IHSG hari ini (16/12) diproyeksi sideways, cek saham BBNI, BBCA, hingga ICBP

 

Rancak Media – , JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak stagnan hari ini, Selasa (16/12/2025). Sejumlah saham seperti BBNI, BBCA, hingga ICBP menjadi pilihan. 

Pada Senin (15/12/2025), IHSG ditutup melemah 0,13% ke 8.649. IHSG tertekan koreksi harga saham DSSA, BRMS, TLKM, hingga CUAN. Di sisi lain, saham emiten bank besar BBRI, BBCA, BMRI, BBNI rebound dan melaju di zona hijau.

Tim Riset Phintraco Sekuritas menyebut secara teknikal, indikator Stochastic RSI mendekati level oversold tetapi belum mengindikasikan reversal. Sementara itu, MACD membentuk pelebaran histogram negatif. 

“IHSG Kembali ditutup di bawah level MA5 sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways di kisaran 8.600-8.750,” tulis Phintraco Sekuritas, Selasa (16/12/2025).  

Phintraco Sekuritas menjelaskan dari global, investor bersiap menghadapi serangkaian rilis data ekonomi yang dapat membentuk ekspektasi suku bunga. 

Perhatian juga beralih ke kepemimpinan the Fed di masa depan. Menurut laporan Wall Street Journal, Presiden Donald Trump mengatakan telah mempersempit daftar calon ketua The Fed berikutnya menjadi mantan Gubernur Kevin Warsh dan Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett. 

Prospek ketua Fed yang lebih dovish telah memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga tahun depan, meskipun inflasi tetap di atas target 2% bank sentral dan negara-negara maju lainnya menghadapi tekanan harga yang kembali meningkat.

: Barisan Jenderal di Tambang Pelat Merah, dari MIND ID, TINS hingga Antam

Sementara itu, mayoritas indeks di bursa Asia ditutup melemah (15/12/2025) mencermati data ekonomi China. Data industrial production China bulan November melambat menjadi 4,8% YoY dari 4,9% YoY di Oktober 2025. 

Pertumbuhan penjualan ritel China bulan November juga melambat menjadi 1,3% YoY dari 2,9% YoY, serta di bawah perkiraan 3,3% YoY. Ini merupakan pertumbuhan penjualan ritel China yang paling lambat sejak Desember 2022, meskipun program stimulus dari pemerintah masih berlanjut. 

Investor akan mencermati data nonfarm payrolls AS untuk bulan Oktober dan November 2025 (16/12/2025). Selain itu, dari AS juga akan dirilis data tingkat pengangguran dan retail sales. 

Dari Eropa, investor akan menantikan data tingkat pengangguran serta indeks PMI manufaktur dan jasa dari Inggris. Dari Jerman, akan dirilis data manufaktur dan indeks sentimen ekonomi.  

Adapun, sejumlah saham yang menjadi top picks Phintraco Sekuritas hari ini adalah BBNI, BBCA, BBTN, JPFA, dan ICBP.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Baca Juga

Rancak

Saya seorang penulis konten dengan pengalaman di bidang SEO, teknologi, dan keuangan. Saya berspesialisasi dalam membuat konten yang menarik dan ramah mesin telusur yang membantu mengarahkan lebih banyak lalu lintas ke situs web. Saya telah membantu banyak klien mencapai tujuan mereka untuk meningkatkan visibilitas mereka secara online, meningkatkan peringkat situs web mereka di mesin telusur, dan membuat konten menarik yang mendorong jumlah pembaca.