolong penyelamatan (Natal) itu tidak jadi masalah dan kami apresisi yah,” ucapnya.

Sumber : sindonews.com

Back to top button