Wisma Atlet Tower 8 dan 9 Untuk Menampung Lonjakan Pasien Covid-19

Wisma Atlet Tower 8 dan 9 Untuk Menampung Lonjakan Pasien Covid-19 – Pemerintahan pada akhirnya buka Tower 8 dan 9 Wisma Atlet Pademangan, sesudah berlangsung kenaikan masalah di DKI Jakarta. Tower yang awalnya tidak digunakan ini, akan dipakai untuk tempat isolasi spesial untuk pasien terkena Virus Corona (Covid-19), khususny orang tanpa gejala (OTG).

Cara ini dikerjakan sebab empat tower, yaitu 4,5,6, dan 7 digunakan untuk layani pasien dengan gejala enteng dan sedang, semenjak Sabtu (19/12) kemarin.

“Tempo hari dalam persetujuan satu rapat, telah kita tetapkan nanti kita pusatkan OTG di Tower 8 dan 9. Selanjutnya yang memiliki gejala di RSD Wisma Atlet tower 4, 5, 6, 7, dan cara itu akan dikerjakan jika benar-benar keterisian di atas 80 %,” kata Koordinator RSD Wisma Atlet Mayor Jenderal TNI Pekerjaan Ratmono dalam pertemuan jurnalis.

🔥TRENDING:  Presiden Berikan Waktu 1 Tahun Pada Sandiaga Uno Untuk Benahi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sekarang ini, sambungnya, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Tower 5 di RSD Wisma Atlet Kemayoran telah melewati saran Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) sejumlah 60%. Sedang, Tower 4,6, dan 7 rerata telah berisi 75%.

Keadaan Tower 5 yang awalannya adalah flat karantina mandiri untuk pasien Covid-19 OTG itu, faksinya memilih untuk menghentikan service pasien OTG di empat tower RSD Wisma Atlet Kemayoran.

Pekerjaan juga minta supaya pemda masih aktif dan konsentrasi lakukan usaha test, menyusur, dan tindak lanjut (3T). Sesaat, warga diharapkan masih taat dalam jalankan 3M yang mencakup #pakaimasker, #cucitangan, dan #jagajarak.

Dia juga cemas, mekanisme kesehatan Indonesia tidak akan kembali sanggup memuat pasien covid-19, jika kenaikan masalah lagi berlangsung dalam beberapa waktu di depan.

🔥TRENDING:  Berikut Ini Penampakan Materai Rp 10000

“Kami di barisan sarana kesehatan sudah tingkatkan kualitas, tetapi ini ada batasannya. Hingga penting, silahkan bersama janganlah sampai terjangkit,” tutur Pekerjaan.

Awalnya, Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet Kemayoran Letkol Muhammad Arifin mengatakan RSD Wisma Atlet Kemayoran telah tidak terima pasien positif Virus Corona tanpa gejala, semenjak Sabtu, 19 Desember, susul keterisian tempat tidur rawat inap di tower 4, 6, dan 7 rerata telah 75%.

Arifin juga mengharap pemda selekasnya sediakan tempat karantina mandiri untuk pasien tanpa gejala seperti pada hotel yang sudah merajut kerja sama. Pasalnya Wisma Atlet di Pademangan telah berisi nyaris 80%.

Sumber : cnbcindonesia.com

Back to top button