Eks Rekan Ronaldo Kini Jadi Tukang Bangunan: Kisah Mantan Juventus

 

Nasib bisa berubah drastis. Itulah yang dialami Cendrim Kameraj, mantan pemain Juventus yang pernah menjadi rekan setim Cristiano Ronaldo. Kini, alih-alih merumput di lapangan hijau, ia bekerja di sebuah perusahaan konstruksi. Perubahan 180 derajat ini tentu mengejutkan banyak pihak.

Kameraj, yang kini berusia 26 tahun, pernah menimba ilmu di akademi Juventus dari tahun 2017 hingga 2019. Selama periode itu, ia bermain untuk tim U-19 dan U-23. Sebagai seorang winger kanan, ia mencatatkan 23 penampilan dan menyumbangkan tiga gol bagi kedua tim tersebut.

Momen berharga dalam kariernya adalah ketika ia berkesempatan berlatih bersama Cristiano Ronaldo. Pengalaman itu sangat membekas di benaknya. Kameraj mengungkapkan bahwa Ronaldo pernah memberinya nasihat berharga, “Bakat tak berarti apa-apa tanpa konsistensi dan kerja keras.” Kalimat itu terus memotivasinya.

Lebih lanjut, Kameraj menambahkan, “Menyaksikan bagaimana dia mempersiapkan diri menunjukkan kepada saya apa arti sebenarnya menjadi seorang profesional.” Sayangnya, petuah dari sang megabintang tidak serta merta membawa kesuksesan yang diharapkan.

Alih-alih bersinar di dunia sepak bola, Kameraj kini memilih jalan yang berbeda. Ia bekerja sebagai pekerja di perusahaan konstruksi ICM Bau AG. Pekerjaan ini mengharuskannya untuk sering bepergian ke berbagai lokasi proyek.

Keputusan untuk banting setir ini tidak lepas dari masalah cedera yang kerap menghantuinya selama aktif bermain. Ketika masih di Juventus, ia pernah mengalami cedera parah yang membuatnya absen selama 209 hari. Cedera kembali menghampirinya di akhir tahun 2019, memaksanya menepi selama 64 hari saat berseragam FC Lugano.

Rentetan cedera inilah yang akhirnya mendorong pemain berkebangsaan Kosovo ini untuk gantung sepatu lebih cepat. “Sungguh memilukan (memutuskan pensiun). Sepak bola telah menjadi identitas saya sejak kecil, untuk waktu yang lama saya tidak tahu siapa saya tanpanya,” ungkapnya dengan nada sedih.

Namun, Kameraj berusaha untuk menerima kenyataan dan melanjutkan hidup. “Namun seiring berjalannya waktu, saya menemukan kedamaian, saya mengerti bahwa hidup tidak berakhir ketika karier olahraga Anda berakhir.”

Menariknya, saat ini ia tidak hanya bekerja sebagai pekerja konstruksi biasa. “Saya sebenarnya adalah konsultan divisi sumber daya manusia di perusahaan konstruksi ICM Bau AG. Atasan kami ingin agar kami semua pergi ke lokasi konstruksi setidaknya sekali sehari untuk menunjukkan betapa beratnya pekerjaan ini,” jelas pria berusia 26 tahun itu.

Meskipun sudah meninggalkan lapangan hijau dan bekerja di bidang yang sangat berbeda, Cendrim Kameraj masih menyimpan hasrat untuk kembali ke dunia sepak bola. Namun, kali ini bukan sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih.

“Saya terus bermimpi, mungkin suatu hari nanti saya akan kembali ke sepak bola dengan peran yang berbeda,” tuturnya. Ia memiliki keinginan untuk melatih pemain muda dan membantu mereka menghindari kesalahan yang pernah ia buat.

Langkah awal untuk mewujudkan mimpinya ini sudah ia mulai dengan menjadi pelatih di akademi tempat tinggalnya saat ini. Sebuah perubahan karier yang menarik, dari rekan setim Ronaldo menjadi pekerja konstruksi, dan kini berambisi menjadi pelatih sepak bola.

Ringkasan

Cendrim Kameraj, mantan pemain Juventus yang pernah berlatih bersama Cristiano Ronaldo, kini bekerja di perusahaan konstruksi ICM Bau AG. Dulu bermain sebagai winger, Kameraj terpaksa beralih profesi akibat cedera yang sering menghantuinya, memaksanya pensiun dini dari sepak bola.

Kameraj kini bekerja sebagai konsultan SDM di perusahaan konstruksinya, namun masih memiliki hasrat untuk kembali ke dunia sepak bola. Ia bermimpi menjadi pelatih sepak bola dan telah memulai langkah awal dengan melatih di akademi tempat tinggalnya.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.