KIPRAH Persib Bandung dalam gelaran BRI Super League 2025/26 tampaknya tidak semulus langkah awal mereka di kancah Asia, tepatnya di ajang AFC Champions League Two (ACL 2). Kontrasnya performa ini menjadi sorotan utama bagi tim kebanggaan Bobotoh.
Sebagai juara bertahan di liga domestik, skuad Pangeran Biru justru menghadapi tantangan berat. Mereka tampak kesulitan saat berlaga di kompetisi lokal, jauh berbeda dengan ekspektasi yang disematkan.
Hingga pekan ke-8 BRI Super League, Maung Bandung masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara. Catatan mereka adalah tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Dua dari kekalahan tersebut diderita saat berjumpa tim promosi Persijap Jepara dengan skor 2-1, serta ketika takluk 2-1 dari Persita Tangerang.
Namun, situasi berbalik 180 derajat saat Persib Bandung menunjukkan taringnya di kancah Asia. Dalam dua pertandingan yang telah dilakoni di Grup G AFC Champions League Two, mereka berhasil mengumpulkan empat poin, menandakan adaptasi yang lebih baik di panggung internasional.
Kemenangan penting diraih Maung Bandung setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 saat menjamu Lion City Sailors di markas kebanggaan mereka, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kemudian, performa gemilang berlanjut dengan menaklukkan Bangkok United FC 2-0 di Stadion Pathum Thani, Thailand.
Pencapaian positif ini diraih skuad asuhan pelatih Bojan Hodak di tengah jadwal kompetisi yang sangat padat. Ironisnya, tiga hari sebelum meraih kemenangan atas Bangkok United, Persib justru harus menelan pil pahit kekalahan dari Persita Tangerang dalam laga domestik di Bali.
Saat ini, kompetisi BRI Super League tengah memasuki jeda internasional seiring dengan agenda FIFA Match Day Timnas Indonesia. Oleh karena itu, skuad Persib untuk sementara dibubarkan guna memberikan kesempatan istirahat bagi para pemain.
Waktu libur ini dimanfaatkan para penggawa Pangeran Biru untuk menjalani pemulihan dan beristirahat. Rencananya, seluruh pemain akan kembali berkumpul di Bandung pada Selasa, 7 Oktober, untuk memulai persiapan kembali.
Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan akan memaksimalkan jeda kompetisi ini sebagai momentum penting untuk melakukan pembenahan. Hodak secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap pencapaian timnya hingga pertengahan musim ini.
“Kami akan menjalani libur empat hari, setelah itu kami akan kembali ke sesi latihan,” ungkap Hodak pada Sabtu (4/10/2025). Ia menambahkan, “Bagi kami, setiap sesi latihan memiliki arti penting, terutama karena kami memiliki 22 pemain baru. Mereka membutuhkan waktu, lebih banyak agenda latihan, dan tentu saja, lebih banyak pertandingan untuk mencapai performa terbaik.”
Dengan proses adaptasi dan pembenahan yang terus berjalan, Hodak optimis timnya akan tampil lebih solid dan kompetitif saat BRI Super League kembali bergulir di pertengahan Oktober nanti.
Keyakinan pelatih asal Kroasia ini bukan tanpa dasar. Ia melihat adanya sinyal positif dari performa para pemain baru yang secara perlahan mulai menunjukkan padu. Striker andalan, Uilliam Barros, menunjukkan konsistensi dalam mencetak gol di setiap pertandingan, sementara Andrew Jung juga berhasil menorehkan gol perdananya saat menghadapi Bangkok United.
“Menurut saya, mereka akan menyatu secara perlahan. Beberapa pemain, seperti Andrew Jung, bahkan bergabung di menit-menit akhir jendela transfer. Namun, kini performa mereka sudah semakin membaik, dan itu adalah pertanda yang sangat bagus,” jelas Hodak.
Oleh karena itu, tugas utama yang akan menjadi fokus Bojan Hodak saat seluruh pemain berkumpul kembali adalah membenahi seluruh aspek fundamental tim.
“Kami harus menjalani pemulihan fisik dan terus melakukan pembenahan menyeluruh, baik dari segi fisik, teknik, maupun taktik. Itulah yang akan menjadi fokus utama kami sebelum tampil di laga berikutnya,” pungkas pelatih Persib tersebut.
Ringkasan
Persib Bandung menunjukkan performa kontras antara BRI Super League 2025/26 dan AFC Champions League Two (ACL 2). Meskipun berstatus juara bertahan, tim Pangeran Biru kesulitan di liga domestik, berada di peringkat keenam dengan catatan tiga kemenangan dan dua kekalahan hingga pekan ke-8. Namun, di kancah Asia, mereka tampil perkasa dengan meraih empat poin dari dua pertandingan, termasuk kemenangan atas Bangkok United FC, menunjukkan adaptasi yang lebih baik di panggung internasional.
Pelatih Bojan Hodak menyatakan ketidakpuasannya atas performa tim di liga dan akan memanfaatkan jeda internasional ini untuk pembenahan menyeluruh. Hodak berencana memaksimalkan sesi latihan untuk mengintegrasikan 22 pemain baru serta memperbaiki aspek fisik, teknik, dan taktik. Ia tetap optimis melihat sinyal positif dari pemain seperti Uilliam Barros dan Andrew Jung, percaya tim akan tampil lebih solid dan kompetitif saat liga kembali bergulir.
