Setelah Hengkang,4 Bintang Jebolan MU Ini Jadi Pahlawan di Tim Barunya

 

Rancak Media – Keputusan manajemen Manchester United untuk merombak skuad di bawah kepemimpinan pelatih baru, Ruben Amorim, kembali menyisakan tanda tanya besar.

Setelah pada musim sebelumnya melepas beberapa pilar penting, musim ini United kembali mendepak sejumlah nama besar yang dinilai “kurang cocok” dengan skema permainan di Old Trafford.

Marcus Rashford, Rasmus Hojlund, Anthony Elanga, serta Marcel Sabitzer (yang dilepas setelah masa peminjaman).

Adalah beberapa nama yang performa terakhirnya dianggap meragukan oleh jajaran manajerial United dan sebagian besar penggemar.

Namun, tak butuh waktu lama bagi mereka untuk membuktikan bahwa kualitas mereka tidak pernah hilang.

Pada kompetisi sepak bola paling bergengsi di Eropa, Liga Champions yang baru berjalan dua pekan ini.

Keempat mantan pemain MU tersebut secara mengejutkan sama-sama menyabet gelar Player of The Match (POTM) di klub barunya masing-masing.

Anthony Elanga, yang sering dianggap kurang klinis di United, langsung menjadi kunci kemenangan di klub barunya.

Meskipun tidak bermain 90 menit penuh, Elanga berhasil menjadi pembeda.

Ia sukses menciptakan peluang krusial, termasuk duel yang menghasilkan hadiah penalti setelah ia melakukan touchdown cepat melewati bek lawan di ujung kotak terlarang.

Berikutnya pemain asal Denmark, Rasmus Hojlund, yang juga dipinjamkan oleh United, membuktikan dirinya sebagai mesin gol sejati di lini serang Napoli.

Ia berhasil mencatatkan 100 persen shots on target lewat dua gol briliannya ke gawang Sporting.

Gol-gol tersebut membawa Napoli unggul 2-1 hingga peluit panjang berbunyi.

Insting finishing dan positioning Hojlund yang sempat diragukan kini bersinar terang, menunjukkan betapa besarnya potensi yang disia-siakan Setan Merah.

Nama yang paling mengejutkan adalah Marcus Rashford.

Jauh dari Old Trafford, ia mencatatkan nilai pertandingan sebesar 9.1 berkat dua gol yang membawa Barcelona unggul mutlak.

Gol keduanya bahkan diciptakan lewat tembakan jarak jauh yang sangat kencang dan akurat.

Rashford kini terlihat bermain dengan senyum dan kepercayaan diri penuh.

Terakhir, ada Marcel Sabitzer.

Pemain Austria ini, yang tidak dipermanenkan meski memiliki potensi, kini tampil ciamik sebagai komando lini tengah Borussia Dortmund.

Sabitzer mendominasi permainan dengan kerja keras dan visi yang matang.

Dua tembakan terukur serta satu assist cantik berhasil mengantarkannya menjadi pemain terbaik di laga tersebut.

Ia adalah gelandang box-to-box yang dibutuhkan oleh setiap tim besar.

Pencapaian luar biasa yang diraih oleh empat mantan pemain MU ini secara serentak di kompetisi Liga Champions menimbulkan tanda tanya besar.

Apakah benar klub yang jadi masalahnya?

Atau memang potensi maksimalnya saja yang baru terlihat?

(MG. Dzaffrin Al Ghifary)

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.