
Rancak Media Warganet Malaysia mengaku malu karena sebelumnya sempat menuduh Indonesia dan Vietnam sebagai dalang di balik pengaduan skandal naturalisasi.
Pada 26 September lalu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendapat ‘surat cinta’ dari FIFA.
Surat tersebut sontak membuat publik sepak bola Negeri Jiran terkejut.
Hal itu dikarenakan FIFA memberikan hukuman kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Ketujuh pemain tersebut adalah Facundo Garces, Gabriel Palmero,Hector Hevel, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Imanol Machuca.
Alhasil, kedua belah pihak diwajibkan untuk membayar denda.
Lalu, para pemain tersebut juga dilarang tampil selama 12 bulan sejak putusan berlaku.
Hukuman tersebut dijatuhkan setelah mereka diduga memalsukan dokumen naturalisasi.
Sejak saat itu, isu liar semakin merebak di dunia sepak bola Negeri Jiran.
3 Fakta Mencengangkan Kasus Naturalisasi Palsu, Alasan Presiden FAM Kabur hingga Minta FIFA Tutup Penyelidikan
Isu paling besarnya adalah mayoritas dari mereka percaya bahwa ada pihak asing yang menyabotase revolusi Timnas Malaysia.
Bahkan, isu itu juga diamini oleh Pangeran Johor, yakni Tunku Ismail bin Ibrahim.
Namun, kini semuanya sudah terbuka selebar-lebarnya.
FAM terbukti melakukan pemalsuan terkait asal-usul pemain naturalisasi mereka tersebut.
Malam tadi, Senin (6/10/2025), FIFA kembali merilis detail masalah naturalisasi ini.
Dalam keterangannya, induk sepak bola dunia itu menerima data yang menyebutkan bahwa ketujuh pemain tersebut memiliki darah Melayu dari kakek atau neneknya.
Kakek atau nenek pemain-pemain tersebut dijelaskan lahir di sejumlah daerah di Malaysia seperti Sarawak, Malaka, George Town, Kuching, Penang, dan Johor.
Akan tetapi, data tersebut tidak sesuai dengan hasil investigasi FIFA.
Sebab, FIFA menemukan bahwa kakek dan nenek pemain-pemain tersebut lahir dan besar di Argentina, Spanyol, Brasil, dan Belanda.
3 Fakta Mencengangkan Kasus Naturalisasi Palsu, Alasan Presiden FAM Kabur hingga Minta FIFA Tutup Penyelidikan
Jelas, keterangan FIFA tersebut membuat masyarakat Malaysia malu setengah mati.
Mereka ramai-ramai mengungkapkan aspirasinya melalui media sosial X.
Salah satu warganet mengatakan bahwa dirinya malu terkait insiden ini.
Tak hanya soal skandal naturalisasi, ia juga malu karena banyak warganet yang sudah menyalahkan negara tetangga sebagai biang keladi masalah ini.
Beberapa waktu lalu, Indonesia dan Vietnam sempat jadi bulan-bulanan warganet Tanah Melayu.
Federasi dari kedua negara tersebut dianggap sebagai pihak yang mengadukan naturalisasi Malaysia ke FIFA.
Akan tetapi, hingga kini tidak ada bukti nyata yang mendukung hal tersebut.
“Di mana mau letakin muka warganet kita ini, kita sudah menuduh negara tetangga sabotase kita,” kata @aidil*****.
Di lain sisi, mayoritas penggemar lain juga menyalahkan Tunku Ismail atau yang biasa disapa TMJ atau Tunku Mahkota Johor.
Reaksi Penggemar Malaysia Lihat FAM Masih Ngotot dan Tak Percaya dengan Bukti dari FIFA
Hal itu dikarenakan Garces dkk adalah bawaan dari putra mahkota Johor tersebut.
Jadi, warganet meminta Pangeran Ismail untuk tampil di publik guna meluruskan masalah ini.
“90 persen itu karena kesalahan TMJ. Panggil dia dengan lantang,” kata @akash*****.
“TMJ menciptakan skandal besar, harusnya dia malu,” kata @akubu*****.
