
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA – PSS Sleman berhasil mencuri satu poin krusial saat bertandang ke markas PS Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Martapura, pada Sabtu (08/11), dalam lanjutan pekan ke-9 Championship 2025/2026.
Pertandingan yang dipimpin wasit Abdul Aziz itu berakhir imbang 1-1. Hasil tersebut disyukuri oleh staf pelatih Sleman, tetapi tetap menyisakan catatan penting, terutama terkait performa di babak pertama.
Tuan rumah Barito Putera sempat unggul lebih dahulu pada menit ke-25 melalui aksi Renan Da Silva Alves.
PSS Sleman terhindar dari kekalahan berkat gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Irvan Mofu pada menit ke-79.
Irvan Mofu sendiri masuk pada menit ke-72, menggantikan Arda Alfareza dan berhasil menjadi penyelamat timnya.
Meskipun meraih satu poin, hasil ini dianggap sangat penting bagi Laskar Sembada karena mereka bisa mempertahankan posisi puncak di klasemen sementara Grup B Championship 2025/2026.
PSS Sleman mengumpulkan 20 poin, sementara Barito Putera tepat berada di bawahnya dengan 19 poin.
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang berjuang hingga akhir untuk mendapatkan poin.
“Yang pertama, kami mengapresiasi para pemain yang begitu militan pada babak kedua,” ujar pelatih saat konferensi pers seusai laga.
Ia mengakui bahwa pada babak pertama timnya mendapat tekanan dari Barito dan tidak bisa keluar dari tekanan tersebut.
Namun, kondisi berbalik pada babak kedua, di mana penggawan PSS Sleman bermain cukup luar biasa dan berhasil membuat satu gol.
Hasil imbang 1-1 ini disebut sebagai poin penting buat PSS Sleman. Poin ini memastikan Laskar Sembada tetap berada di puncak klasmen.
Evaluasi Kritis: Permainan Lambat saat Laga TandangMeskipun sukses mengamankan poin, staf pelatih PSS Sleman langsung menyoroti kelemahan yang terlihat jelas, yaitu performa lambat di awal pertandingan tandang.
Coach Ansyari menegaskan bahwa kelemahan pada babak pertama ini pasti jadi catatan PSS Sleman ke depan. Ia menekankan perlunya perubahan mentalitas saat bermain di luar kandang.
“Ketika kami main away, ya, kami harus sejak awal punya kemauan untuk bisa lebih bagus,” jelasnya.
Ansyari juga secara eksplisit menyoroti kecepatan dan inisiatif PSS Sleman yang harus mampu memberikan tekanan meskipun sedang bermain di luar kandang.
“Akan tetapi, saya kira ini hasil yang cukup adil bagi kami,” ujar Ansyari.
Dari sisi pemain, Irvan Mofu mengungkapkan rasa syukur timnya bisa membawa pulang satu poin dari Martapura.
“Pertandingan yang sangat seru. Kami bersyukur dapat poin di sini karena beberapa pertandingan kami kehilangan poin,” ungkap Irvan Mofu. (mar3/jpnn)
