
Rancak Media Pelatih ganda campuran Malaysia, Nova Widianto, menarik mundur pasangan terbaik dari Kumamoto Masters 2025 karena tak mau mengambil risiko.
Nova mengambil langkah preventif untuk pasangan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Pemenang Kejuaraan Dunia itu ditarik mundur dari Kumamoto Masters 2025.
Nova Widianto mengatakan Chen/Toh masih dalam proses pemulihan.
Seperti diketahui, Chen Tang Jie mengalami cedera bahu di French Open pada bulan lalu.
Sebelumnya, Chen/Toh juga mundur dari Hylo Open.
“Untuk Kumamoto Masters, kami memutuskan untuk menarik mereka karena khawatir akan risikonya jika Tang Jie dipaksa bermain,” kata Nova dikutip Juara.net dikutip dari New Straits Times.
“Dokter juga menyarankan hal yang sama,” ucapnya menambahkan.
Rencananya, Chen/Toh baru akan bermain di ajang Australia Open 2025.
Kumamoto Masters 2025 – Tikung Wakil Tuan Rumah, Ubed: Saya Harus Berani Capek
“Tetapi untuk turnamen berikutnya di Australia, semuanya terlihat baik-baik saja,” tutur Nova.
Nova mengatakan, Chen Tang Jie masih belum terlalu nyaman.
“Dia hanya sedikit kurang nyaman.”
“Lebih ke timing-nya saat menggunakan smash setelah beberapa lama tidak melakukannya.”
“Dia baru mulai memukul dengan kekuatan penuh minggu ini. Selain itu, semua latihannya normal,” papar Nova.
Tang Jie/Ee Wei masih memburu gelar terbarunya setelah memenangi Kejuaraan Dunia 2025.
Prestasi terbaik mereka saat ini adalah menjadi runner-up di China Masters pada September lalu.
Chen/Toh telah memastikan tiket ke BWF World Tour Finals (WTF) di Hangzhou setelah memenangi kejuaraan di di Paris pada Agustus lalu.
Selain itu, Chen/Toh juga disiapkan untuk tampil di di SEA Games 2025.
Rekap Hasil Kumamoto Masters 2025 – Apri/Fadia Sempurnakan Hari Pertama untuk Indonesia
Mereka menjadi harapan Malaysia untuk meraih medali emas.
Saat ini Nova sedang fokus memberi momentum bermain untuk Chen Tang Jie.
Ia ingin Chen/Toh langsung tampil optimal di Australia Open.
“Secara fisik, Tang Jie sudah pulih,” ucap Nova.
“Yang belum pulih adalah pengaturan waktu dan perasaannya. Tetapi semua aspek latihan lainnya normal.”
“Ya, semoga tidak ada masalah lagi.”
“Australia Open adalah turnamen terakhir sebelum SEA Games dan WTF,” pungkasnya.
