
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA – PSS Sleman berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan tamunya, Persiku Kudus, dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan kompetisi pekan ke-11 Pegadaian Championship 2025-2026.
Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin malam (17/11) pukul 19.00 WIB itu disaksikan langsung oleh 13.979 pasang mata.
Dipimpin oleh wasit Nugroho Supriyanto, jalannya laga didominasi oleh tensi tinggi sejak menit awal.
Tuan rumah PSS Sleman harus tertinggal lebih dahulu setelah pemain asing Persiku Kudus, Igor Henrique Da Silva Costa, berhasil menjebol gawang PSS pada menit ke-10, memanfaatkan kelengahan lini belakang Super Elja.
Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis melakukan perubahan taktik yang terbukti jitu.
Pemain pengganti yang baru masuk, M. Junior Haqi, langsung mencatatkan namanya di papan skor. Gol penyama kedudukan tercipta cepat di awal paruh kedua, tepatnya pada menit ke-48, membuat Maguwoharjo bergemuruh dan kedudukan menjadi 1-1.
Saat pertandingan diperkirakan akan berakhir imbang, drama terjadi di masa injury time. Pahlawan kemenangan PSS Sleman muncul dari kaki Irvan Mofu, yang berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90+8. Gol tersebut sekaligus memastikan tiga poin berharga bagi Super Elja.
Dalam konferensi pers seusai laga, pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemainnya.
“Ini pertandingan yang sangat luar biasa. Artinya pada menit awal kami sudah ketinggalan 0-1, tetapi berkat kerja keras yang luar biasa dari seluruh pemain, baik itu yang pemain diganti juga yang menggantikan, semuanya bermain dengan hati, bermain dengan kolektivitas, dan kami bisa membalas di menit-menit akhir. Ini suatu capaian yang luar biasa,” ujar Ansyari.
Ia juga menyoroti peran pemain pelapis yang tampil gemilang, seperti Cloudio Faiera Mutzi dan pemain lainnya, yang berhasil menggantikan tiga pemain inti.
“Pemain yang menggantikan tiga pemain inti kami yang tidak bermain, mereka bisa memberikan tanggung jawab yang luar biasa dan mereka punya kepercayaan diri bisa menampilkan permainan terbaik. Ini hal yang positif,” ujarnya.
Pemain PSS Sleman Cloudio Faiera Mutzi yang tampil mengesankan, mengungkapkan rasa syukurnya atas debut bersama PSS Sleman musim ini.
“Ini pertandingan pertama saya di Championship dan hasilnya alhamdulillah tiga poin. Semoga ke depannya juga kami bisa meraih hasil yang positif lagi dan kami tidak cepat puas diri. Masih ada pertandingan-pertandingan selanjutnya untuk bisa naik ke kasta Liga,” kata Cloudio.
Kemenangan membuat PSS Sleman mapan di puncak klasemen sementara dengan raihan 26 poin dari sebelas pertandingan. (mar3/jpnn)
