Jakarta – Pengusaha nasional terkemuka, Garibaldi Thohir, yang akrab disapa Boy Thohir, kembali menjadi sorotan setelah melakukan pembelian kembali atau buyback 1,3 juta lembar saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Langkah strategis ini diambilnya dengan keyakinan kuat terhadap fundamental ekonomi nasional yang tetap solid serta prospek jangka panjang perseroan yang dinilai sangat menjanjikan.
Menurut Boy Thohir, keputusan untuk melakukan buyback saham EMAS ini didasari oleh analisis mendalam. “Keputusan ini saya ambil mempertimbangkan kondisi ekonomi yang solid dan prospek EMAS yang cukup menjanjikan,” ujarnya, seperti dikutip pada Rabu, 15 Oktober 2025. Pernyataan ini menegaskan komitmennya terhadap perusahaan di tengah dinamika pasar.
Aksi buyback ini menjadi perhatian khusus mengingat Boy Thohir sebelumnya baru saja melepas sebagian kepemilikan sahamnya di EMAS pada akhir September 2025 lalu. Berdasarkan laporan pemegang saham bulanan per 30 September 2025, porsi kepemilikan publik atau free float emiten tercatat meningkat tajam, beriringan dengan divestasi yang dilakukan oleh salah satu investor strategis, Boy Thohir. Pada periode tersebut, nama Boy Thohir tidak lagi tercantum dalam daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5 persen. Padahal, merujuk pada Prospektus IPO, saham Boy di EMAS sebelumnya berjumlah 905.037.245 lembar saham, atau setara dengan 6,21 persen dari total kepemilikan.
Kondisi menarik lainnya yang mendasari keputusan buyback ini adalah pengumuman penting dari EMAS belum lama ini. Perseroan secara resmi telah memulai penambangan pertama atau first mining di Tambang Emas Pani. Proses first mining ini menandai tahap awal operasi tambang, yang meliputi pengupasan lapisan tanah atau overburden stripping dan pengambilan bijih pertama. Boy Thohir menilai bahwa fase ini merupakan tonggak penting bagi perseroan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan, sebab ini adalah awal dimulainya kegiatan penambangan yang akan segera berjalan secara penuh. “Fase ini sangat krusial karena menandai bermulanya aktivitas bisnis,” imbuh Boy.
Pergerakan saham EMAS di lantai bursa juga menunjukkan performa yang cukup menggembirakan. Berdasarkan data dari IDX Mobile, saham EMAS dibuka pada level Rp4.370 per lembar saham pada hari ini. Angka ini mencerminkan peningkatan signifikan dari harga penawaran Rp2.880 per saham saat perseroan pertama kali melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga pukul 14.40 WIB siang ini, saham EMAS tercatat menguat 30 poin atau 0,7 persen, mencapai level Rp4.340 per lembar saham. Aktivitas perdagangan saham EMAS pun cukup ramai, dengan investor telah membukukan transaksi sebesar Rp135,6 miliar, melibatkan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 30,9 juta lembar saham, dan frekuensi sebanyak 9 ribu kali.
Ringkasan
Pengusaha Garibaldi Thohir atau Boy Thohir kembali membeli 1,3 juta lembar saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) setelah sebelumnya sempat mendivestasi sebagian kepemilikannya. Keputusan strategis ini didasari oleh keyakinannya terhadap fundamental ekonomi nasional yang solid dan prospek jangka panjang perseroan yang dinilai sangat menjanjikan.
Langkah buyback tersebut juga dipicu oleh dimulainya “first mining” di Tambang Emas Pani oleh EMAS, yang dianggap Boy Thohir sebagai tonggak penting bagi aktivitas bisnis perusahaan. Di sisi lain, saham EMAS menunjukkan performa positif di bursa, dibuka di level Rp4.370 dan menguat, jauh di atas harga penawaran awal saat IPO.
