Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho Beri Klarifikasi setelah Lakukan Blunder Saat Lawan Irak

 

Rancak Media Bek timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengakui melakukan kesalahan saat pertandingan melawan Irak.

Tepatnya, saat timnas Indonesia bertarung melawan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Minggu (12/10/2025).

Dari sisi kanan, bola yang dikuasai Ridho justru bisa dicuri oleh pemain lawan.

Akibatnya, Irak bisa membangun serangan dan Zidane Iqbal sukses mencetak gol untuk tim berjulukan Singa Mesopotamia tersebut.

Erick Thohir Dapat Masalah Baru di Kemenpora Usai Pernyataan IOC, Timnas Indonesia Terbengkalai?

Rizky Ridho menjelaskan bahwa keputusan untuk tetap menguasai bola sebenarnya salah.

Dia menyadari bahwa kesalahan yang terjadi bisa jadi petaka dalam sepak bola.

Ini yang terjadi saat pertandingan melawan Irak dan aksinya tersebut cukup merugikan.

“Itu memang keputusan saya sendiri yang salah.”

“Jadi di sepak bola sepersekian detik saja bisa berakibat fatal seperti itu,” kata Rizky Ridho dilansir BolaSport.com dari Instagram VidioSports.

FIFA Matchday Semakin Dekat, Dua Pelatih Beri Sinyal Siap Pimpin Timnas Indonesia

Pemain asal Persija Jakarta ini melanjutkan, dia sempat melihat dan mengamati sekitar sebelum tetap membawa bola.

Satu pemain Irak sudah mendekat dan pemain lainnya akan menutup ruang umpan kepada Maarten Paes.

Kondisi tersebut yang membuat dia tidak berani langsung memberikan bola ke kiper karena ini cukup berbahaya.

Namun, rencananya tersebut gagal dan Irak justru bisa memanfaatkan situasi dengan mencetak gol satu-satunya di laga tersebut.

“Saya pertama sudah lihat Maarten.”

“Saya juga sudah lihat pemain yang mendatangi saya.”

“Saya pikir dia akan lari ke Maarten untuk press dan saya bawa bolanya ke sana dan akhirnya 0-1,” ujarnya.

Rekan Legenda Juventus dan Italia Masuk Bursa Pelatih Baru Timnas Indonesia

Ridho menambahkan, dia tidak menyalahkan pemain lain yang gagal menutup ruang tembak Iqbal.

Menurutnya, gol tersebut terjadi karena dia salah dalam melakukan antisipasi dan tentu bukan hal yang baik.

Apalagi, kekalahan ini membuat mereka dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Mereka harus menunggu waktu lebih lama untuk bisa merasakan bermain di level tersebut.

Selain itu, kekalahan ini membuat PSSI akhirnya mengakhiri kerja sama dengan pelatih Patrick Kluivert.

“Tapi kalau saya tidak melakukan kesalahan itu kan tidak jadi gol,” katanya.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.