Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Gol Kualifikasi Piala Dunia!

 

Rancak Media – Cristiano Ronaldo kembali mengukir sejarah gemilang dalam kancah sepak bola dunia, mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang kualifikasi Piala Dunia FIFA. Di usianya yang ke-40, bintang asal Portugal ini menunjukkan ketajaman yang tak lekang oleh waktu, membuktikan bahwa angka hanyalah deretan digit bagi seorang legenda.

Pencapaian monumental ini diraih Ronaldo setelah ia mencetak dua gol krusial ke gawang Hungaria dalam laga kualifikasi yang berlangsung pada Selasa, 14 Oktober 2025. Penampilan memukaunya dalam pertandingan tersebut tak hanya mengantarkan Portugal pada kemenangan, tetapi juga mempertegas statusnya sebagai tumpuan utama dan pemimpin sejati di lini depan tim nasional.

Dengan tambahan dua gol tersebut, total koleksi gol Ronaldo di kualifikasi Piala Dunia kini mencapai 41 gol. Angka fantastis ini secara resmi melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Carlos Ruiz dari Guatemala dengan 39 gol, serta jauh meninggalkan Lionel Messi yang berada di posisi ketiga dengan 36 gol. Dominasi “CR7” dalam daftar ini semakin menegaskan produktivitas luar biasa yang ia tunjukkan di level internasional.

Meski sudah memasuki kepala empat, profesionalisme penyerang Al-Nassr ini tetap berada di puncaknya, baik di level klub maupun tim nasional. Ronaldo menjadi motor penggerak bagi Seleção das Quinas, memimpin skuad yang kini kokoh di puncak klasemen grup kualifikasi Piala Dunia 2026, yang juga dihuni oleh Armenia dan Irlandia.

Lebih dari sekadar pencetak gol, Ronaldo adalah inspirasi. Sejak debutnya bersama timnas pada tahun 2003, ia telah berevolusi menjadi ikon global. Dalam 225 penampilan internasionalnya, ia telah menyumbangkan 141 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level tim nasional dunia—sebuah rekor yang ia pegang dengan selisih signifikan dari para pesaingnya.

Namun, di tengah segala pencapaian gemilangnya, ada satu trofi yang masih menjadi ambisi terbesarnya: Piala Dunia FIFA. Diyakini, misi ini menjadi motivasi utama baginya untuk terus berjuang hingga turnamen 2026 mendatang. Dengan kontraknya bersama Al-Nassr yang akan berakhir pada musim panas 2027, kemungkinan besar Ronaldo masih akan tampil kompetitif menjelang gelaran akbar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Portugal sendiri tampaknya masih akan sangat mengandalkan karisma dan ketajaman sang legenda. Pengaruh serta produktivitas Ronaldo belum tertandingi oleh pemain lain di tim nasional. Pelatih Portugal juga diyakini akan terus mempercayakan peran kunci kepadanya, mengingat disiplin latihan, pola makan ketat, dan gaya hidup profesional yang menjadi rahasia di balik ketahanan fisiknya yang luar biasa.

Generasi pemain berikutnya pun mengakui kebesaran Ronaldo. Kylian Mbappe, bintang Real Madrid saat ini, secara terbuka menyatakan kekagumannya. Dalam sebuah wawancara dengan ESPN, Mbappe menyebut Ronaldo sebagai “nomor satu” di Real Madrid sepanjang masa, yang masih menjadi acuan bagi para pemain Los Blancos hingga kini. Mbappe merasa beruntung pernah berinteraksi langsung dan menerima banyak nasihat dari sang idola.

Pengaruh Ronaldo memang meluas di luar lapangan hijau. Dedikasi dan etos kerja tingginya telah membentuk mentalitas banyak pemain muda di Eropa. Selama sembilan tahun kariernya di Real Madrid, Ronaldo mencetak 450 gol dan 131 assist, mengantarkan klub meraih empat trofi Liga Champions UEFA dan berbagai gelar domestik lainnya, menjadikannya salah satu pemain tersukses dalam sejarah klub.

Setelah meninggalkan Madrid pada 2018, perjalanan kariernya berlanjut ke Juventus di Italia selama tiga tahun, di mana ia terus menunjukkan performa cemerlang dengan raihan gelar domestik. Sempat kembali ke Manchester United pada 2021, masa keduanya di Old Trafford diwarnai konflik internal, hingga akhirnya ia memutuskan hijrah ke Arab Saudi untuk bergabung dengan Al-Nassr pada Januari 2023, menjadi ikon baru yang membawa dampak signifikan bagi popularitas liga di Timur Tengah.

Kisah Cristiano Ronaldo adalah bukti nyata bahwa determinasi tinggi mampu menembus batasan usia. Dengan setiap rekor yang ia pecahkan, ia tidak hanya menulis ulang buku sejarah sepak bola, tetapi juga memperkuat statusnya sebagai legenda abadi. Pencapaiannya sebagai pencetak gol terbanyak di kualifikasi Piala Dunia ini sekali lagi menegaskan bahwa sang “Raja Gol” belum berniat untuk mengakhiri dominasinya. Ia tetap lapar akan gol, gelar, dan sejarah baru, dan dunia sepak bola terus berlutut menyaksikan kebesaran seorang maestro.

(TribunLombok/ Irsan Yamananda)

Ringkasan

Cristiano Ronaldo kembali mencetak sejarah gemilang dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang kualifikasi Piala Dunia FIFA. Di usianya yang ke-40, ia mencetak dua gol krusial ke gawang Hungaria pada 14 Oktober 2025, yang membawa total gol kualifikasinya mencapai 41. Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Carlos Ruiz (39 gol) dan Lionel Messi (36 gol), menegaskan ketajaman serta profesionalismenya yang luar biasa.

Sebagai tumpuan utama Portugal, Ronaldo terus memimpin timnya di kualifikasi Piala Dunia 2026 dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level tim nasional dunia dengan 141 gol. Meski terus memecahkan rekor, ambisi terbesarnya tetap meraih trofi Piala Dunia FIFA. Dedikasi tinggi dan etos kerjanya terus menjadi inspirasi, memastikan statusnya sebagai legenda abadi dalam dunia sepak bola.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.