
Rancak Media – – Sevilla tampil apik saat menghancurkan Barcelona dengan skor telak 4-1 pada laga La Liga, Minggu (5/10). Kemenangan ini bukan hanya mengakhiri catatan tak terkalahkan juara bertahan tersebut, tetapi juga menggagalkan peluang Barcelona untuk kembali ke puncak klasemen.
Pertandingan berlangsung penuh drama di Estadio Ramon Sánchez Pizjuan. Melansir dari The Guardian, Sevilla sudah unggul lebih dulu pada menit ke-13, setelah Isaac Romero dijatuhkan oleh Ronald Araujo di kotak penalti. Alexis Sanchez yang maju sebagai eksekutor sukses menipu mantan rekan setimnya di Arsenal, Wojciech Szczesny, dan membawa tuan rumah unggul sementara 1-0.
Tak puas dengan skor sementara, keunggulan Sevilla bertambah di menit ke-37 melalui Isaac Romero yang mencetak gol kedua. Barcelona sempat memperkecil kedudukan lewat Marcus Rashford setelah memanfaatkan umpan lambung indah dari Pedri menjelang turun minum.
Meski sempat mengejar ketertinggalan, peluang Barcelona untuk menyamakan kedudukan sirna di babak kedua. Robert Lewandowski gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-76 setelah Alejandro Balde dilanggar di kotak terlarang. Kesalahan itu berujung fatal karena Sevilla kemudian menambah dua gol lagi lewat Jose Angel Carmona dan Akor Adams di menit-menit akhir pertandingan.
R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Jadi Laga Terbesar Timnas Indonesia, Maarten Paes Tak Ingin Garuda Terbebani
Flick Terima Kekalahan, tapi Tetap Optimistis
Pelatih Barcelona Hansi Flick mengakui timnya tampil buruk, terutama di babak pertama. Meski begitu, ia menilai masih ada sisi positif yang bisa dipetik dari kekalahan telak tersebut.
“Hari ini saya harus menerima kekalahan ini, dan saya mencoba melihatnya secara positif,” ujar Flick yang dikutip dari The Guardian.
“Kami melihat banyak hal negatif dalam permainan yang harus kami ubah. Babak pertama sangat buruk, kami tidak punya solusi untuk keluar dari tekanan. Tapi di babak kedua, reaksinya sangat bagus, dan itu saya hargai.” tambahnya.
Melansir dari The Guardian, Flick menegaskan bahwa kekalahan ini harus dijadikan motivasi untuk bangkit setelah jeda internasional.
“Dengan kekalahan dan emosi seperti ini, penting bagi kami untuk menyimpannya sebagai pelajaran. Setelah jeda nanti, kami akan kembali berjuang. Kami akan bertarung untuk setiap gelar,” tegasnya.
Anggap Marselino Ferdinan Seperti Adik Sendiri, Ole Romeny Dukung Langkah Eks Persebaya Surabaya ke Slovakia!
Pedri Akui Barcelona Tampil di Bawah Standar
Gelandang muda Barcelona, Pedri, juga mengakui performa timnya jauh dari harapan pada pertandingan kontra Sevilla. Ia menilai Blaugrana gagal mengontrol permainan dan kehilangan intensitas sejak awal pertandingan.
“Kami kurang intens, tidak bisa keluar dari tekanan, dan tidak tahu harus apa dengan bola Kami tidak pernah bermain maksimal. Kami harus memperbaiki banyak hal agar bisa mulai menang lagi setelah jeda nanti.” kata Pedri, dikutip dari The Guardian.
R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Jadi Laga Terbesar Timnas Indonesia, Maarten Paes Tak Ingin Garuda Terbebani
Dengan hasil ini, Barcelona tertahan dua poin di belakang Real Madrid yang masih memimpin klasemen sementara La Liga. Sementara Sevilla meraih kemenangan penting yang meningkatkan moral tim menjelang paruh kedua musim.
