Hasil Liga Inggris: Hobinya Kartu Merah,Chelsea Tetap Bisa Bantai Lawannya,Skor 0-3

 

Ringkasan Berita:

  • Hasil laga pembuka pekan ke-8 Liga Inggris antara Nottingham Forest vs Chelsea dimenangkan The Blues, Sabtu (18/10/2025).
  • Kemenangan dengan skor 0-3 atas Nottingham, membantu Chelsea menambus posisi 4 besar lagi.
  • Hanya saja, kemenangan Chelsea dinodai dengan kartu merah Malo Gusto jelang laga berakhir.

Rancak Media – – Hasil Liga Inggris antara Nottingham Forest vs Chelsea yang menjadi sajian pembuka pekan kedelapan dimenangkan The Blues selaku tim tamu, Sabtu (18/10/2025) malam WIB.

Berlangsung di City Ground yang merupakan markas Nottingham Forest, Chelsea menang telak dengan skor 0-3.

Sempat bermain buruk di babak pertama, Chelsea tampil lebih baik dan akhirnya membantai Nottingham.

Dua gol kilat Chelsea yang dicetak Josh Acheampong (49′) dan Pedro Neto (52′) pada awal babak kedua menjadi awal momentum kemenangan The Blues.

Kemenangan Chelsea disempurnakan gol Reece James pada menit ke-84.

Sayangnya, raihan tiga poin Chelsea dalam laga ini ternodai gegara kartu kuning kedua yang didapat Malo Gusto, tiga menit setelah Reece James menyegel kemenangan timnya.

Hingga laga berakhir, skor 0-3 untuk kemenangan Chelsea mewarnai laga kedua tim.

Sorotan jelas tertuju pada Chelsea yang lagi-lagi mengoleksi kartu merah lagi.

Sebelum Malo Gusto diganjar kartu merah, beberapa pemain Chelsea bahkan Enzo Maresca selaku pelatih sudah merasakan hal sama.

Bahkan jika dirinci, Chelsea sudah dihukum kartu merah sebanyak lima kali dalam enam laga terakhirnya.

Mulai dari kartu merah yang didapat Robert Sanchez (vs Manchester United), Trevoh Chalobah (vs Brighton), Joao Pedro (vs Benfica), Enzo Maresca (vs Liverpool) dan teranyar Malo Gusto (vs Nottingham).

Beruntungnya, Chelsea tetap saja membantai Nottingham, meskipun dipaksa bermain dengan 10 pemain dalam laga ini.

Bagi Chelsea, kemenangan ini terasa penting bagi mereka untuk terus bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris.

Chelsea kini berhak menempati peringkat keempat dengan 14 poin, tertinggal dua angka dari Arsenal selaku pemuncak.

Sementara, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Nottingham Forest yang dilatih Ange Postecoglou.

Sejak dipercaya melatih Nottingham Forest menggantikan Nuno Espirito Santo, Ange Postecoglou belum juga mempersembahkan kemenangan perdana kepada timnya.

Kini, puasa kemenangan Ange Postecoglou bersama Nottingham bertambah panjang menjadi delapan laga.

Rinciannya, catatan dua hasil imbang dan enam kekalahan serta tidak pernah menang menjadi rapor merah pelatih asal Yunani tersebut.

Masa depan Ange Postecoglou sebagai pelatih Nottingham kian terancam pasca-kekalahan dari Chelsea.

Nottingham kini berada di peringkat ke-17 dengan raihan lima poin dari total delapan laga yang dilakoni.

Dalam laga ini, Enzo Maresca terpaksa harus menyaksikan dan memantau permainan Chelsea dari tribun penonton.

Hal ini karena ia mendapat hukuman skorsing gegara kartu merah melawan Liverpool pada laga sebelumnya.

Chelsea yang bertindak sebagai tim tamu harus kehilangan Cole Palmer yang absen 6 pekan karena cedera.

Pemain seperti Moises Caicedo dan Estevao dicadangkan, sedangkan Enzo Fernandes absen dalam laga ini.

Jalannya Pertandingan

Belum genap satu menit laga berlangsung, Nottingham hampir saja membuat Chelsea terdiam.

Kesalahan pemain Chelsea dalam membangun serangan membuat Awoniyi punya peluang emas untuk mencetak gol.

Sayang, ketidaktenangan Awoniyi melihat peluang, membuat ia kehilangan kesempatan mencetak gol di awal laga.

Tembakan Awoniyi sama sekali tidak menemui sasaran, kesempatan Nottingham unggul cepat tidak terwujud.

Setelah hampir kebobolan di menit pertama, Chelsea mulai gantian melancarkan serangan.

Namun, ketiadaan pemain seperti Cole Palmer yang berperan sebagai dirijen permainan, membuat alur serangan Chelsea stagnan.

Situasi makin rumit karena Chelsea juga tidak bisa memainkan Enzo Fernandes dalam laga ini.

Alhasil, Chelsea yang terpaksa memainkan Andrey Santos sebagai pemain nomor 10, kesulitan memainkan skemanya.

Praktis, Chelsea hanya mengandalkan Pedro Neto dan Joao untuk membongkar pertahanan Nottingham yang bermain disiplin sejak menit pertama.

Garnacho yang dipercaya bermain sejak menit awal pun juga tidak tampil dalam performa terbaiknya.

Ia beberapa kali kehilangan kontrol terhadap bola yang ia kuasai, dan kesulitan melepaskan umpang silang.

Lagi-lagi, kesalahan fatal dilakukan pemain Chelsea yang membuat mereka dalam berada dalam situasi bahaya.

Beruntung, tim tuan rumah masih belum memaksimalkan setiap peluang yang mereka dapatkan untuk mencetak gol.

Kualitas finishing Morgan Gibbs-White hingga Elliot Anderson yang mendapat peluang emas tersebut jauh dari harapan.

Nottingham untuk kesekian kalinya membuang kesempatan emas untuk memimpin skor.

20 menit laga berlangsung, Nottingham Forest menciptakan tiga peluang emas, sementara Chelsea masih nihil.

Permainan Chelsea benar-benar tidak berkembang, bola lebih banyak berada di tengah.

Kombinasi Reece James dan Romeo Lavia di lini tengah, juga kalah dari Anderson yang menjadi poros Nottingham.

Setelah 30 menit laga berlangsung, Chelsea masih struggle untuk sekedar menciptakan peluang berbahaya.

Hampir semua pemain Chelsea kecuali Joao Pedro tidak tampil dalam penampilan terbaiknya di babak pertama.

Peluang terbaik Chelsea baru hadir pada menit ke-39, setelah bola sodoran Joao Pedro mengarah ke Andrey Santos.

Sayang sekali, tembakan Andrey Santos melambung di atas gawang, kesempatan Chelsea memimpin juga sirna.

Tiga menit berselang, Andrey Santos lagi-lagi mendapat kesempatan untuk membawa timnya unggul.

Namun sontekan kaki kirinya hanya berada tipis di kiri gawang Nottingham yang dijaga Mats Selz.

Babak pertama berakhir, skor imbang tanpa gol mewarnai laga kedua tim di City Ground.

Babak kedua dimulai, Chelsea langsung mengganti tiga pemain yang tampil underperform di paruh pertama.

Gittens mengisi pos Garnacho, Marc Guiu menggantikan Andrey Santos, dan Caicedo masuk menempati pos Lavia.

Keputusan Chelsea terbukti jitu, dua gol langsung dicetak sekaligus hanya dalam kurun waktu 3 menit saja di awal babak kedua.

Pada menit ke-49, sundulan Josh Acheampong memanfaatkan umpan silang Pedro Neto merobek jala gawang Nottingham.

Tiga menit berselang, gantian Pedro Neto yang mencatatkan namanya di papan skor, setelah tendangan bebasnya meluncur deras ke gawang Mats Selz.

Unggul dua gol cepat pada awal babak kedua, membuat permainan Chelsea makin bergairah, sementara Nottingham kena mental.

Tertinggal dua gol, membuat Nottingham mau tidak mau keluar menyerang, demi bisa memperkecil kedudukan, ataupun menyamakan skor.

Menit ke-64, Nottingham hampir saja membobol gawang Sanchez lewat skema tendangan sudut.

Sayang, sundulan dan tembakan beruntun yang dilepaskan Nikola Milenkovic ditepis Sanchez.

Tujuh menit setelahnya, gantian eks pemain Chelsea yang kini membela Nottingham yang punya peluang.

Namun, tembakan first time yang dilepaskan Callum Hudson-Odoi hanya menerpa mistar gawang mantan klubnya.

Usaha Nottingham untuk mencetak gol ke gawang Chelsea, untuk kedua kalinya dipaksa mentah.

Guna menambah daya dobrak, Chris Wood akhirnya mendapat kesempatan tampil dari pelatihnya.

Seakan waktu sudah terlambat, masuknya Chris Wood tidak membuat Nottingham tampil lebih tajam, karena Chelsea sudah lebih dulu nyaman bermain.

Chelsea justru mampu mencetak gol ketiganya lewat tembakan Reece James pada menit ke-84.

Menit ke-87, Chelsea harus kehilangan Malo Gusto yang diganjar kartu kuning kedua oleh wasit.

Meski bermain dengan 10 pemain, Chelsea tetap mampu mempertahankan keunggulannya atas Nottingham.

Tiga poin berhasil diraih Chelsea lagi pada laga ini, sementara Nottingham lagi-lagi gagal meraih kemenangan.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.