Kylian Mbappe Menggila di Real Madrid, Berada di Jalur Tepat Hancurkan Rekor Cristiano Ronaldo
Sang kapten timnas Prancis ini kembali mempertontonkan keahlian mencetak gol yang semakin menakutkan, menandai performa luar biasa sejak awal musim bersama Real Madrid.
Terbaru, Kylian Mbappe berhasil mencetak hat-trick saat Real Madrid melibas tim debutan Liga Champions, FC Kairat Almaty, pada Selasa (30/9/2025). Pertandingan tandang yang menempuh jarak hampir 8.000 kilometer ke Kazakhstan ini berakhir dengan kemenangan telak Los Blancos 5-0.
Ukiran trigol Mbappe pada pertandingan kedua Liga Champions ini melengkapi sepasang gol penalti yang sebelumnya ia cetak pada matchday 1 ke gawang Marseille. Berbagai rekor pun berhasil ia pecahkan berkat performa impresifnya di panggung antarklub terelite Eropa.
Pemain berusia 26 tahun kelahiran Paris ini tampaknya sedang menapaki level permainan yang belum pernah terbayangkan sebelumnya dalam kariernya. Dalam sembilan partai perdana musim ini, ia telah menyarangkan total 13 gol lintas kompetisi, dengan rasio ketajaman mencapai 1,44 gol per pertandingan.
Secara luar biasa, Mbappe hanya absen menjebol gawang lawan saat menghadapi Real Mallorca. Selebihnya, top scorer Piala Dunia 2022 itu selalu mencatatkan namanya di papan skor saat melawan Osasuna (1 gol), Oviedo (2 gol), Sociedad (1 gol), Marseille (2 gol), Espanyol (1 gol), Levante (2 gol), Atletico (1 gol), dan Kairat (3 gol). Kontribusinya sangat signifikan, menyumbangkan lebih dari separuh total gol Real Madrid sejauh ini, yakni 23 gol.
Melihat standar performa yang terus meningkat drastis, Kylian Mbappe kini berada dalam jalur yang tepat untuk memecahkan rekor kesuburan gol yang pernah diukir oleh Cristiano Ronaldo di Real Madrid sedekade silam.
Kylian Mbappe Semakin Menggila di Real Madrid, Inikah Calon Manusia 50 Gol Berikutnya di Spanyol?
Superstar Portugal, Cristiano Ronaldo, mencapai kuota gol terbanyak dalam satu musim pada periode 2014-2015 dengan catatan 61 gol dari 54 pertandingan. Menariknya, Ronaldo juga mengawali musim tersebut dengan torehan 13 gol dalam 9 penampilan pertamanya, identik dengan start Mbappe saat ini.
Namun, jika diambil rata-ratanya, rasio gol CR7 di akhir musim kala itu mencapai 1,12 gol per pertandingan, masih kalah dari rasio Mbappe di awal musim ini yang mencapai 1,44. Apabila ia mampu mempertahankan rasio tersebut dan mengemas penampilan yang sama banyaknya dengan Ronaldo, proyeksi kasar gol Mbappe di akhir musim nanti bisa mencapai angka fantastis 77-78 gol!
Ballon d’Or 2026
Sebagai perbandingan, musim lalu Mbappe menjalani periode pertamanya di Madrid dengan 44 gol dari 59 laga, atau rata-rata 0,75 gol per pertandingan. Lonjakan performa yang signifikan ini tak luput dari perhatian.
“Kylian telah mencapai titik di mana dia menjadi penentu dalam setiap pertandingan,” aku pelatih Los Blancos, Xabi Alonso, suksesor Carlo Ancelotti. “Dia sangat efektif di depan gawang dan dia telah membuktikannya lagi. Kami membutuhkan dia untuk berkembang. Saya sangat senang dengan Kylian dan pengaruh positifnya di ruang ganti. Ini bisa menjadi musim yang spektakuler baginya.”
Melihat level kesuburan yang melonjak drastis, tak heran jika tahun depan Mbappe juga berpotensi mengikuti jejak idolanya masa kecil, Cristiano Ronaldo, untuk meraih trofi Ballon d’Or sebagai wakil Real Madrid.
Menurut analisis media Spanyol, AS, hanya satu masalah yang dapat menghambatnya menyabet penghargaan prestisius tersebut tahun depan. “Mbappe saat ini tidak memiliki pesaing di dunia sepak bola, dia mematikan dan menghancurkan. Dia berada dalam mode Ronaldo dan bisa memecahkan semua rekor. Jika cedera tidak menghalanginya, dia dijamin akan memenangkan Ballon d’Or pada 2026,” tulis AS.
Media top lain Spanyol, Marca, menambahkan, “Setelah awal yang gemilang di La Liga, Mbappe telah mengambil semua tanggung jawab untuk memenangkan gelar Liga Champions, trofi yang ingin dia menangkan dengan segala cara.”
Meski startnya begitu kencang, mental pemain top seperti Kylian Mbappe tak lantas membuatnya puas. Top scorer sepanjang masa PSG itu masih menyesalkan kegagalannya mengonversi sejumlah peluang menjadi gol yang lebih banyak ke gawang Kairat.
“Normal bagi saya untuk marah terhadap kesalahan sendiri,” ujar Mbappe. “Seorang penyerang seperti saya dengan lima kesempatan… Saya ingin mencetak lima gol dan harus mencetak lima gol. Itulah mengapa Real Madrid membeli saya,” katanya, menyesali dua peluang emas yang gagal menghasilkan gol tambahan di Kairat. Sebuah mental juara yang menunjukkan ambisinya melampaui batas.
Ringkasan
Kylian Mbappe menunjukkan performa luar biasa di Real Madrid musim ini, mencetak 13 gol dalam sembilan pertandingan awal dengan rasio 1,44 gol per laga. Teranyar, ia mencetak hat-trick di Liga Champions melawan FC Kairat Almaty, mengukuhkan dominasinya di lapangan. Dengan start impresif ini, Mbappe berada di jalur yang tepat untuk melampaui rekor gol Cristiano Ronaldo di Real Madrid, yang pada musim terbaiknya mencetak 61 gol dalam 54 pertandingan.
Lonjakan performa signifikan ini menempatkan Mbappe sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or 2026. Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memuji pengaruh positif dan efektivitas Mbappe sebagai penentu di setiap pertandingan. Namun, media Spanyol menyebut satu-satunya hal yang dapat menggagalkan ambisinya meraih penghargaan prestisius tersebut adalah cedera.
