
Rancak Media mengabarkan, media asal Arab Saudi, Ar-Riyadiyah, telah membocorkan lokasi hotel para peserta Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, termasuk Timnas Indonesia.
Dalam babak kualifikasi yang intens ini, Timnas Indonesia akan bersaing ketat dengan tuan rumah Arab Saudi dan Irak di Grup B, memperebutkan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi tuan rumah Arab Saudi di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada 8 Oktober 2025. Tiga hari berselang, tepatnya 11 Oktober 2025, tim besutan Patrick Kluivert tersebut akan kembali berlaga di stadion yang sama untuk menantang Irak.
Persiapan Timnas Indonesia terbilang matang, dengan Ole Romeny dan kawan-kawan telah memulai sesi latihan di Jeddah sejak Jumat, 3 Oktober 2025. Hingga saat ini, sebanyak 20 pemain telah bergabung dalam pemusatan latihan, menunjukkan keseriusan tim dalam menghadapi tantangan di depan.
Isu pemilihan hotel sempat menjadi perbincangan hangat publik sepak bola Tanah Air, menyusul pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Beliau secara tegas menolak rekomendasi hotel dari panitia putaran keempat, memilih untuk membentuk tim khusus guna mencari akomodasi sendiri. Langkah ini diambil demi memastikan para pemain dapat menjaga fokus penuh dan terhindar dari potensi gangguan faktor nonteknis selama kompetisi berlangsung.
Erick Thohir menjelaskan keputusannya pada 16 September lalu di Jakarta, “Kami coba membuat tim advance, sudah kami kirim. Kemarin hotelnya pun kami pilih tempat yang tidak disiapkan oleh panitia.” Ia menambahkan, “Ini bagian dari upaya kami menjaga faktor X supaya tim kita bisa lebih fokus di sana.” Pernyataan ini menegaskan komitmen PSSI untuk melindungi konsentrasi para pemain.
Sikap serius PSSI ini turut disoroti oleh media Arab Saudi, Al-Riyadiyah, yang mengapresiasi upaya maksimal Timnas Indonesia untuk menjaga fokus pertandingan di putaran keempat. Laporan tersebut juga mengungkapkan sebuah fakta menarik: lokasi hotel yang dipilih Timnas Indonesia ternyata menjadi yang paling jauh di antara seluruh peserta Grup B.
Menurut Al-Riyadiyah, Skuad Garuda akan menginap di Hotel Park Hyatt yang terletak di Distrik Al-Hamra, Jeddah. Hotel ini diperkirakan berjarak sekitar 40 kilometer dari King Abdullah Sports City Stadium, lokasi pertandingan utama. Berdasarkan estimasi Google Maps, perjalanan menuju stadion akan memakan waktu sekitar 36 menit, menunjukkan pilihan akomodasi yang cukup eksklusif namun jauh dari keramaian.
Sebagai perbandingan, tim tuan rumah Arab Saudi memilih Hotel Shangri-La di Distrik Al-Shati, Jeddah, yang hanya berjarak 20 kilometer dari stadion. Begitu pula dengan Irak, mereka akan menempati Hotel Marriott yang lokasinya relatif dekat, sekitar 21 kilometer dari King Abdullah Sports City. Perbedaan signifikan dalam jarak hotel ini menyoroti strategi unik Timnas Indonesia dalam menjaga privasi dan ketenangan.
Perjalanan Timnas Indonesia untuk meraih tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 tidaklah mudah. Mereka wajib menjadi juara grup di putaran keempat ini. Jika finis sebagai runner-up, Skuad Garuda masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan ke putaran kelima, di mana tiket menuju babak play-off antarkonfederasi akan diperebutkan. Ini menegaskan pentingnya setiap pertandingan dan keputusan strategis yang diambil, termasuk dalam pemilihan akomodasi.
Ringkasan
Media Arab Saudi, Ar-Riyadiyah, mengungkap Timnas Indonesia telah memilih Hotel Park Hyatt di Distrik Al-Hamra, Jeddah, sebagai akomodasi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pemilihan hotel ini merupakan langkah strategis yang diambil setelah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menolak rekomendasi panitia. Keputusan ini bertujuan untuk menjaga fokus pemain dan menghindarkan mereka dari potensi gangguan nonteknis selama kompetisi di Grup B.
Hotel yang dipilih Skuad Garuda tersebut berjarak sekitar 40 kilometer dari King Abdullah Sports City Stadium, membuatnya menjadi lokasi terjauh dibandingkan hotel tim peserta Grup B lainnya seperti Arab Saudi dan Irak. Jarak yang signifikan ini menunjukkan komitmen PSSI dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi Timnas Indonesia, yang akan menghadapi pertandingan penting melawan Arab Saudi pada 8 Oktober dan Irak pada 11 Oktober 2025.
